• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hidup dengan Satu Ginjal, Apa yang Dialami Tubuh?

Hidup dengan Satu Ginjal, Apa yang Dialami Tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Desember tahun lalu, Vidi Aldiano divonis mengidap kanker ginjal yang telah memasuki stadium tiga. Sebenarnya, adanya kanker ginjal sendiri diketahui secara tidak sengaja karena awalnya ia sedang memeriksa kondisi suaranya yang hilang. Dari pemeriksaan itu, penyanyi Nuansa Bening itu diketahui mengidap tekanan darah tinggi.

Karena rasa penasarannya, Vidi memeriksakan kondisinya untuk yang kedua kalinya. Pada pemeriksaan kedua, ia merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya. Tanpa pikir panjang, ia langsung melakukan tes kesehatan yang ditambah dengan USG. Pemeriksaan masih dilakukan di rumah sakit yang sama, yaitu di Singapura. Hasil pemeriksaan sangat tidak disangka-sangka, karena hasil USG menunjukkan adanya benjolan pada organ ginjalnya.

Baca juga: Bisakah Pemilik 1 Ginjal Hidup Normal?

Benjolan pada organ ginjal sepanjang 5 sentimeter tersebut awalnya diduga tumor atau kista. Namun, hasil pemeriksaan akhir menunjukan benjolan tersebut adalah kanker ginjal yang sudah memasuki stadium tiga. Untungnya, sel kanker di dalamnya belum menyebar ke organ tubuh yang lain. Untuk menghilangkan kanker pada ginjalnya, Vidi melakukan operasi pengangkatan pada salah satu ginjalnya.

Setelah menjalani pemulihan pasca operasi, kini Vidi telah kembali ke Indonesia. Ketika salah satu ginjal diambil, otomatis ia hanya hidup dengan memiliki satu organ ginjal saja. Sebenarnya, apa yang dialami oleh tubuh ketika hanya memiliki satu organ ginjal saja? Apa yang harus dilakukan untuk menjaga agar organ ginjal tetap sehat? Berikut ulasannya!

Baca juga: Kenapa Manusia Memiliki Dua Ginjal?

Hidup dengan Satu Ginjal, Ini yang Dialami Tubuh

Ketika terpaksa harus melakukan operasi pengangkatan salah satu ginjal, seseorang masih dapat hidup dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan satu ginjal yang dimilikinya layaknya orang sehat lainnya. Namun, orang-orang yang kehilangan salah satu ginjalnya harus ekstra hati-hati dalam menjaga kesehatan dengan memeriksakan fungsi ginjal minimal satu tahun sekali.

Saat pemeriksaan dilakukan, dokter akan memeriksa fungsi ginjal dengan melakukan sejumlah tes, seperti tes urine dan tes darah. Tak hanya itu, seseorang yang hidup dengan salah satu ginjalnya harus memeriksakan tekanan darah setiap tahun agar tetap dalam angka yang stabil.

Untuk mengetahui prosedur selengkapnya tentang pemeriksaan apa saja yang harus dijalani, kamu bisa menanyakannya langsung pada dokter ahli di aplikasi Halodoc, ya!

Baca juga: 6 Tanda Awal Gagal Ginjal yang Perlu Diketahui

Hidup Sehat dengan Satu Ginjal

Hidup dengan satu ginjal memang tidak mudah dilakukan. Kamu harus melakukan penyesuaian dan gaya hidup sehat, agar hidup bisa lebih berkualitas. Berikut tipsnya:

  1. Lakukan pola makan sehat. Tak perlu makanan khusus, kamu hanya perlu menyeimbangkan asupan protein, lemak, mineral, dan karbohidrat dalam tubuh. Dalam hal ini, diskusikan dengan dokter ahli gizi untuk lebih jelasnya.

  2. Lakukan olahraga secara teratur. Seseorang dengan satu ginjal harus ekstra hati-hati untuk memilih olahraga apa yang tepat dilakukan. Dalam hal ini, kamu dapat memilih olahraga yang jauh dari risiko cedera. Jangan lupa untuk memakai rompi pelindung untuk menghindari organ ginjal cedera saat berolahraga.

  3. Banyak konsumsi air putih. Konsumsi cukup air putih dapat meringankan kinerja ginjal, karena proses pembuangan urine menjadi lebih lancar. Dalam hal ini, kamu dapat konsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari.

Tak hanya itu, seseorang yang hanya hidup dengan satu ginjal harus berhenti merokok, karena merokok dapat merusak pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju organ ginjal. Jika organ tersebut tidak memiliki asupan darah yang cukup, ginjal tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik.

Referensi:
National Kidney Foundation. Diakses pada 2020. Living With One Kidney.
Healthline. Diakses pada 2020. Renal Agenesis.
NIH. Diakses pada 2020. Solitary Kidney.