Gampang Lemas Saat Puasa, Ini 5 Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Gampang Lemas Saat Puasa, Ini 5 Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta – Puasa mewajibkan seseorang menahan lapar dan haus dalam waktu yang sudah ditentukan, kurang lebih 12 jam dalam satu hari. Itu sering dijadikan alasan untuk bermalas-malasan dan menunjukkan sikap lemas sepanjang hari. Padahal, puasa sama sekali bukan alasan untuk bermalas-malasan.

Sebenarnya, merasa lemas dan lesu saat puasa adalah hal yang wajar dan bisa terjadi pada siapa saja. Namun umumnya, ini hanya terasa pada masa-masa awal puasa saja, yaitu di hari pertama hingga hari ketiga. Itu terjadi karena proses adaptasi yang terjadi di dalam tubuh. Seiring berjalannya waktu, tubuh akan bisa menyesuaikan dengan rasa lapar dan haus yang terjadi selama berpuasa.

Baca juga: Biar Enggak Lemas Saat Puasa, Ikuti 4 Tips Ini

Namun, kamu harus waspada jika rasa lesu dan lemas masih terus berlanjut. Itu bisa menyebabkan produktivitas menurun, sulit berkonsentrasi, hingga perubahan pada suasana hati.

Kalau tubuh masih saja merasa lemah dan lesu setelah beberapa hari puasa, mungkin ada yang salah, entah dari pola makan, kurang istirahat, serta asupan nutrisi yang masuk. Biar enggak lemas selama puasa, coba terapkan beberapa tips berikut!

1. Penuhi Asupan Cairan

Salah satu penyebab tubuh merasa lemas dan lesu saat berpuasa adalah dehidrasi alias kurang cairan dalam tubuh. Maka dari itu, sangat penting untuk memenuhi asupan cairan sesuai yang dibutuhkan tubuh. Selama puasa, ada pola minum air putih yang bisa diterapkan untuk menghindari dehidrasi, yaitu pola 2–4–2. Pola tersebut menganjurkan untuk minum air putih sebanyak 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka puasa, dan 2 gelas di malam hari atau sebelum tidur. Selain melalui air putih, kamu juga bisa mendapatkan asupan cairan dari buah-buahan atau yogurt.

Baca juga: Saat Puasa, Haruskah Minum 8 Gelas Air Putih?

2. Hindari Kafein

Agar tubuh tidak lemas selama puasa, hindari mengonsumsi minuman yang mengandung kafein saat sahur. Pasalnya, minuman yang mengandung kafein memiliki sifat diuretik yang bisa memicu buang air kecil terus-menerus. Ini bisa meningkatkan risiko dehidrasi menyerang.

Selain itu, mengonsumsi kafein juga tidak dianjurkan saat mendekati waktu tidur, karena bisa menyebabkan tubuh terjaga dan kesulitan tidur. Itu bisa berdampak pada rasa kantuk dan malas melakukan aktivitas seharian.

3. Jenis Makanan yang Dikonsumsi

Jika tubuh terasa lemas terus, bisa jadi ada yang salah dari makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa. Agar terhindar dari kondisi ini, pastikan untuk selalu mengonsumsi jenis makanan yang memiliki nutrisi baik untuk tubuh. Selain itu, hindari jenis makanan yang berbahan dasar tepung dan yang mengandung banyak gula tambahan. Jenis makanan tersebut nyatanya bisa membuat tubuh menjadi lebih cepat lelah.

4. Berolahraga

Meski terdengar melelahkan, tapi berolahraga saat puasa nyatanya bisa membuat tubuh lebih segar dan bertenaga. Sebaliknya, tidak berolahraga malah bisa membuat tubuh merasa lemas, lesu, dan mudah lelah. Jika kamu merasa tidak sanggup berolahraga sambil puasa, kamu bisa menyesuaikan waktunya. Cobalah untuk berolahraga di sore hari setelah berbuka puasa.

5. Cukup Tidur

Bisa jadi, rasa lemas terjadi karena tubuh kurang tidur atau kurang beristirahat. Saat puasa, tidur memang akan mengalami gangguan, karena kamu harus bangun ditengah malam untuk sahur. Namun, hal itu bisa disiasati dengan lebih cepat tidur di malam hari.

Baca juga: Gangguan Kesehatan yang Sering Kambuh Saat Puasa

Punya keluhan kesehatan selama puasa dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja! Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!