• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu Perlu Tahu, Ini Cara Mengatasi Gastroenteritis pada Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu Perlu Tahu, Ini Cara Mengatasi Gastroenteritis pada Anak

Ibu Perlu Tahu, Ini Cara Mengatasi Gastroenteritis pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 27 Agustus 2021
Ibu Perlu Tahu, Ini Cara Mengatasi Gastroenteritis pada Anak

“Saat anak mengalami muntah dan diare beberapa kali dalam satu jam, mungkin saja ia terserang gastroenteritis. Gangguan yang disebut muntaber ini perlu dilakukan penanganan cepat untuk mencegah dampak buruk atau bahkan komplikasi.”

Halodoc, Jakarta – Jika anak ibu mengalami muntah bersamaan dengan diare dalam beberapa hari, ada baiknya untuk berhati-hati karena gangguan ini bisa disebabkan oleh gastroenteritis.

Penyakit yang kerap disebut juga dengan muntaber ini memang rentan terjadi pada anak. Lalu, saat anak ibu mengalami penyakit ini, apa yang menjadi cara paling efektif untuk mengatasinya? Nah, ketahui jawabannya di sini!

Baca juga: Gejalanya Mirip, Ini Bedanya Gastroenteritis dan Diare

Metode Efektif untuk Mengatasi Gastroenteritis pada Anak

Gastroenteritis adalah infeksi atau peradangan yang terjadi pada lambung dan usus sehingga menyebabkan diare dan muntah, bahkan terkadang disertai gangguan pencernaan lainnya. Muntah yang terjadi dapat hilang dengan cepat, tetapi diare mungkin saja berlangsung bahkan hingga 10 hari. Maka dari itu, anak yang mengidapnya rentan mengalami dehidrasi dan berbahaya untuk bayi.

Penyebab paling umum yang dapat menyebabkan anak mengalami gastroenteritis adalah virus, bakteri (keracunan makanan), serta parasit yang menempel di usus. Pada anak-anak, ada beberapa faktor risiko untuk tertular muntaber, seperti tertular dari anak lain dan tertelan atau mengonsumsi makanan yang sudah menempel bakteri penyebabnya, atau disebut keracunan makanan.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan untuk mengatasi gastroenteritis pada anak?

Jika Si Kecil mengidap flu perut, pastikan agar ia lebih banyak mengonsumsi air putih dan ASI pada bayi yang masih menyusui. Bayi dengan usia di bawah 6 bulan rentan untuk mengalami dampak yang lebih buruk, sehingga perlu adanya cairan ekstra untuk menggantikan cairan yang hilang akibat diare dan muntah.

Baca juga: Dikenal Sebagai Muntaber, Apa Itu Gastroenteritis?

Pada ibu yang menyusui, pastikan untuk terus memberikan ASI pada Si Kecil agar kebutuhan cairannya tetap terjaga. Apabila anak terbiasa diberikan susu botol, pastikan memberikan cairan bening selama 12 jam pertama. Kemudian, berikan susu formula normal dalam jumlah yang lebih sedikit tetapi lebih sering. Cobalah tawarkan minum setiap kali Si Kecil muntah.

Lantas, apakah anak membutuhkan obat? Ibu tidak boleh memberikan obat untuk menghentikan diare pada anak yang usianya di bawah 12 tahun. Obat diare yang dikonsumsi oleh anak saat muntaber tidak aman karena memiliki kemungkinan untuk menyebabkan komplikasi serius. Namun, ibu bisa memberikan parasetamol atau ibuprofen untuk meredakan demam atau sakit kepala.

Dokter biasanya meresepkan racecadotril sebagai obat flu perut untuk anak-anak di atas usia 3 bulan. Obat ini berfungsi membantu tubuh mengurangi jumlah cairan yang hilang dalam kotoran pada anak-anak yang masih mengalami diare dengan terapi penggantian cairan. Jika gejalanya parah, ada baiknya untuk segera mendapatkan perawatan di rumah sakit untuk mencegah komplikasi.

Baca juga: Cara Membedakan Gejala Gastroenteritis dan Keracunan Makanan

Nah, itulah cara yang dapat ibu lakukan saat Si Kecil mengalami muntaber atau gastroenteritis. Ibu perlu memastikan kebutuhan cairan anak terus tercukupi karena diare dan muntah terus membuat cairan yang ada di tubuh ke luar. Dehidrasi parah yang terus dibiarkan bisa membuat banyak fungsi tubuh bermasalah dan akhirnya menimbulkan komplikasi berbahaya.

Lalu, apabila ibu ingin meminta saran dari ahli medis, dokter dari Halodoc siap memberikan jawaban sesuai dengan pengalaman. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, kamu bisa berinteraksi dengan ahli medis dengan pengalaman puluhan tahun, sehingga tidak perlu diragukan pengetahuannya. Unduh aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Patient. Diakses pada 2021. Gastroenteritis in Children.
Better Health Channel. Diakses pada 2021. Gastroenteritis in children.