Ingat, 4 Makanan Ini Wajib Dihindari Pengidap Vertigo

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ingat, 4 Makanan Ini Wajib Dihindari Pengidap Vertigo

Halodoc, Jakarta – Vertigo adalah kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala yang tidak tertahankan, serta merasa seperti berputar. Serangan vertigo yang parah bahkan bisa menyebabkan pengidapnya terjatuh karena keseimbangan tubuh yang terganggu. Rasa pusing yang muncul karena vertigo bisa berlangsung selama beberapa menit, bahkan beberapa jam. 

Baca juga:  Cara Mengobati & Mengenali Penyebab Vertigo

Sebelumnya perlu diketahui, ada beberapa jenis penyakit yang bisa menjadi pemicu vertigo, mulai dari diabetes, migraine, stroke, penyakit Parkinson, hingga tumor otak. Risiko vertigo juga meningkat pada perokok aktif dan orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol. 

Selain sensasi berputar, serangan vertigo juga sering ditandai dengan gejala, seperti mual dan muntah, nistagmus atau pergerakan bola mata yang tidak normal, berkeringat, hingga hilangnya pendengaran. Penanganan segera sangat dibutuhkan saat vertigo menyerang. 

Menerapkan pola hidup sehat menjadi salah satu cara terbaik untuk mencegah serangan vertigo, salah satunya dengan menjaga pola makan. Sebenarnya, tidak ada makanan tertentu yang menjadi pantangan bagi pengidap vertigo. Namun, menghindari beberapa jenis makanan nyatanya bisa membantu menurunkan risiko vertigo kambuh. Lantas, apa saja jenis makanan yang sebaiknya dihindari pengidap vertigo? 

1. Mengandung Kafein

Pengidap vertigo disarankan untuk membatasi bahkan menghindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein. Pasalnya, kafein pada makanan merupakan salah satu stimulan yang bisa memicu denging di telinga dan memperparah gejala vertigo. Kafein juga memiliki sifat diuretik, sehingga merangsang tubuh untuk terus mengeluarkan cairan, kalau itu yang terjadi risiko dehidrasi akan meningkat dan gejala vertigo akan semakin parah. 

2. Tinggi Gula

Meski tidak secara spesifik dilarang, tapi pengidap vertigo sebaiknya membatasi konsumsi makanan dan minuman yang memiliki kandungan gula terlalu tinggi. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi jenis makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks, seperti gandum utuh.

3. Minuman Beralkohol 

Selain rasa pusing, vertigo juga sering memicu gejala berupa dengungan dan rasa tidak nyaman pada telinga. Saat vertigo menyerang, sebaiknya batasi atau hindari konsumsi minuman beralkohol karena dapat memengaruhi komposisi cairan pada telinga bagian dalam. 

4. Jangan Merokok

Berhenti merokok menjadi pilihan terbaik bagi orang yang memiliki riwayat vertigo. Sebab, kandungan nikotin dalam rokok bisa mempersempit pembuluh darah dan memperparah gejala vertigo. 

Namun perlu diingat, jenis makanan yang sebaiknya dihindari bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya. Apalagi jika orang tersebut memiliki riwayat penyakit tertentu selain vertigo. 

Baca juga: Terapi Vertigo Ini Bisa Kamu Lakukan di Rumah!

Saat vertigo menyerang, pastikan untuk banyak mengonsumsi air putih dan hindari konsumsi makanan atau minuman yang dapat memicu vertigo. Lakukan pertolongan pertama untuk mengatasi vertigo, misalnya berbaring atau duduk di tempat yang stabil untuk menghindari terjatuh. Jika pertolongan pertama di rumah masih belum membuat pusing vertigo mereda, segera bawa orang yang mengalami serangan ke rumah sakit. Sebab, kondisi ini bisa memburuk dan membahayakan jika tidak ditangani segera. 

Segera bawa pengidap vertigo ke rumah sakit jika terdapat tanda atau gejala berupa anggota tubuh terasa lemah, gangguan penglihatan atau penglihatan terasa berbayang, kesulitan berbicara, pergerakan mata yang tidak normal, penurunan kesadaran, serta respon tubuh yang melambat. Pengidap vertigo yang kesulitan berjalan dan mengalami demam juga harus segera mendapat perawatan medis. 

Baca juga: Penyebab Vertigo yang Perlu Diketahui

Jika ragu, kamu bisa minta saran dokter dalam melakukan pertolongan pertama saat vertigo menyerang. Hubungi dokter di aplikasi Halodoc melalui Video/Voice Call dan Chat. Kamu bisa menyampaikan keluhan dan meminta saran dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!