• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bukan Cuma Infeksi, Ini Alasan Gigi Bungsu Mesti Dicabut

Bukan Cuma Infeksi, Ini Alasan Gigi Bungsu Mesti Dicabut

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Bukan Cuma Infeksi, Ini Alasan Gigi Bungsu Mesti Dicabut

Halodoc, Jakarta - Mendengar kata gigi bungsu, biasanya orang-orang langsung tertuju pada rasa nyeri, gigi yang tidak keluar dari gusi, atau bahkan operasi. Hmm, memang tidak sedikit orang dewasa yang mengalami masalah kesehatan pada gigi bungsunya.

Gigi bungsu umumnya tumbuh ketika kamu berusia 17-25 tahun. Lalu, apa masalahnya? Sayangnya, sering kali tidak ada ruang yang cukup untuk tempat gigi bungsu tumbuh. Alasannya, tentu saja rahang sudah dipenuhi oleh gigi-gigi lain yang berjumlah 28.

Masalah pada gigi bungsu sebenarnya bukan itu saja, masih ada keluhan lainnya yang bisa terjadi. Pertanyaannya, benarkah gigi bungsu yang tumbuh harus selalu berujung pada pencabutan?

Baca juga: Tips Merawat Gigi Ompong Si Kecil

Gigi Bungsu Dicabut atau Tidak?

Pertama-tama, untuk menentukan kondisi ini dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan fisik (posisi gigi) hingga pemeriksaan rontgen gigi untuk menyelisik kondisi gigi lebih detail. Gigi bungsu juga dapat mengalami masalah kesehatan seperti gigi lain pada umumnya. Contohnya, abses gigi, pembusukan gigi, perikoronitis, hingga kista atau tumor pada gusi.

Jika pengobatan dan perawatan tidak bisa mengatasi masalah pada gigi bungsu, maka mau tidak mau pencabutan gigi bungsu jadi solusi selanjutnya. Dengan kata lain, bila kondisi gigi bungsu sudah cukup parah seperti merusak gigi sebelahnya, menimbulkan nyeri, atau terinfeksi, maka wajib dilakukan pengangkatan gigi bungsu.

Masalah pada gigi bungsu bukan itu saja. Ada pula beberapa orang yang mengalami impaksi. Kondisi ini ditandai dengan gigi bungsu yang tidak mendapatkan ruang cukup untuk tumbuh. Nah, inilah yang bakal menimbulkan masalah nantinya karena gigi tidak bisa tumbuh dengan normal. Posisinya bisa miring ke depan, belakang, melintang, atau bahkan hanya keluar setengah (terjebak di dalam gusi).

Guna mengatasi kondisi ini, segera periksakan diri ke dokter gigi atau rumah sakit terdekat agar bisa dilakukan operasi gigi bungsu. Tujuannya untuk mencabut gigi bungsu yang terjebak di dalam gusi atau kondisi abnormal lainnya. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk membuat janji dengan dokter gigi di rumah sakit, sehingga penanganan bisa segera dilakukan tanpa harus menunggu lama.

Pencabutan gigi bungsu bukannya tanpa alasan. Tindakan ini bisa mencegah komplikasi yang lebih serius karena gigi bungsu yang tumbuh abnormal, seperti kista, penyakit gusi, atau infeksi.

Baca juga: 3 Cara Mengatasi Masalah Gusi Membengkak

Tanda Gigi Bungsu Harus Dicabut

Lantas, seperti apa sih tanda gigi bungsu harus segera dicabut? Dilansir dari National Health Service, gigi bungsu harus segera dicabut apabila terjadi infeksi, memicu rasa sakit, nyeri gusi, dan bila gigi bungsu merusak gigi atau tulang di sekitarnya.

Hal yang perlu diingat, gigi bungsu bisa tumbuh dengan normal sehingga tidak memerlukan tindakan operasi. Kesimpulannya, pencabutan gigi bungsu dipilih bila pengobatan untuk mengatasi masalah gigi ini tidak berhasil. Andaikan gigi bungsu mesti dicabut, kira-kira apa tindakan selanjutnya yang perlu dilakukan?

Mengatasi Keluhan Pascaoperasi Gigi Bungsu

Setelah proses operasi pencabutan gigi bungsu, ada beberapa hal yang bisa terjadi, misalnya:

  • Perdarahan mungkin masih dapat terjadi. Oleh karena itu, hindari meludah berlebihan. Jangan lupa untuk mengganti kasa seperti yang sudah diarahkan oleh dokter gigi.
  • Apabila rasa sakit masih terjadi, gunakan es batu untuk menguranginya.
  • Banyak minum air putih dan hindari penggunaan sedotan karena dapat menyebabkan gumpalan darah kembali keluar. Pastikan minum air putih saja.
  • Bersihkan mulut dengan berkumur menggunakan obat kumur, hindari menggosok gigi pada 24 jam pertama.
  • Pilihlah makanan yang lembut seperti yogurt dan bubur selama 24 jam. Hindari makanan yang keras untuk dikunyah, panas, dan pedas karena dapat menyebabkan iritasi.

Baca juga: 7 Penyebab Gusi Berdarah

Biasanya setelah pencabutan gigi bungsu, perawatan untuk gigi hanya rawat jalan. Operasi gigi bungsu tidak memerlukan rawat inap, alias bisa langsung pulang. Namun, pada beberapa kasus mungkin rawat inap diperlukan, apabila proses pencabutan gigi bungsu cukup rumit. Terpenting adalah perhatikan kesehatan gigi dan mulut seusai operasi gigi bungsu dilakukan, ya!

Referensi:
NHS Choices UK. Diakses pada Desember 2021. Health A-Z. Wisdom Tooth Removal.
MedlinePlus. Diakses pada Desember 2021. Impacted tooth.