• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Harus Tahu, Bedanya Kanker dan Tumor
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Harus Tahu, Bedanya Kanker dan Tumor

Harus Tahu, Bedanya Kanker dan Tumor

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 10 Februari 2022
Harus Tahu, Bedanya Kanker dan Tumor

“Sering digunakan secara bergantian, padahal kanker dan tumor memiliki pengertian yang berbeda. Kanker merupakan jenis tumor yang memiliki kemampuan menyerang jaringan dan menyebar ke organ lain. Sedangkan tumor merupakan pertumbuhan sel baru yang belum tentu menjadi kanker.”

Halodoc, Jakarta - Istilah “kanker” dan “tumor” terkadang masih sering disama artikan oleh sebagian awam. Padahal, keduanya memiliki pengertian yang berbeda. Perlu diingat, tumor belum tentu kanker, sedangkan kanker adalah jenis tumor yang sangat mengancam. Akan lebih baik jika siapa pun memahami perbedaan ini dengan jelas ketika membahas kemungkinan diagnosis kanker. 

Jika istilah “tumor” mengacu pada massa sel (ukuran), maka kanker secara khusus mengacu pada pertumbuhan sel baru yang memiliki kemampuan untuk menyerang jaringan di sekitarnya. Kanker juga dapat bermetastasis (menyebar ke organ lain) dan pada akhirnya dapat menyebabkan kematian jika pengidap penyakit tidak diobati.

Awal Mula Kanker Terjadi

Sel adalah unit dasar yang membentuk tubuh manusia. Sel tumbuh dan membelah untuk membuat sel baru sesuai kebutuhan tubuh. Biasanya, sel mati ketika terlalu tua atau rusak. Kemudian, sel-sel baru akan menggantikannya. 

Kanker mulai terjadi ketika perubahan genetik mengganggu proses yang teratur ini. Sel mulai tumbuh tidak terkendali. Sel-sel ini dapat membentuk massa yang disebut tumor. Pada awalnya tumor bisa bersifat jinak atau kanker.

Tumor kanker yang bersifat ganas, artinya dapat tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Sedangkan tumor jinak berarti tumor dapat tumbuh tapi tidak menyebar. Ada juga beberapa jenis kanker yang tidak membentuk tumor. Misalnya saja leukemia, sebagian besar jenis limfoma, dan myeloma. 

Saat tumor kanker tumbuh, aliran darah atau sistem limfatik dapat membawa sel kanker ke bagian lain dari tubuh. Selama proses ini, sel kanker tumbuh dan dapat berkembang menjadi tumor baru. Kondisi ini dikenal sebagai metastasis. 

Salah satu tempat pertama kanker sering menyebar adalah ke kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening adalah organ kecil berbentuk kacang yang membantu melawan infeksi. Mereka terletak dalam kelompok di berbagai bagian tubuh, seperti leher, area selangkangan, dan di bawah lengan. 

Kanker juga dapat menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh yang jauh. Bagian-bagian ini termasuk tulang, hati, paru-paru, atau otak. Bahkan, jika kanker menyebar, kondisi tersebut dinamai sesuai dengan tempat asalnya. Misalnya jika kanker payudara menyebar ke paru-paru, maka disebut kanker payudara metastatik, bukan kanker paru-paru. 

Tidak Semua Tumor Menjadi Kanker

Tumor adalah kumpulan sel abnormal yang membentuk benjolan atau pertumbuhan. Kondisi tersebut dapat terjadi di salah satu dari triliunan sel di tubuh manusia. Tumor tumbuh dan memiliki perilaku berbeda, tergantung apakah mereka bersifat kanker (ganas), non-kanker (jinak), atau prakanker.

Penting untuk dipahami bahwa tidak semua tumor bersifat kanker. Misalnya tumor jinak, pertumbuhannya terbatas pada bagian tubuh tertentu. Tumor menjadi kanker jika ganas, pertumbuhan primer dapat menghasilkan beberapa pertumbuhan sekunder, sehingga menyerang bagian vital tubuh dan menyebar ke berbagai organ.

Sama seperti semua tumor yang tidak bersifat kanker, semua kasus kanker juga tidak selalu ditandai dengan pertumbuhan tumor. Namun, pada kemunculan tumor, pemeriksaan biopsi sangat penting untuk menentukan apakah pertumbuhannya ganas atau jinak. 

Tumor mungkin atau mungkin tidak berkembang menjadi kanker. Namun, kanker adalah kondisi ganas di mana penyebaran pertumbuhan sel abnormal bisa menjadi tidak terkendali. 

Jadi, itulah perbedaan kanker dan tumor yang perlu kamu pahami. Jika kamu atau keluarga terdekat ada yang mengalami gejala kanker atau tumor, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Kamu juga bisa membuat jadwal kunjungan dokter spesialis di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc

Selain itu, kamu juga bisa juga bisa memilih beberapa dokter spesialis yang bisa membantu untuk menangani kondisi kanker. Berikut rekomendasinya:

Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Bethsaida Tangerang. dr. Abdul Rachman mendapatkan gelar kedokteran setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota ini dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Eka Cibubur dan MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. dr. Alban Dien mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok pada tahun 2006.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Primaya Evasari. dr. Alwin Permana mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Padjadjaran.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota ini dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

Kamu bisa menghubungi dokter yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan medis yang diperlukan melalui Halodoc. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!

Referensi:
Cancer. Diakses pada 2022. What is Cancer?
Canadian Cancer Society. Diakses pada 2022. Types of tumours
Johns Hopkins. Diakses pada 2022. Types of Tumors