• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Batuk

Batuk

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
batuk

Pengertian Batuk

Batuk merupakan respons alami yang diberikan tubuh saat sistem pertahanan saluran napas mengalami gangguan dari luar. Melalui batuk, tubuh bisa membersihkan lendir atau faktor penyebab iritasi lainnya agar keluar dari paru-paru.

Batuk umumnya dapat sembuh dalam waktu tiga minggu dan jarang mengindikasikan penyakit tertentu. Oleh karena itu, batuk tidak membutuhkan pengobatan khusus. Namun, pengobatan rumahan, seperti air madu dan lemon dapat membantu meringankan batuk ringan.

Berikut ini beberapa jenis batuk yang dapat terjadi:

1. Batuk Kering

Jenis batuk ini ditandai dengan rasa gatal pada tenggorokan. Batuk kering biasanya terjadi pada tahap akhir pilek atau saat sistem pernafasan terkena iritasi.

2. Batuk Berdahak

Sementara itu, batuk berdahak adalah jenis batuk yang mengeluarkan dahak. Dahak tersebut bisa berasal dari tenggorokan, sinus, serta paru-paru.

Baca juga: Kenali 5 Penyebab Batuk Berdahak yang Sering Diabaikan

3. Batuk pada Bayi dan Anak-Anak

Batuk yang dialami bayi dan anak-anak dapat disebabkan oleh faktor yang sama dengan batuk pada orang dewasa, antara lain infeksi saluran pernapasan, asma, dan GERD. Jika batuk pada Si Kecil berlangsung lama, bisa jadi terjadi infeksi saluran pernapasan yang serius.

4 Batuk Rejan pada Anak-Anak dan Bayi

Orangtua sebaiknya waspada bila Si Kecil menunjukkan gejala batuk rejan seperti:

  • Suara lengkingan di setiap tarikan napas dalam-dalam setelah batuk.
  • Batuk yang hebat dan intens yang mengeluarkan dahak kental.

 

Faktor Risiko Batuk

Berikut ini beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami batuk:

  1. Menghirup zat yang membuat iritasi saluran pernapasan;
  2. Merokok;
  3. Memiliki alergi; dan
  4. Bekerja di tempat dengan polusi yang tinggi.

 

Penyebab Batuk

Berdasarkan penyebabnya, batuk dibagi menjadi dua jenis, yaitu batuk akut (berlangsung dalam jangka pendek) dan batuk kronis (berlangsung dalam waktu yang lama).

1. Batuk Akut

Batuk akut sering disebabkan karena beberapa hal, di antaranya:

  • Infeksi pada saluran pernapasan atas yang menyerang tenggorokan atau sinus, contohnya pilek, flu, radang tenggorokan, dan sinusitis.
  • Infeksi pada saluran pernapasan bawah yang memengaruhi paru-paru atau saluran udara bagian bawah, contohnya bronkitis akut atau pneumonia.
  • Alergi, seperti rhinitis alergi atau demam.
  • Peningkatan dari kondisi kesehatan jangka panjang, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) atau bronkitis kronis.
  • Menghirup debu atau asap.

Batuk akut bisa menjadi gejala awal dari kondisi kesehatan yang menyebabkan batuk kronis. Namun, kondisi ini terbilang jarang terjadi.

2. Batuk Kronis

Secara umum, batuk kronis disebabkan infeksi saluran pernapasan jangka panjang, seperti bronkitis kronis. Meski begitu, penyakit ini juga biasanya disertai gejala lain, misalnya mengi, sesak napas, dan nyeri dada, merokok, dan bronkiektasis, yaitu kondisi ketika saluran udara paru-paru melebar secara tidak normal.

 

Gejala Batuk

Batuk biasanya ditandai oleh gejala awal berupa gatal pada tenggorokan. Selain gatal, gejala lain pada batuk adalah radang pada tenggorokan sehingga membuat tenggorokan terasa sakit saat menelan.

Baca juga: Batuk Bikin Tenggorokan Gatal, Coba Minum Kencur

 

Diagnosis Batuk

Guna mendapatkan diagnosis penyebab batuk, dokter akan melakukan beberapa tes diagnostik, seperti rontgen dada dan mengambil sampel dahak untuk dianalisis di laboratorium. Selain itu, dokter mungkin juga akan melakukan tes spirometri dengan meminta pengidap bernapas dari tabung yang terpasang pada mesin. Tes ini bermanfaat untuk membantu dokter menentukan apakah ada saluran udara yang mengalami obstruksi, seperti yang biasanya terjadi pada pengidap asma dan emfisema.


Pengobatan Batuk

Umumnya, batuk ringan jarang membutuhkan langkah pengobatan khusus. Meski begitu, segera periksakan diri ke dokter bila mengalami gejala batuk sebagai berikut:

  1. Lebih dari tiga minggu akibat infeksi virus.
  2. Bertambah parah; dan
  3. Disertai darah, kesulitan bernapas, sakit dada, penurunan berat badan tanpa alasan jelas, demam, atau terjadi pembengkakan dan muncul benjolan di leher.

 

Pencegahan Batuk

Batuk merupakan gangguan pernapasan, jadi sebaiknya hindari hal-hal yang membuat pernapasan terganggu. Ini termasuk merokok secara aktif maupun menjadi perokok pasif. Batuk juga bisa dicegah dengan memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat. 

Baca juga: Cegah Flu dan Batuk, Ini Cara Membiasakan Anak Cuci Tangan


Kapan Harus ke Dokter?

Batuk yang terjadi terus menerus sebaiknya jangan dianggap sepele. Jika mengalami tanda dan gejala di atas, segera berbicara dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapat penanganan yang tepat. Download dan gunakan aplikasi Halodoc untuk memudahkan tanya jawab dengan dokter, membeli obat tanpa perlu keluar rumah, dan membuat janji sebelum berobat ke rumah sakit terdekat.


Referensi:
NHS Inform. Diakses pada 2021. Cough causes & treatments - Illnesses & conditions.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Coughs: Causes, symptoms, and treatments.
Healthline. Diakses pada 2021. Why Am I Coughing?

Diperbarui pada 25 Maret 2021.