Ibu, Ketahui Gejala Infeksi Telinga pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ibu, Ketahui Gejala Infeksi Telinga pada Bayi

Halodoc, Jakarta – Bayi dan balita tidak memiliki kemampuan bahasa untuk berkomunikasi secara verbal dengan orang tua bahwa telinganya sedang sakit. Hal itu sangat membantu bagi ibu untuk mengetahui dan mengawasi tanda-tanda infeksi telinga yang umum.

Menarik telinga adalah salah satu tanda bayi mengalami infeksi telinga. Infeksi ini menyebabkan sakit telinga dan ketidaknyamanan, dan dalam upaya untuk meringankan rasa sakit, bayi akan menarik-narik telinganya. Ingin tahu tanda-tanda lainnya, baca selanjutnya di sini!

Membaca Gejala Infeksi Telinga pada Bayi

Ketika seorang anak dengan infeksi telinga berbaring itu dapat menyebabkan pergeseran tekanan di telinga tengah. Perubahan tekanan itu menyakitkan dan tidak nyaman yang membuat tidur atau hanya berbaring lebih sulit bagi anak-anak. Karenanya, kesulitan berbaring menjadi tanda bayi mengalami infeksi telinga.

Tanda pasti infeksi telinga lainnya adalah cairan atau nanah yang keluar dari telinga anak. Meskipun tidak semua bayi mengalaminya, tetapi cairan tebal dan kuning atau berdarah ini adalah hasil dari gendang telinga yang pecah. 

Baca juga: Inilah  5 Fakta Tentang Infeksi Telinga Tengah

Jangan khawatir tentang gendang telinga yang pecah itu akan sembuh sendiri dalam beberapa minggu. Karena rasa sakit dan tekanan yang disebabkan oleh infeksi telinga, seorang bayi mungkin menangis, rewel atau lebih mudah marah daripada biasanya. Meskipun lebih banyak menangis bisa menjadi tanda dari sejumlah masalah, waspadai gejala tambahan yang bisa menandakan infeksi telinga.

Cairan menumpuk di telinga tengah ketika seorang anak memiliki infeksi telinga dapat menyebabkan gangguan pendengaran sementara. Untuk bayi dan balita yang tidak dapat berbicara, mereka mungkin tidak responsif terhadap suara. 

Demam adalah tanda nyata bahwa tubuh bekerja keras untuk melawan infeksi. Ketika seorang bayi memiliki suhu tinggi, penting untuk waspada terhadap gejala umum lainnya karena tubuh mereka mungkin berusaha melawan infeksi di telinga.

Pusat keseimbangan terletak di telinga bagian dalam. Tekanan dan penumpukan cairan dari infeksi di telinga dapat menyebabkan pusing, ketidakstabilan atau kecanggungan. Diare, muntah, dan nafsu makan berkurang juga menjadi gejala lainnya.

Soalnya virus yang menyebabkan infeksi telinga juga dapat memengaruhi saluran pencernaan, dan mengganggu perut. Anak-anak mungkin mengalami diare, muntah, atau nafsu makan berkurang saat mereka sakit. 

Baca juga: Adakah Hubungan Infeksi Telinga dan Kelumpuhan Wajah? 

Infeksi telinga juga membuat sulit untuk dikunyah dan ditelan karena perubahan tekanan. Jika orang tua melihat penurunan nafsu makan pada bayi, cari tanda-tanda tambahan yang mungkin mengindikasikan mereka memiliki infeksi telinga.

Kalau butuh informasi lebih jelas mengenai hal ini, bisa tanyakan langsung ke HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk ibu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor orang tua bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Sebagian besar infeksi telinga hilang tanpa menggunakan antibiotik. Gejala biasanya membaik setelah beberapa hari, dengan pemulihan penuh setelah satu atau dua minggu. Namun, hubungi dokter jika gejalanya tidak membaik setelah satu atau dua hari. 

Dokter akan memberi tahu orang tua mengenai langkah perawatan atau meresepkan antibiotik untuk membantu menyembuhkan infeksi. Infeksi telinga dapat menyebabkan rasa sakit, tetapi ada langkah-langkah yang dapat ibu lakukan untuk membantu meringankan rasa sakit. 

Coba letakkan kompres hangat dan lembap di atas telinga anak selama sekitar 10 hingga 15 menit. Ini dapat membantu mengurangi rasa sakit. Tetap terhidrasi adalah salah satu cara lainnya. 

Berikan anak minum sesering mungkin. Menelan dapat membantu membuka tuba eustachius, sehingga cairan yang terperangkap dapat mengalir. Angkat tempat tidur sedikit di atas kepala untuk meningkatkan drainase sinus bayi. Jangan letakkan bantal di bawah kepala bayi. Sebaliknya, letakkan satu atau dua bantal di bawah kasur.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Home Remedies for Your Baby’s Ear Infection.
Blank Children’s Hospital. Diakses pada 2019. How to Spot the Signs of an Ear Infection in Baby.