Gas Air Mata Masih Terasa, Ini Cara Mengatasi Mata Perih

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
gas-air-mata-masih-terasa-ini-cara-mengatasi-mata-perih-halodoc

Halodoc, Jakarta – Belakangan ini, situasi di Jakarta sedang ramai akibat banyak aksi demonstrasi yang dilakukan untuk memprotes keputusan pemerintah. Sempat ricuh, para polisi pun sampai harus menggunakan gas air mata untuk meredam para demonstran. Ternyata, gas air mata yang disemprotkan tersebut masih terasa efeknya sampai sekarang. 

Hal ini sangat dirasakan oleh para pengemudi motor yang melewati kawasan tempat demonstrasi berlangsung. Sisa-sisa gas air mata yang masih ada di udara tentu saja bisa membuat mata menjadi perih dan tidak nyaman. Nah, bagi kamu yang harus melewati kawasan di sekitar Semanggi hingga Senayan City, perhatikan tips mengatasi mata perih bila terkena gas air mata berikut.

Gas air mata yang biasanya digunakan untuk mengendalikan kerusuhan dan membubarkan kerumunan memang dimaksudkan untuk menyebabkan rasa sakit. Jadi, semprotan gas tersebut bukanlah untuk main-main. Gas air mata mengandung beberapa senyawa kimia aktif, seperti CS (chlorobenzylidenemalononitrile), CR, CN (chloroacetophenone), bromoacetone, phenacyl bromide, atau semprotan merica. Gas air mata tidak hanya bisa menyebabkan efek berupa mata perih dan berair, tetapi juga bisa memicu iritasi pada saluran napas, sehingga dada terasa sesak. Berikut ini beberapa gejala yang akan kamu alami bila terpapar gas air mata:

  • Muncul sensasi menyengat dan terbakar pada mata, hidung, mulut, dan kulit.

  • Mata berair secara berlebihan.

  • Penglihatan kabur.

  • Hidung berair.

  • Mengeluarkan air liur.

  • Menyebabkan ruam dan luka bakar pada kulit yang terpapar.

  • Batuk dan sulit bernapas.

  • Disorientasi dan kebingungan.

Meski demikian, efek gas air mata tersebut biasanya hanya bersifat sementara. Kamu bisa terbebas dari efek gas air mata dalam beberapa jam setelah terpapar. 

Baca juga: Viral Gas Air Mata Kedaluwarsa, Apa Bahayanya?

Bila kamu tidak sengaja terpapar gas air mata, berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi  atau meredakan mata perih:

1. Bilas Mata dengan Air

Cara terbaik untuk meredakan mata perih akibat gas air mata adalah dengan segera membilas atau melakukan irigasi mata dengan air. Selain air bersih, kamu juga bisa menggunakan cairan fisiologis, seperti NaCI untuk membilas mata.

Namun, perlu diperhatikan, kamu sebaiknya tidak memercikan air pada mata dengan cara yang sama seperti mencuci muka. Cara ini biasanya akan memperparah kondisi mata. Untuk mengeluarkan zat kimia secara efektif, kamu membutuhkan banyak air. Dengan posisi kepala yang dimiringkan, bilas satu mata dengan air yang banyak, sehingga air jatuh langsung ke lantai. Ulangi dengan mata lainnya.

2. Keluarkan Kontak Lensa dan Bersihkan Kacamata

Bila kamu memakai softlens atau kontak lensa, segera keluarkan benda tersebut dari mata. Pasalnya, kontak lensa kamu kemungkinan sudah terkontaminasi oleh partikel CS. Sedangkan bagi kamu yang mengenakan kacamata, benda tersebut juga sudah pasti akan terkontaminasi oleh kandungan kimia gas air mata. Jadi, cuci kacamata secara menyeluruh dengan sabun dan air, agar kandungan gas air mata tidak masuk ke dalam mata kamu. 

3. Jangan Menggosok Mata

Meskipun terasa perih dan mengganjal, usahakan untuk tidak menggosok mata atau wajah dengan tangan. Hal ini justru bisa menyebarkan partikel gas air mata lebih jauh.

Baca juga: Yakin Atasi Gas Air Mata dengan Pasta Gigi? Awas, Ini Dampaknya!

Itulah beberapa cara untuk mengatasi mata perih akibat gas air mata. Bila efek samping gas air mata tidak membaik, malah semakin memburuk, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Langsung saja buat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Business Insider. Diakses pada 2019. Here's What To Do If You Are Hit By Tear Gas.
Thought Co. Diakses pada 2019. What to Do If You Are Exposed To Tear Gas.