Demam dan Pusing Saat Puasa, Coba 5 Tips Ini

Demam dan Pusing Saat Puasa, Coba 5 Tips Ini

Halodoc, Jakarta - Wajar adanya bila ketika puasa, kamu sering merasa sakit kepala dan peningkatan suhu tubuh. Hal ini terjadi karena tubuh tidak menerima asupan makanan selama lebih dari 10 jam, yang menyebabkan rendahnya kadar gula darah dan memicu terjadinya sakit kepala. Selain pusing, demam menjadi gangguan kesehatan yang sering terjadi ketika berpuasa.

Kamu perlu tahu, demam yang tinggi bukan berarti mengalami gangguan kesehatan yang serius. Ketika tubuh demam, artinya ia berjuang untuk memerangi masuknya infeksi ke dalam tubuh. Meski begitu, demam saat puasa yang disertai dengan pusing tentu mengganggu. Lalu, bagaimana cara mengatasi masalah ini agar puasa tetap nyaman? Coba lakukan tips mudah berikut ini.

Baca juga: Demam Muncul Saat Puasa, Mungkin Ini Sebabnya

  • Hindari beraktivitas di luar rumah dengan pakaian tebal. Pakaian dengan bahan tebal menghambat terlepasnya panas tubuh. Kamu mungkin menggigil ketika demam, tetapi sebenarnya suhu tubuh kamu sedang tinggi, bukan rendah, dan kamu perlu menguranginya dengan membuang panas tubuh.

  • Perhatikan menu makanan kamu ketika sahur dan berbuka. Kamu membutuhkan banyak asupan vitamin C agar stamina dan imunitas tubuh tetap terjaga untuk bisa mengusir demam saat puasa. Jadi, pastikan kamu memasukkan buah yang kaya vitamin C untuk menu sahur dan berbuka. Hindari konsumsi makanan pedas, asam, minuman beralkohol dan kafein, serta gorengan atau makanan berlemak lainnya.

  • Pastikan asupan cairan harian kamu tercukupi. Ini hal yang sangat penting. Kamu akan mudah berkeringat ketika demam, dan jika tidak diimbangi dengan banyak minum, kamu akan rentan terkena dehidrasi. Lalu, bagaimana jika sedang berpuasa? Tidak perlu khawatir, penuhi asupan cairan harian di antara waktu berbuka hingga selepas sahur. Lebih baik lagi jika kamu memilih air hangat dibandingkan dengan air biasa atau air dingin.

  • Batasi asupan gula tubuh. Kadar gula yang rendah memicu terjadinya sakit kepala, terlebih ketika sedang berpuasa. Apabila kamu mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi ketika sahur, kadar gula dalam tubuh mengalami peningkatan pesat yang diikuti dengan penurunan yang tak kalah cepatnya. Inilah yang akhirnya membuat kamu mudah mengalami sakit kepala.

  • Hindari segala hal yang menjadi pemicu utama terjadinya sakit kepala, terutama stres, kelelahan, dan kurang tidur selama puasa. Puasa turut mengurangi jam tidur malam kamu, karena kamu harus terbangun dini hari untuk bersantap sahur. Jika kamu tidak memperhatikan waktu istirahat, pusing akan mudah menyerang.

Baca juga: 3 Tips Atasi Sakit Kepala Saat Puasa

Gejala sakit kepala sering terjadi pada sore atau malam hari sebelum puasa. Frekuensi pusing ini meningkat selama kamu berpuasa, terutama di siang hari dan menjelang berbuka. Tidak hanya untuk orang yang memang memiliki riwayat sakit kepala, mereka yang sehat rentan mengalami pusing ketika tidak menjaga kesehatan dan asupan nutrisinya selama berpuasa.

Baca juga: Penyebab Pusing Berkepanjangan dan Cara Penanganannya

Oleh karena tubuh rentan mengalami demam saat puasa, tentu kamu perlu selalu menjaga kesehatan agar puasa tetap bisa kamu lakukan dengan nyaman.  Jika demam terus berlanjut lebih dari 3 hari, segera lakukan pemeriksaan darah karena sedang musim penyakit demam berdarah. Untuk berjaga-jaga, download aplikasi Halodoc di ponsel kamu, jadi kapan saja kamu merasakan gejala kurang nyaman di tubuh, kamu bisa langsung bertanya pada dokter, atau kapan saja kamu ingin membeli obat, kamu juga tinggal klik aplikasi Halodoc.