11 April 2018

Hilang Nafsu Makan saat Patah Hati? Ini Alasannya

Hilang Nafsu Makan saat Patah Hati? Ini Alasannya

Halodoc, Jakarta –  Bicara cinta enggak sesederhana bilang suka dan sayang. Perpisahan juga enggak sesederhana bilang putus dan selamat tinggal. Karena diantara keduanya, selalu ada perbedaan rasa dan perubahan yang terjadi dalam hidup. Sebab menurut Marina Pearson dan Debra Smouse, konsultan pernikahan, tubuh dan pikiran manusia saling terhubung. Itu sebabnya saat kamu merasa senang, sedih, dan marah, tubuh akan terpengaruh. Termasuk saat kamu putus cinta.

Biasanya, seseorang yang patah hati perlu waktu untuk beradaptasi. Mungkin karena itu, mereka cenderung sulit untuk move on dan mengalami banyak perubahan. Mulai dari sulit tidur, gagal fokus, mudah cemas, moody, hingga kehilangan nafsu makan. Namun, kenapa ya seseorang yang patah hati itu cenderung hilang nafsu makan? Bagaimana caranya mengembalikan nafsu makan setelah patah hati? Cari tahu jawabannya di sini, yuk. (Baca juga: Patah Hati? Usir dengan 5 Langkah Ini)

Kenapa Nafsu Makan Hilang saat Patah Hati?

Saat patah hati, sebenarnya ada banyak kemungkinan yang terjadi. Ada yang tetap bisa makan enak saat patah hati. Ada yang menghibur diri dengan makan makanan yang disukai, misalkan permen, cokelat, dan es krim. Hingga ada yang benar-benar kehilangan nafsu makan. Apapun itu, semuanya termasuk hal yang wajar, termasuk kehilangan nafsu makan saat patah hati. Sebab luka emosional, perasaan sedih, marah, dan kecewa dapat memengaruhi tubuh. Saat perasaan terluka, maka secara tidak langsung hati ikut terluka.

Perasaan sedih yang mendalam ternyata bisa memicu pelepasan hormon adrenalin dan hormon kortisol. Banyaknya kadar hormon kortisol dalam tubuh ini ternyata bisa memicu kenaikan gula darah, berkurangnya kalsium dalam tulang, tekanan darah tinggi, hilangnya masa otot, meningkatnya jumlah lemak, menurunnya fungsi kognitif, hingga stres dan depresi. Bahkan, tidak jarang stres yang dialami akibat patah hati menimbulkan perasaan tidak nyaman dan nyeri fisik, seperti sakit perut dan dada sesak. Keluhan-keluhan inilah yang pada akhirnya memengaruhi daya tahan tubuh dan menurunkan nafsu makan seseorang.

Bagaimana Cara Mengembalikan Nafsu Makan saat Patah Hati?

Meski enggak mudah, bukan berarti hilangnya nafsu makan tak bisa diatasi. Untuk mengembalikan nafsu makan, kamu perlu mengelola stres yang dihadapi terlebih dahulu. Misalkan dengan pergi bersama sahabat, mendengarkan musik, menonton film, belanja, nyalon, dan aktivitas lain. Lakukan apapun yang memang kamu sukai untuk melampiaskan emosi negatif dan mengalihkan pikiran negatif. Karena secara tidak langsung, hal ini bisa membuat perasaanmu lebih tenang. Jangan lupa juga untuk yakinkan diri bahwa setiap “badai” yang datang pasti akan berlalu. Jangan terlalu lama larut dengan hal negatif. Sebab, kamu masih punya banyak hal yang bisa disyukuri. Baru setelah stres berkurang, kamu bisa mulai untuk meningkatkan nafsu makan secara perlahan dengan mengonsumsi makanan yang kamu sukai.

Pada akhirnya, salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mengatasi patah hati adalah dengan merawat diri sendiri, baik emosional dan fisik. Jadi, meski kamu sedang patah hati, bukan berarti kamu mengabaikan kondisi kesehatanmu, ya. Kalau kamu punya keluhan kesehatan, jangan ragu untuk bicara dengan dokter. Kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja melalui Chat, Voice Call, atau Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play. (Baca juga: 8 Tips Move On dari Mantan Kekasih)