• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 4 Khasiat Minuman Herbal Oolong Tea bagi Kesehatan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 4 Khasiat Minuman Herbal Oolong Tea bagi Kesehatan

Ini 4 Khasiat Minuman Herbal Oolong Tea bagi Kesehatan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 05 September 2022

“Nutrisi dalam teh oolong memiliki efek antioksidan dan antimutagenik yang lebih kuat dibandingkan jenis teh hijau dan hitam. Manfaat teh oolong yang paling dikenal yaitu dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi stres.”

Ini 4 Khasiat Minuman Herbal Oolong Tea bagi KesehatanIni 4 Khasiat Minuman Herbal Oolong Tea bagi Kesehatan

Halodoc, Jakarta – Oolong tea adalah teh tradisional Cina. Teh tersebut terbuat dari daun tanaman Camellia sinensi, tanaman yang sama yang digunakan untuk membuat teh hijau dan teh hitam. Perbedaannya terletak pada cara teh diproses. Teh oolong diolah melalui proses fermentasi. 

Teh oolong hanya mewakili sekitar dua persen dari teh yang diproduksi dan dikonsumsi di seluruh dunia, tapi kaya akan manfaat kesehatan. Teh oolong merupakan gabungan kualitas teh hitam dan hijau, sehingga memberikan beberapa manfaat kesehatan. Manfaat teh oolong yang paling dikenal yaitu dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi stres.

Manfaat Minum Oolong Tea untuk Kesehatan

Minuman sehat ini mengandung berbagai antioksidan, termasuk yang banyak ditemukan pada teh hijau dan hitam. Antioksidan merupakan nutrisi yang melindungi sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh penuaan, gaya hidup, dan lingkungan. Seiring waktu, kerusakan tersebut berkontribusi pada munculnya penyakit kronis.

Sebenarnya semua teh mengandung banyak antioksidan yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa nutrisi dalam teh oolong memiliki efek antioksidan dan antimutagenik yang lebih kuat, dibandingkan jenis teh hijau dan hitam.

Antioksidan teh oolong dan nutrisi lainnya menawarkan sejumlah manfaat kesehatan seperti:

  1. Menurunkan Risiko Diabetes

Penelitian menunjukkan bahwa polifenol dalam teh oolong dapat menurunkan kadar gula darah. Kandungan tersebut juga mengurangi resistensi insulin, suatu kondisi di mana tubuh tidak menggunakan gula dalam darah dengan benar. Gula darah tinggi dan resistensi insulin merupakan faktor risiko diabetes dan kondisi kesehatan lainnya, seperti obesitas.

  1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Polifenol dalam teh oolong dapat mengaktifkan enzim yang mencegah trigliserida, sejenis lemak dalam darah. Trigliserida ini berkontribusi pada penebalan dinding arteri, meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan penyakit jantung lainnya. Penelitian juga menunjukkan bahwa teh oolong dapat menurunkan kolesterol, yang merupakan risiko penyakit jantung lainnya.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh oolong dapat menurunkan lemak tubuh dan meningkatkan metabolisme, mengurangi risiko obesitas, dan membantu penurunan berat badan. Studi juga menunjukkan bahwa teh oolong dapat merangsang pembakaran lemak, dan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh hingga 3,4 persen.

  1. Memberikan Dukungan Kognitif

Teh oolong mengandung banyak asam amino yang disebut L-theanine, yang menurut penelitian memiliki efek pada kognitif. Efek kognitif tersebut berupa peningkatan aktivitas otak, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi stres serta kecemasan.

Selain itu, antioksidan pada teh oolong memiliki sifat pelindung otak yang dapat mencegah penyakit neurodegeneratif. Hal itu adalah kondisi di mana bagian dari sistem saraf berhenti bekerja. Hingga saat ini para ilmuwan masih mempelajari potensi manfaat teh oolong lainnya. Misalnya, mencegah penyakit yang berhubungan dengan penurunan kognitif, Alzheimer, dan demensia.

Untuk merasakan manfaat teh oolong secara maksimal, sebaiknya perhatikan juga cara mengonsumsinya. Teh oolong instan dalam kemasan botol biasanya mengandung sedikit polifenol dan mungkin terlalu banyak tambahan gula. 

Jika membeli teh dalam kemasan, sebaiknya pilihlah yang tanpa pemanis tambahan. Bila perlu, pilihlah teh oolong yang bisa diseduh di rumah, kamu bisa menambahkan madu sebagai pemanis tambahan.

Teh oolong harus direndam selama mungkin untuk meningkatkan flavonoid, dan kamu dapat mengonsumsi 2 sampai 3 cangkir per hari. Namun, karena teh oolong mengandung kafein, meminumnya terlalu banyak dapat menimbulkan efek samping. Seperti sakit kepala, meningkatkan detak jantung, dan insomnia.

Itulah yang perlu diketahui tentang manfaat teh oolong. Jika kamu ingin tahu lebih jauh mengenai manfaat teh ini, atau memiliki keluhan kesehatan, tanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. Health Benefits of Oolong Tea
Healthline. Diakses pada 2022. What is Oolong Tea and What Benefits Does It Have?
Medical News Today. Diakses pada 2022. What are the health benefits of oolong tea?