16 August 2018

Ini 5 Fungsi Karbohidrat untuk Tubuh

Fungsi Karbohidrat,karbohidrat,karbohidrat untuk tubuh

Halodoc, Jakarta - Selain protein dan lemak, karbohidrat termasuk asupan yang dibutuhkan tubuh agar fungsinya bisa berjalan efektif. Namun, kini banyak orang-orang menghindari zat gizi ini karena berbagai alasan. Padahal, karbohidrat sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, asalkan sumber dan porsinya diperhatikan dengan cermat.

Nah, zat gizi ini sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan kompleks. Perbedaannya bisa dilihat dari struktur kimiawi penyusunnya. Kata ahli, jenis sederhana ini hanya mengandung gula dasar yang mudah dicerna dan diserap tubuh. Sedangkan kompleks lain lagi. Sesuai namanya, jenis ini memiliki susunan kimia yang lebih rumit atau kompleks. Enggak cuma itu, tubuh juga memerlukan lebih banyak waktu untuk mencerna jenis karbohidrat ini. Lalu, apa saja sih fungsi karbohidrat bagi tubuh?  

Baca juga: 6 Makanan Pengganti Nasi Saat Diet

 

1. Sumber Energi Tubuh

 

Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari pastinya tubuh memerlukan bahan bakar. Mulai dari bergerak, berjalan, berpikir, berolahraga, bahkan bernapas, semuanya membutuhkan energi. Nah, zat gizi inilah yang menjadi sumber energi tubuh untuk melewati berbagai aktivitas harian kamu. Kata ahli, energi ini diperoleh dari karbohidrat yang dicerna dan diolah tubuh menjadi glukosa.

2. Memenuhi Asupan Kalori

 

 

Fungsi karbohidrat bagi tubuh juga dapat memenuhi asupan kalori secara sehat. Kalori yang berasal dari sejumlah karbohidrat lebih sedikit dibandingkan lemak dengan jumlah berat yang sama.  Yang mesti diingat, dalam proses pemenuhan kalori tubuh ini, kamu mesti memperhatikan porsi dan sumber makanan agar tak menyebabkan kelebihan kalori. Pasalnya, berlebihnya kalori dalam tubuh dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan dampak negatif lainnya.

Baca juga: Jumlah Kebutuhan Gizi yang Dibutuhkan Oleh Tubuh Manusia

 

3. Menjaga Massa Otot

 

Karbohidrat yang diolah menjadi glukosa juga bisa disimpan pada otot-otot tubuh. Nah, glukosa inilah yang menjadi bahan bakar otot untuk melewati berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, ada kalanya tubuh kekurangan glukosa sehingga otot tak bekerja dengan maksimal.

Nah, bila cadangan glukosa dalam otot sudah habis, otot akan mengambil protein untuk diubah menjadi energi. Sayangnya, proses pengubahan protein menjadi energi ini bisa memengaruhi massa otot tubuh. Boleh dibilang, membuat otot makin mengecil. Pasalnya, protein merupakan pembentuk massa otot yang amat penting.

 

4. Mengurangi Risiko Penyakit

 

Fungsi karbohidrat lainnya juga dapat mengurangi risiko penyakit, lho. Namun, ada ketentuan yang mesti diperhatikan. Kondisi ini hanya berlaku bagi karbohidrat yang bersumber dari kacang-kacangan dan sayur, atau jenis karbohidrat kompleks.

Kata ahli, serat dalam karbohidrat tersebut bisa mengurangi risiko seperti sembelit, sekaligus meningkatkan kesehatan usus. Menariknya lagi, beberapa jenis serat juga bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

Baca juga: Mau Langsing Tanpa Efek Samping? Coba Diet Nasi Putih Yu

5. Kenyang Lebih Lama

Menurut ahli, tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna karbohidrat kompleks ketimbang sederhana. Alasannya jelas, susunan kimia pembentuk karbohidrat kompleks memang lebih rumit. Karbohidrat jenis ini mengandung lebih banyak serat, mineral dan vitamin.

Nah, karena membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna, maka pada akhirnya akan memberikan energi maksimal dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Oleh sebab itu, banyak ahli mengatakan bahwa karbohidrat kompleks baik dikonsumsi bagi seseorang yang ingin menurunkan berat badan.

So, jangan lupakan asupan gizi ini dalam menu harian kamu, sebab karbohidrat memiliki banyak peran dan manfaat bagi tubuh. Namun, sekali lagi, perhatikan jumlah dan sumbernya agar tetap aman bagi tubuh.

Nah, kamu bisa mendiskusikan masalah di atas dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!