17 December 2018

Ketahui Gejala Virus Zika yang Dapat Menyerang Ibu Hamil

 virus zika pada ibu hamil, infeksi virus zika, virus zika pada ibu

Halodoc, Jakarta - Penyakit yang berasal dari virus zika telah ditetapkan WHO sebagai gangguan darurat yang mengancam kesehatan masyarakat. Penyakit ini telah meresahkan dunia sejak 1 Februari 2016. Ditetapkan seperti itu, karena telah terbukti bahwa infeksi virus zika pada ibu hamil dapat menular pada bayinya yang belum lahir.

Gangguan zika pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko mikrosefalus dan gangguan neurologis lainnya pada bayi baru lahir. Mikrosefalus adalah kondisi neurologis ketika bayi lahir dengan kepala kecil dan otak kecil. Selain itu, zika pada ibu hamil juga dapat menyebabkan bayinya mengalami masalah mata, gangguan pendengaran, dan gangguan pertumbuhan.

Namun, tidak semua ibu hamil yang terinfeksi virus zika pasti akan mempunyai bayi dengan masalah kesehatan seperti itu. Beberapa ibu hamil yang terinfeksi juga masih dapat memiliki bayi yang sehat. Meski begitu, tetap saja zika berbahaya. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk menghindari dirinya dari virus zika.

Untuk lebih meningkatkan kewaspadaan akan bahaya virus zika, berikut gejala infeksi virus zika yang perlu kamu ketahui.

  1. Demam

Salah satu ciri jika ibu hamil terinfeksi virus zika adalah ibu akan mengalami demam yang tinggi selama beberapa hari. Biasanya, demam tinggi ini akan muncul lalu hilang lagi, kemudian muncul lagi lalu hilang lagi. Terkadang, beberapa ibu hamil tidak merasakan adanya infeksi dari virus zika. Demam menjadi gejala yang paling umum dan ini membuat ibu tidak menghiraukan gejala dengan cepat.

  1. Nyeri di Belakang Mata

Gejala virus zika pada ibu hamil yang kedua adalah ibu akan mengalami nyeri pada bagian belakang mata. Jika ibu mengalami hal ini, sebaiknya beristirahat sejenak. Jika masih terasa nyeri di belakang bola mata, itu merupakan tanda dari infeksi virus zika. Saat gejala sudah cukup parah, maka ini dapat menyebabkan risiko berbahaya dan sebaiknya segera pergi ke dokter.

  1. Merasa Cepat Lelah

Jika ibu tidak melakukan aktivitas apapun, tetapi merasa lelah seharian, sebaiknya ibu langsung melakukan tanya jawab dengan dokter apakah ibu terkena virus zika. Jika disertai dengan gejala lain, jangan sampai menunda untuk cek ke dokter. Hal yang mungkin meragukan apakah ibu terkena infeksi virus zika atau tidak adalah karena ibu hamil memang akan lebih sering merasa lelah dan lemah.

  1. Ruam

Ibu hamil juga akan mengalami beberapa ruam yang muncul di beberapa bagian tubuh. Jika ibu mengalami ruam merah dan disertai dengan beberapa gejala, seperti demam, mungkin saja itu memang virus zika. Apalagi jika ibu mengalami ruam yang menyebar sangat cepat. Ruam seperti ini bukan termasuk tanda alergi, sehingga memang sangat berbahaya.

  1. Sakit Kepala

Gejala lain yang menandakan ibu hamil mengalami infeksi virus zika adalah sakit kepala. Jika ibu mengalami sakit kepala yang tidak kunjung hilang, disertai beberapa gejala, bisa jadi merupakan gejala virus zika. Sakit kepala yang berlebihan dapat menyebabkan pingsan saat hamil dan tubuh ibu menjadi sangat lemah.

  1. Mata Merah

Gejala terakhir yang menandakan ibu mengalami virus zika adalah mata yang memerah tapi tidak terasa perih seperti ketika ibu sakit mata atau kelilipan. Ini merupakan tanda awal jika ibu terkena virus zika. Meski demikian, terkadang ada juga yang tidak mengalaminya. Dengan kata lain, semua gejala yang membuat mata tidak nyaman, maka perawatan harus segera diberikan.

Itulah sebabnya penting bagi ibu untuk segera mendiskusikannya dengan dokter melalui aplikasi Halodoc jika mengalami gejala virus zika. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana pun. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga!

Baca juga: