Demensia Bisa Datang di Usia 30an

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Demensia Bisa Datang di Usia 30an

Halodoc, Jakarta – Gejala demensia dapat termasuk gangguan dalam pemikiran, komunikasi, dan memori. Demensia lebih sering terjadi pada orang di atas usia 65 tahun, tetapi juga dapat memengaruhi orang yang lebih muda. 

Dengan perawatan dan diagnosis dini, kamu dapat memperlambat perkembangan penyakit dan mempertahankan fungsi mental. Perawatan mungkin termasuk obat-obatan, pelatihan kognitif, dan terapi. Baca informasi selengkapnya di sini!

Tanda Demensia

Jika kamu mengalami masalah memori, jangan langsung menyimpulkan bahwa itu adalah demensia. Seseorang harus memiliki setidaknya dua jenis gangguan yang secara signifikan mengganggu kehidupan sehari-hari untuk menerima diagnosis demensia.

Selain kesulitan mengingat, orang tersebut juga dapat mengalami gangguan dalam bahasa, komunikasi, fokus, dan berpikir. Masalah dengan ingatan bisa menjadi gejala awal demensia. Perubahan sering halus dan cenderung melibatkan ingatan jangka pendek. 

Baca juga: Hati-hati, 5 Hal Ini Bisa Sebabkan Demensia

Orang yang lebih tua mungkin dapat mengingat peristiwa yang terjadi bertahun-tahun yang lalu, tetapi tidak dengan apa yang mereka miliki untuk sarapan. Gejala lain dari perubahan dalam memori jangka pendek termasuk lupa di mana mereka meninggalkan barang, berjuang untuk mengingat mengapa mereka memasuki ruangan tertentu, atau melupakan apa yang seharusnya mereka lakukan pada hari tertentu.

Gejala awal demensia lainnya adalah berjuang untuk mengkomunikasikan pikiran. Seseorang dengan demensia mungkin mengalami kesulitan menjelaskan sesuatu atau menemukan kata-kata yang tepat untuk mengekspresikan diri. Melakukan percakapan dengan seseorang yang menderita demensia bisa jadi sulit dan mungkin butuh waktu lebih lama dari biasanya untuk menyimpulkan.

Perubahan suasana hati juga umum terjadi pada demensia. Jika kamu mengidap demensia, tidak selalu mudah untuk mengenali hal ini dalam dirimu, tetapi kamu mungkin melihat perubahan ini pada orang lain. Depresi, misalnya adalah tipikal dari demensia dini.

Seiring dengan perubahan suasana hati, kamu mungkin juga melihat pergeseran kepribadian. Salah satu tipe khas dari perubahan kepribadian terlihat dengan demensia adalah pergeseran dari yang pemalu ke yang ekspresif. 

Ingin tahu lebih lanjut mengenai demensia, tanyakan langsung ke Halodoc.  Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Mencegah Demensia

Kamu dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesehatan kognitif dan mengurangi risiko demensia. Ini termasuk menjaga pikiran tetap aktif dengan teka-teki kata, permainan memori, dan membaca. 

Aktif secara fisik, berolahraga setidaknya 150 menit per minggu, dan melakukan perubahan gaya hidup sehat lainnya juga dapat menurunkan risiko demensia. Contoh perubahan gaya hidup termasuk berhenti merokok jika kamu merokok dan makan-makanan yang kaya akan:

  1. Asam lemak omega-3.

  2. Buah-buahan.

  3. Sayuran.

  4. Biji-bijian.

Kamu juga dapat mengurangi risiko demensia dengan meningkatkan asupan vitamin D. Orang dengan kadar vitamin D rendah dalam darahnya lebih mungkin mengembangkan penyakit alzheimer dan bentuk demensia lainnya.

Baca juga: Beginilah Proses Terjadinya Demensia pada Seseorang 

Tidak ada tes tunggal yang dapat menentukan apakah kamu mengidap demensia. Diagnosis didasarkan pada serangkaian tes medis dan riwayat kesehatan lainnya. Jika kamu menunjukkan gejala demensia, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, ujian neurologis, tes status mental, tes laboratorium lain untuk menyingkirkan penyebab lain dari gejala tersebut. 

Tidak semua kebingungan dan kehilangan ingatan menunjukkan demensia, jadi penting untuk menyingkirkan kondisi lain, seperti interaksi obat dan masalah tiroid.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2019. The Stages of Dementia.
Healthline. Diakses pada 2019. 10 Early Symptoms of Dementia.
John Hopkins. Diakses pada 2019. Early-Onset Alzheimer's Disease.