• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Flu Tulang Bisa Menyebabkan Komplikasi Ini
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Flu Tulang Bisa Menyebabkan Komplikasi Ini

Hati-Hati, Flu Tulang Bisa Menyebabkan Komplikasi Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 November 2021
Hati-Hati, Flu Tulang Bisa Menyebabkan Komplikasi Ini

“Flu tulang nyatanya merupakan sebutan untuk kondisi nyeri parah yang sangat mengganggu. Kondisi ini bisa menyebabkan beberapa komplikasi yang serius dan berbahaya jika dibiarkan. Flu tulang pun bisa terjadi pada beberapa kondisi, seperti chikungunya, demam berdarah, osteomielitis, dan influenza.”

Halodoc, Jakarta – Kamu mungkin pernah mendengar penyakit flu tulang, yakni kondisi saat sendi atau tulang merasakan nyeri yang amat parah. Namun sebenarnya dalam dunia medis, tidak dikenal yang namanya flu tulang. Kondisi ini mungkin hanya digambarkan sebagai rasa nyeri parah pada tulang dan sendi.

Namun, kondisi flu tulang bukan kondisi yang bisa disepelekan. Sebab kondisi ini bisa mengakibatkan tubuh sulit digerakkan karena gangguan pada sendi yang sangat menyiksa. Selain itu, komplikasi flu tulang jarang terjadi, tetapi ini bisa mencakup uveitis, retinitis, miokarditis, hepatitis, nefritis, meningoencephalitis, Guillain-Barre syndrome, dan sebagainya.

Gejala flu tulang juga bisa menjadi lebih buruk pada beberapa kelompok. Misalnya, bayi yang terpapar virus semasa dalam kandungan, lansia berusia di atas 65 tahun, dan mereka dengan kondisi medis tertentu. 

Flu Tulang Tidak Sama dengan Chikungunya

Banyak orang yang masih salah kaprah mengira bahwa flu tulang adalah sebutan lain untuk penyakit chikungunya. Padahal, keduanya adalah kondisi yang cukup berbeda.  Chikungunya adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Namun, gejala paling khas yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah demam tinggi dan nyeri sendi parah sehingga banyak yang mengiranya sebagai flu tulang.

Chikungunya disebabkan oleh infeksi virus chikungunya (CHIKV) dan virus ini bisa ditularkan lewat gigitan nyamuk yang sudah mengisap darah dari orang yang terinfeksi sebelumnya. Infeksi virus ini juga dikenal mampu memengaruhi persendian pengidapnya secara langsung.

Tak hanya mengalami sakit sendi seperti flu tulang, berikut adalah ciri-ciri dan gejala penyakit chikungunya:

  • Demam mencapai 39–40 derajat Celsius.
  • Pembengkakan pada sendi yang mengalami nyeri.
  • Tubuh kelelahan.
  • Sakit otot.
  • Muncul ruam di kulit, terutama wajah dan leher.

Jika kamu mengalami gejala yang mirip chikungunya, kamu bisa bertanya dengan dokter di Halodoc untuk memastikan kondisi kesehatanmu. Jadi tunggu apa lagi, ambil smartphone-mu sekarang dan download aplikasi Halodoc sekarang!

Nyeri Tulang Juga Bisa Terjadi pada Penyakit Lain

Selain chikungunya, flu tulang juga bisa ditemukan pada beberapa penyakit lainnya, seperti: 

  1. Demam Berdarah (DBD)

Demam berdarah juga bisa menimbulkan gejala-gejala yang serupa dengan chikungunya, yaitu demam tinggi mendadak, nyeri sendi, serta ruam kulit. Itulah yang menyebabkan penyakit ini kadang sulit dibedakan dengan chikungunya. Namun, demam berdarah juga bisa berisiko menimbulkan komplikasi yang lebih parah, seperti pecahnya plasma darah yang bisa mengakibatkan perdarahan fatal. 

  1. Osteomielitis

Osteomielitis adalah kondisi peradangan yang terjadi akibat infeksi pada tulang. Namun, yang membedakan osteomielitis dengan kedua penyakit sebelumnya adalah hal yang menyebabkannya. Osteomielitis disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya bakteri Staphylococcus.

Seperti ciri khas dari flu tulang, gejala yang terjadi pada osteomielitis adalah demam, rasa sakit dan bengkak di bagian tubuh yang terinfeksi, serta tubuh terasa lelah. Namun, tidak jarang juga pengidap osteomielitis tak mengalami tanda-tanda dan gejala apa pun. Ditambah lagi, gejala penyakit ini sulit dibedakan dengan penyakit-penyakit lainnya yang disertai dengan gejala mirip flu tulang.

  1. Influenza

Penyakit lainnya yang juga sering dikaitkan dengan kondisi ini adalah influenza. Meski sebenarnya tergolong penyakit ringan, penyakit ini bisa berkembang menjadi komplikasi penyakit yang parah, terutama pada anak-anak di bawah 5 tahun, lansia di atas 65 tahun, atau mereka yang mengidap penyakit kronis. 

  1. Rheumatoid Arthritis

Flu tulang juga bisa jadi bagian dari gejala penyakit autoimun, seperti rematik atau rheumatoid arthritis. Penyakit ini disebabkan oleh sistem imun tubuh menyerang jaringan di dalam tubuh sendiri, sehingga mengakibatkan peradangan kronis yang ada pada sendi.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Bone Infection (Osteomyelitis).
Web MD. Diakses pada 2021. What Is Chikungunya?
World Health Organization. Diakses pada 2021. Chikungunya.