• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Efektifkah Semprot Disinfektan dengan Cara Fogging?

Efektifkah Semprot Disinfektan dengan Cara Fogging?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Efektifkah Semprot Disinfektan dengan Cara Fogging?

Menyemprot disinfektan dengan cara fogging sering dilakukan pada situasi-situasi tertentu. Namun, metode disinfeksi tersebut tidak dianjurkan karena berpotensi menyebabkan masalah kesehatan dan juga kurang efektif dalam menghilangkan virus corona. Membersihkan ruangan dengan metode tradisional, yaitu dengan cairan, lap dan botol semprot disinfektan, masih menjadi cara yang aman untuk mendisinfeksi ruangan.

Halodoc, Jakarta – Selama masa pandemi, menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan menjadi hal penting yang perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Tidak hanya mencuci tangan secara rutin, rumah juga perlu dibersihkan secara teratur, apalagi bila habis digunakan untuk isolasi mandiri (isoman).

Namun, rumah yang pernah digunakan untuk isoman tidak bisa dibersihkan dengan cara seperti biasanya, melainkan harus didisinfeksi. Nah, untuk membersihkan rumah yang besar, pembersihan dengan menggunakan disinfektan terkadang dilakukan dengan cara fogging. Namun, apakah menyemprot disinfektan dengan cara fogging adalah cara yang efektif? Berikut ulasannya.

Baca juga: Virus Corona: Bilik Disinfeksi Justru Berbahaya, Apa Sebabnya?

Menjadi Opsi pada Situasi Tertentu

Disinfeksi, pembersihan dengan menggunakan produk atau proses yang dirancang untuk menonaktifkan SARS-CoV-2, direkomendasikan untuk dilakukan pada ruangan di mana ada kasus COVID-19 yang dicurigai atau dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir. Saat ingin mendisinfeksi, selain memilih produk pembersih dan disinfektan yang baik, kamu juga perlu memiliih metode disinfeksi yang teraman dan juga efektif.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menggunakan metode disinfektan tradisional, yaitu dengan cairan, lap, atau botol semprot disinfektan, sudah cukup untuk menghilangkan paparan virus pada sebagian besar situasi. 

Jadi, kamu bisa membersihkan dulu berbagai permukaan dengan campuran sabun dan air atau deterjen. Setelah kering, semprot cairan disinfektan pada permukaan untuk membantu menghilangkan kuman dan virus umum di permukaan. Pastikan kamu menggunakan produk dengan aman dan sesuai dengan petunjuk label. Gunakan juga produk yang sudah terdaftar di Environmental Protection Agency (EPA), karena diyakini paling efektif dalam membasmi virus penyebab COVID-19.

Namun, menyemprotkan disinfektan dengan cara fogging terkadang lebih praktis dan menguntungkan pada situasi-situasi tertentu, seperti ada kasus COVID-19 yang dikonfirmasi, ingin mendisinfeksi rumah atau ruangan yang berukuran besar, ruangan perlu digunakan secara cepat, atau ada beberapa permukaan yang sulit dijangkau untuk didisinfeksi dengan tangan. Terkadang, metode disinfeksi dengan cara fogging juga digunakan sebagai protokol kesehatan pada fasilitas kesehatan setelah pasien tidak lagi menggunakan ruangan. Perlu dicatat, mendisinfeksi ruangan dengan cara fogging harus dilakukan oleh profesional yang sudah terlatih melakukannya.

Baca juga: Begini Cara Tepat Menggunakan Disinfektan di Rumah

Hal yang Perlu Diperhatikan Bila Ingin Disinfeksi dengan Fogging

Menyemprot disinfektan dengan alat fogging perlu dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, perangkat tersebut bisa mengubah bahan kimia menjadi aerosol, atau menahannya di udara, dan mereka bisa bertahan di udara dalam waktu yang lama, apalagi bila ruangan tidak memiliki ventilasi yang baik. Disinfektan apapun yang sudah berubah menjadi aerosol bisa mengiritasi kulit, mata, atau saluran udara, serta bisa menyebabkan masalah kesehatan lain bagi orang yang menghirupnya. Selain itu, keefektifan produk disinfektan juga bisa berubah tergantung pada cara kamu menggunakannya.

Oleh karena itu, bila kamu ingin menyemprot disinfektan dengan cara fogging, berikut ini hal-hal yang perlu kamu pastikan:

  • Hanya dilakukan oleh profesional terlatih.
  • Gunakan produk disinfektan yang disetujui untuk metode disinfeksi ini.
  • Ikuti petunjuk yang tertera pada label kemasan produk untuk keamanan, cara penggunaan, dan waktu kontak.
  • Gunakan alat pelindung diri atau APD yang sesuai dan tindakan keselamatan lainnya untuk memastikan keselamatan petugas fogging, orang lain di sekitar, dan orang yang mungkin menggunakan ruangan sesudahnya.
  • Lakukan fogging ketika ruangan tidak ditempati atau tidak ada orang.
  • Lakukan dengan sangat hati-hati bila ingin menyemprot disinfektan dengan fogging di ruangan persiapan makanan atau area anak-anak bermain.

Baca juga: Intip Cara Sterilisasi Kamar Usai Isolasi Mandiri

Tidak Dianjurkan

Namun, mengingat ada banyak risiko kesehatan yang bisa terjadi, seperti iritasi pada kulit, mata, dan sistem pernapasan, menyemprot disinfektan dengan cara fogging tidak dianjurkan. Selain itu, CDC juga belum menganggap metode fogging sebagai cara yang efektif untuk memerangi COVID-19, karena tidak membersihkan permukaan yang terkena.

Itulah penjelasan mengenai semprot disinfektan dengan cara fogging. Bila kamu mengalami gejala kesehatan tertentu selama masa pandemi, tidak usah khawatir. Kamu bisa berobat ke dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Caranya praktis, tinggal buat janji saja di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi dan kamu bisa menemui dokter sesuai jadwal. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk menjadi teman penolong untuk menjaga kesehatan kamu selama masa pandemi.

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Safety Precautions When Using Electrostatic Sprayers, Foggers, Misters, or Vaporizers for Surface Disinfection During the COVID-19 Pandemic.
United States Environmental Protection Agency. Diakses pada 2021. Can I use fogging, fumigation, or electrostatic spraying or drones to help control COVID-19?
Health and Safety Executive. Diakses pada 2021. Disinfecting using fog, mist and other systems during the coronavirus (COVID-19) pandemic