• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Tumor Gigi yang Harus Diperiksakan ke Dokter Gigi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Tumor Gigi yang Harus Diperiksakan ke Dokter Gigi

Gejala Tumor Gigi yang Harus Diperiksakan ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 21 Desember 2021
Gejala Tumor Gigi yang Harus Diperiksakan ke Dokter Gigi

“Tumor gigi adalah kondisi yang sebetulnya jarang terjadi. Namun, jika seseroang mengidapnya, ia harus menjalani pembedahan. Kondisi ini kerap bisa didiagnosis saat seseorang melakukan pemeriksaan sinar X, dan biasanya sering terjadi saat menginjak usia 11 hingga 15 tahun. Salah satu ciri utamanya adalah tertundanya kemunculan gigi dewasa.”

Halodoc, Jakarta – Tumor nyatanya bisa tumbuh di mana saja, seperti misalnya di gigi. Kondisi ini kerap disebut dengan odontoma, yakni tumor gigi odontogenik yang paling sering ditemukan. Tumor ini akan terbentuk dari pertumbuhan enamel dan dentin gigi yang keluar jalur, tetapi ia juga bisa mengandung jaringan pulpa. Jadi bisa dikatakan bahwa tumor ini mengandung jaringan yang biasanya juga terdapat pada penyusun gigi.

Kini odontoma lebih sering disebut sebagai tumor gigi saja. Kondisi ini paling umum dan biasanya terdiagnosis pada usia sekitar 11 hingga 15 tahun. Mereka yang mengalaminya juga mungkin akan merasakan beberapa gejala yang membuatnya jadi kurang nyaman. Oleh karena itu, jika kamu atau orang terdekat merasakan gejalanya, ada baiknya untuk segera periksakan diri ke dokter. 

Gejala Tumor Gigi Odontoma

Sebetulnya ada banyak gejala kondisi ini yang sering kali tidak disepelekan oleh mereka yang mengidapnya. Salah satunya adalah tertundanya kemunculan gigi dewasa atau gigi tetap mereka. Selain itu, benjolan di gusi juga bisa jadi adalah salah satu tanda dan gejalanya dan  gigi taring adalah gigi yang paling sering mengalami kondisi ini. 

Meskipun tidak banyak menunjukkan gejala, tetapi West Indian Medical Journal Review mencatat bahwa odontoma atau tumor gigi dapat menyebabkan gejala, seperti:

  • Nyeri;
  • Rasa tidak nyaman;
  • Pembengkakan;
  • Perpindahan gigi.

Ingat, dengan diagnosis dan pengobatan dini, maka kamu bisa mencegah memburuknya tumor gigi dan keadaan darurat medis lainnya. Jadi, segera konsultasikan dengan dokter  untuk mencegah kondisi serius ini. Kamu pun bisa dengan mudah buat janji di rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan gigi melalui Halodoc. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc dan kamu bisa buat janji di rumah sakit lebih mudah dan tak perlu lagi antre setibanya di rumah sakit.

Penyebab Odontoma

Sayangnya hingga kini belum ada ahli yang benar-benar paham bagaimana odontoma bisa terjadi. Namun, infeksi atau trauma di tempat tumor tumbuh bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Kamu juga tak perlu khawatir karena odontoma termasuk ke dalam tumor jinak dan ia cukup jarang terjadi. Namun, odontoma biasanya memerlukan operasi pengangkatan. Mereka biasanya terdiri dari jaringan gigi yang menyerupai gigi abnormal yang menyerang rahang di sekitar gigi dan dapat memengaruhi perkembangan gigi. 

Diagnosis dan Pengobatan Tumor Gigi

Oleh karena odontoma tumbuh secara internal di sekitar gigi, sinar-X dari dokter gigi diperlukan untuk mengidentifikasinya. Bentuknya akan menunjukkan kepada dokter gigi apakah itu senyawa atau hal lain. Hampir 80 persen dari mereka yang terkena odontoma memiliki gigi yang belum tanggal. Selain itu, karena tidak bersifat kanker, mereka jarang tumbuh kembali setelah diangkat.

Operasi pengangkatan telah menjadi rencana perawatan yang terbukti berhasil untuk mengatasi odontoma, terutama jika mereka menyebabkan rasa sakit atau mempengaruhi gigi secara tidak wajar. Berikut ini beberapa hal lain yang perlu diketahui tentang operasi pengangkatan odontoma:

  • Seorang ahli bedah mulut dan maksilofasial harus berkonsultasi dengan dokter gigi tentang operasi;
  • Gigi yang tidak tanggal yang berhubungan dengan odontoma dapat dicabut jika tidak berkembang dengan benar;
  • Jika kamu memiliki gigi yang perlu dicabut, diskusikan opsi penggantian gigi dan masalah penyelarasan dengan dokter gigi dan/atau ortodontis;

Dokter gigi kemungkinan akan merekomendasikan kombinasi berikut ini setelah operasi untuk membantu kamu sembuh:

  • Menjaga kebersihan mulut yang tepat.
  • Makan saat makanan dalam kondisi dingin secara perlahan.
  • Tidak ada latihan fisik atau olahraga selama 48 jam pertama.
  • Konsumsi obat pereda nyeri.
  • Konsumsi obat antibiotik (jika infeksi menjadi perhatian).

Operasi untuk mengangkat odontoma sangat umum dan ia memiliki sedikit komplikasi. Jadi, ingatlah untuk mengunjungi dokter gigi secara teratur, sehingga mereka dapat mengidentifikasi odontoma sedini mungkin pada sinar-X yang kamu lakukan.

Referensi:
Coolgate. Diakses pada 2021. What Is An Odontoma And How Is It Treated?
Oral Pathology. Diakses pada 2021. Compound Odontoma – Diagnosis and Treatment: Three Case Reports.
West Indian Medical Journal Review. Diakses pada 2021. Compound Odontoma.