• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Golden Hour Setelah Serangan Jantung

Golden Hour Setelah Serangan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Golden Hour Setelah Serangan Jantung

Halodoc, Jakarta - Istilah silent killer disease memang tepat untuk menggambarkan penyakit jantung. Betapa tidak, penyakit ini sering terjadi tanpa gejala dan tidak hanya menyerang orang yang sakit. Orang-orang yang sehat pun bisa saja terserang penyakit ini, bahkan terjadi ketika sedang beraktivitas normal. 

Serangan jantung yang terjadi secara tiba-tiba sangat berbahaya dan bisa berujung pada kematian. Inilah mengapa, kamu harus mengenali dan mengetahui periode golden hour ketika serangan jantung terjadi. 

Apa Itu Golden Hour?

Golden hour adalah satu jam pertama setelah serangan jantung terjadi. Tindakan penanganan yang tepat dalam 60 menit pertama serangan jantung bisa memberikan efek yang positif. Hal ini penting untuk diketahui karena kebanyakan kematian dan henti jantung terjadi selama periode ini. 

Baca juga: Waspada Serangan Jantung di Usia Muda, Kenali Penyebabnya

Meski begitu, ketika pengidap mendapatkan perawatan pada periode ini, kesempatan untuk pulih lebih besar dan risiko kematian pun dapat dihindari. Sederhananya, golden hour merupakan peluang paling besar yang memengaruhi kelangsungan dan kualitas hidup pengidap setelah serangan jantung terjadi. 

Pasalnya, otot jantung akan mulai mati dalam 80 hingga 90 menit setelah berhenti mendapatkan darah dan dalam kurun waktu enam jam, hampir semua bagian jantung yang terkena bisa mengalami kerusakan secara permanen. Jadi, semakin cepat aliran darah normal kembali, semakin kecil terjadinya kerusakan jantung. 

Baca juga: Benarkah Nyeri Dada Gejala Awal Serangan Jantung Mendadak?

Waspadai tanda berikut yang mengarah pada terjadinya serangan jantung:

  • Rasa berat atau tekanan atau sensasi seperti terbakar pada dada ketika sedang beristirahat atau melakukan aktivitas ringan. 
  • Sesak napas, tetapi tidak disertai dengan rasa tidak nyaman pada dada, terlebih pada pengidap diabetes.
  • Sakit perut dan kembung biasanya merupakan masalah pencernaan yang berhubungan dengan tingkat keasaman pada lambung. Namun, jika gejala ini lebih parah dan berhubungan dengan gejala lainnya, segera lakukan penanganan. 

Jika kamu mendapati adanya kondisi ini, jangan ragu untuk segera memanggil bantuan. Kamu bisa pakai aplikasi Halodoc untuk memudahkan berobat ke rumah sakit, atau tanya jawab dengan dokter spesialis ketika memiliki gejala kesehatan yang tidak biasa pada tubuh. 

Bagaimana Mencegah Serangan Jantung?

Serangan jantung terjadi ketika terdapat gumpalan yang menyumbat pembuluh darah di jantung. Tanpa adanya penanganan atau terlambatnya penanganan, serangan jantung bisa memicu terjadinya komplikasi, seperti gagal jantung, aritmia, jantung robek, syok kardiogenik, dan berujung pada kematian. 

Baca juga: 3 Jenis Serangan Jantung yang Perlu Diwaspadai

Sebenarnya, meski tidak dapat dihindari, tetapi serangan jantung tetap bisa dicegah. Caranya pun sangat mudah, hanya perlu membiasakan diri untuk menjalani pola hidup dan pola makan yang sehat. Sebisa mungkin, hindari semua hal yang bisa memicu stres, dan jika terjadi, carilah cara untuk mengelola stres dengan baik. 

Hindari pula kebiasaan buruk, seperti mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok. Jangan lupa untuk rutin berolahraga, terutama olahraga kardiovaskular yang baik untuk kesehatan jantung. Jika ada riwayat penyakit, seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol, sebaiknya lakukan penanganan agar tidak memicu efek negatif pada jantung. Imbangi dengan pola makan sehat dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jahat.

Ternyata, orang yang mengalami serangan jantung masih bisa mendapatkan kesempatan untuk hidup jika memahami dengan baik apa itu golden hour dan melakukan penanganan yang tepat setelah serangan terjadi. Jangan lupa, segera panggil bantuan medis agar penanganan lebih lanjut segera dilakukan. 

Referensi: 
Sakra World Hospital. Diakses pada 2020. Heart Attack: Golden Hour.
American Heart Association. Diakses pada 2020. About Heart Attacks.
NHS UK. Diakses pada 2020. Heart Attack.