21 December 2018

Diabetes Tipe 2: Inilah 4 Camilan yang Mesti Dihindari Pengidapnya

Diabetes Tipe 2: Inilah 4 Camilan yang Mesti Dihindari Pengidapnya

Halodoc, Jakarta - Diabetes sudah menjadi masalah kesehatan yang banyak dikeluhkan penduduk dunia sejak berpuluh-puluh tahun lamanya. Penyakit ini bukanlah penyakit yang tersembunyi, tapi rasanya sulit sekali untuk menghentikan lonjakan yang terjadi.

Menurut data dari WHO, setidaknya saat ini sekitar 422 juta orang di dunia mengidap diabetes, empat kali lebih banyak daripada 30 tahun lalu. Wow! Dari angka tersebut, kira-kira 90 persen merupakan pengidap diabetes tipe 2 yang sebetulnya dapat dicegah.

Jangan main-main dengan penyakit ini. Pada tahun 2012 saja, setidaknya 1,5 juta orang mesti kehilangan nyawa karena diabetes. Parahnya lagi, ada pula 2,2 juta tambahan kematian karena glukosa darah yang amat tinggi.

Pola Makan yang Kurang Sehat

Sebelumnya, kita mesti berkenalan dengan diabetes ini. Diabetes sendiri dibagi menjadi dua tipe. Pertama, diabetes tipe 1 (insulin dependent), ditandai dengan kurangnya produksi insulin karena kerusakan pankreas. Sedangkan diabetes tipe 2 (non insulin dependent), ditandai oleh penggunaan insulin yang kurang efektif oleh tubuh.

Dari banyaknya penyebab diabetes tipe 2, pola makan keliru sering kali yang menjadi biang keladinya. Kebiasaa,  seperti mengonsumsi makanan tinggi kalori, garam, lemak jenuh, gula, dan rendah serat merupakan penyebab peningkatan berat badan berlebih, sehingga turut meningkatkan risiko diabetes. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, menyebutkan kurang dari 10 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi serat.

Enggak cuma itu, menurut Survei Diet Total menyatakan, masyarakat kita cenderung gemar mengasup makanan tinggi kalori, garam, gula, dan lemak jenuh. Padahal, makanan seperti inlilah yang sering memicu diabetes.

Untuk mengatur pola makan sehat memang membutuhkan niat yang kuat. Salah satunya menjauhi godaan berbagai makanan dan camilan lezat, tapi bisa memicu diabetes. Lalu, seperti apa sih camilan yang harus dihindari pengidap diabetes tipe 2?

1. Camilan Manis

Bagi kamu yang gemar mengonsumsi camilan manis atau sering menambahkan pemanis ke dalam camilan, perlu harap-harap cemas. Sebab, camilan seperti ini amat mudah untuk meningkatkan kadar gula darah. Oleh sebab itu, hindarilah segala macam camilan tinggi gula dan minim serat, untuk memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah.

Contoh camilannya, seperti makanan manis yang diproses (permen, camilan kalengan, dll.) atau jus buah yang ditambahi oleh pemanis tamahan. Camilan seperti ini memicu hiperglikemia (kadar gula darah yang tinggi) dan resistensi insulin.

2. Makanan yang Digoreng

Hindari pula makanan, seperti potato chips, french fries, donat, atau makanan berbahan tepung dan digoreng. Sebab, makanan-makanan dengan kandungan tepung dan digoreng dengan minyak mengandung tinggi kalori, tapi rendah nutrisi. Di samping itu, camilan di atas memiliki indeks glikemik (IG) yang tinggi. IG sendiri merupakan ukuran kecepatan suatu makanan untuk dijadikan gula darah oleh tubuh.

3. Daging Merah dan Daging yang Diproses

Pengidap diabetes tipe dua percaya kalau mereka mesti menghindari makanan manis dan tinggi IG, lantaran bisa meningkatkan kadar gula darahnya. Sebagai gantinya banyak dari mereka yang beralih ke protein hewani. Meski begitu, seperti dilansir Express (Daily Express), beberapa studi mengungkapkan bahwa daging merah atau daging yang diproses dapat meningkatkan risiko diabetes.

4. Lemak Trans

Lemak trans merupakan produk dari minyak terhidrogenasi parsial yang dibentuk melalui proses hidrogenasi. Dalam beberapa kondisi, adanya hindrogen dalam minyak akan membuat minyak kebih kental, jenuh, bahkan padat. Lemak trans ini contohnya banyak terkandung dalam margarin, fast food, maupun roti atau kue yang diproses.  

American Diabetes Association, merekomendasikan agar sebaiknya kita menghindari lemak trans. Sebab menurut peneliti di sana, lemak trans menguatkan kadar kolestrol darah yang secara langsung berkaitan dengan meningkatnya risiko diabetes tipe 2.

Mau tahu pola makan yang tepat untuk pengidap diabetes tipe 2? Kamu bisa kok berdiskusi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Baca juga: