31 October 2016

Cegah Dampak Diabetes Dengan Cara Ini

HaloDoc, Jakarta – Faktanya diabetes tak hanya mengakibatkan komplikasi penyakit ginjal, jantung, kerusakan saraf, dan juga kebutaan. Dalam sebuah penelitian terbaru ditemukan bahwa diabetes juga dapat menimbulkan dampak negatif pada pendengaran.

Dalam penelitian yang dilakukan di Jepang, ditemukan bahwa penyakit kencing manis dapat meningkatkan risiko kerusakan pendengaran hingga dua kali lipat. Pada penderita diabetes berusia muda, gangguan yang menimbulkan dampak negatif pada pendengaran bahkan bisa lebih besar. Penelitian ini merupakan studi pertama yang menemukan bahwa adanya kaitan antara orang yang terkena diabetes dan kehilangan pendengaran.

Peneliti dari U.S National Institute of Health (NIH) tahun 2008 menemukan hasil yang sama mengenai kaitan diabetes dan kehilangan pendengaran. Dalam studi tersebut ditemukan bahwa orang yang terkena diabetes lebih banyak yang mengalami tuli atau dampak negatif pada pendengaran dibandingkan orang yang tak terkena diabetes.

Alasan mengapa diabetes dapat menyebabkan gangguan pendengaran adalah kadar gula darah dapat memicu kerusakan pembuluh darah di sekitar telinga. Saat ini diperkirakan menurut data NIH, ada sekitar 36 juta orang Amerika yang dilaporkan mengalami dampak negatif pada pendengaran karena diabetes.

Salah satu peneliti dari Niigata University Faculty of Medicine di Jepang, Chika Horikawa, menyarankan bagi penderita diabetes untuk melakukan pemeriksaan pada bagian panca indera, yaitu telinga. Selain itu, melakukan interaksi langsung pada dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) atau dokter spesialis penyakit dalam menggunakan fitur Consultations nya HaloDoc. Aplikasi HaloDoc sendiri dapat di download di App Store dan Google Play. Ini dilakukan guna mengetahui dampak negatifnya sejak dini dibandingkan orang yang tidak terkena diabetes.