• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 10 Gejala Kanker Mata yang Perlu Diketahui

Ini 10 Gejala Kanker Mata yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Meski kanker mata tak ‘sepopuler’ kanker payudara, serviks, atau paru-paru, tapi kanker mata sebenarnya tak kalah menakutkannya, lho. Kanker mata bisa menyebabkan hilang penglihatan, glaukoma, hingga menyebar ke bagian tubuh lainnya (metastasis).


Kanker mata ini bisa menyerang tiga bagian utama pada mata. Mulai dari bola mata, orbita (jaringan yang mengelilingi bola mata), sampai aksesori mata seperti alis, kelenjar mata, atau kelopak mata.


Lantas, seperti apa sih gejala kanker mata yang bisa dialami oleh pengidapnya? 


Baca juga: Benarkah Paparan Sinar Ultraviolet Matahari Picu Kanker Mata?



Penglihat Kabur sampai Pendarahan


Seseorang yang mengidap kanker mata, umumnya akan mengalami berbagai keluhan. Namun, keluhan yang muncul ini bergantung dari jenis kanker mata yang diidap oleh dirinya.

Nah, berikut gejala-gejala kanker mata yang umumnya dialami oleh pengidapnya menurut National Institutes of Health dan American Cancer Society:


  1. Masalah pada penglihatan, seperti penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan secara mendadak.
  2. Melihat benda-benda yang berterbangan (floaters) atau bintik-bintik.
  3. Kehilangan sebagian atau seluruh penglihatan.
  4. Bintik gelap yang tumbuh di bagian iris mata.
  5. Perubahan ukuran atau bentuk pupil.
  6. Perubahan warna pada iris mata
  7. Mata terlihat menonjol.
  8. Cacat kecil pada iris atau konjungtiva.
  9. Konjungtivitis atau mata merah.
  10. Adanya darah yang mengendap atau pendarahan pada mata (bagian depan atau bagian mata yang terlihat). 


Sebaiknya segeralah temui dokter bila mengalami gejala-gejala di atas untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc.



Gegara Mutasi Genetik dan Faktor Lainnya


Kira-kira apa sih yang menyebabkan kanker mata? Sayangnya, hingga kini penyebab kanker mata yang baru diketahui adalah mutasi gen pada jaringan mata. Mutasi ini terutama terjadi pada gen yang mengatur pertumbuhan sel.


Baca juga: 3 Cara Mencegah Kanker Mata yang Perlu Diketahui 


Dalam kondisi normal, sel akan membelah diri secara teratur untuk mengganti sel yang telah rusak. Gen-gen inilah yang berfungsi agar sel tak membelah diri secara liar dan tak terkontrol. Namun, perubahan atau kelainan DNA pada gen ini menyebabkan gen pengatur pembelahan sel tak berfungsi.

Alhasil, sel-sel mata akan membelah diri tanpa terkendali. Selain itu, ada pula beberapa kondisi yang terkait dengan kanker mata, yaitu:


  • Warna mata yang lebih terang, seperti hijau, biru, atau abu. Pasalnya, mata yang lebih terang memiliki lebih sedikit pigmen untuk melindungi dari sinar UV berbahaya.
  • Kulit putih lebih sensitif terhadap cahaya matahari dan dapat menyebabkan jenis kanker lainnya yang dapat menyebar ke mata.
  • Tahi lalat yang bersifat kanker.
  • Paparan sinar matahari.
  • Kondisi turunan, akibat perubahan DNA yang dapat menyebabkan kanker mata.

Ingat, meski kanker mata lebih jarang terjadi dibandingkan kanker jenis lainnya, tetapi para ahli tetap merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan mata tahunan. Apalagi bagi mereka yang berisiko lebih tinggi mengalami kanker mata jenis melanoma. Misalnya, pada pengidap sindrom nevus dispatik. 


Baca juga: Anak-Anak Rentan Alami Kanker Mata


Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin, bahkan meski tidak memiliki keluhan pada mata. Sebab sering kali kanker mata seperti jenis melanoma ditemukan selama pemeriksaan rutin. 

Nah, bagi kamu yang mengalami keluhan pada mata, bisa kok memeriksakan diri ke rumah sakit pilihan. Sebelumnya, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu mengantre sesampainya di rumah sakit.



Referensi:
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Melanoma of the eye.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Eye melanoma 
American Cancer Society. Diakses pada 2020. Signs and Symptoms of Eye Cancer