• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Cara Mudah Mengatasi Bau Mulut saat Puasa
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Cara Mudah Mengatasi Bau Mulut saat Puasa

Ini 5 Cara Mudah Mengatasi Bau Mulut saat Puasa

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 28 Maret 2022

“Bau mulut saat puasa kerap disebabkan karena berkurangnya volume air liur. Kondisi ini bisa diatasi dengan minum cukup air mineral, menghindari makanan dan minuman yang menyebabkan bau mulut, hingga menjaga kebersihan mulut.”

Ini 5 Cara Mudah Mengatasi Bau Mulut saat Puasa

Halodoc, Jakarta – Kamu tentu terganggu dengan bau mulut yang kerap terjadi saat puasa. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya volume air liur (saliva) di dalam mulut. Ketika berpuasa kondisi rongga mulut menjadi kering karena tidak ada makanan yang dikunyah dan minuman yang masuk ke dalam mulut. 

Nah, kondisi tersebut menyebabkan air liur yang juga berfungsi sebagai antiseptik alami, lebih sedikit diproduksi. Padahal air liur berguna menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Dari segi kesehatan, puasa memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan detoksifikasi secara alami dari dalam. Organ-organ tubuh pun beristirahat lebih banyak karena lebih dari 13 jam tidak mengolah makanan maupun minuman. 

Namun, saat tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dan makanan, maka mulut pun menjadi kering dan menimbulkan bau mulut. Tidak heran jika bau mulut jadi salah satu masalah kesehatan mulut dan gigi saat puasa.

Cara Mengatasi Bau Mulut saat Puasa

Jangan sampai masalah bau mulut menurunkan tingkat kepercayaan diri selama bulan puasa. Ada baiknya juga kamu mulai selektif dalam mengonsumsi makanan saat sahur dan berbuka. Hal tersebut untuk menjaga napas tetap segar selama berpuasa. 

Pastikan juga untuk selalu menjalankan kebersihan mulut dengan tepat. Berikut cara mudah untuk mengatasi bau mulut saat puasa:

1.  Minum Air Mineral

Pastikan kamu minum air mineral atau air putih cukup dalam seharinya yaitu 1,5-2,5 liter atau 8 gelas setiap hari. Kamu bisa membagi waktunya sebanyak tiga kali selama berpuasa, pada saat buka puasa 3 gelas, sebelum tidur 2 gelas, dan juga saat sahur 3 gelas. 

Dengan cara tersebut, kamu tetap bisa menjaga kondisi mulut supaya tidak kering, yang bisa menyebabkan kuman penyebab bau mulut mudah untuk berkembangbiak. Selain itu, air mineral juga membantu membersihkan sisa – sisa makanan berbuka dan sahur yang menempel pada sela-sela gigi.

2.  Konsumsi Buah dan Sayur

Semua jenis buah dan sayur bisa membantu mengusir bau napas tak sedap atau bau mulut saat puasa. Buah dan sayur dapat meningkatkan produksi air liur untuk menjaga mulut tetap lembab, juga membersihkan area mulut dari kuman penyebab bau mulut dan plak.

3.  Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut

Penyebab utama bau mulut adalah kebiasaan membersihkan gigi dan mulut yang masih belum tepat. Selain rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari, kamu juga perlu menyikat lidah dan melakukan flossing agar kuman penyebab bau mulut dan plak tidak berkembang biak di dalam mulut. 

Menyikat gigi dan lidah saja tidak cukup, kamu juga harus melengkapinya dengan berkumur menggunakan obat kumur terbaik. Tujuannya agar mampu menjangkau dan membersihkan area mulut hingga ke bagian sela – sela gigi tersempit.

4. Jangan Langsung Menggosok Gigi Setelah Makan

Sebelum menyikat gigi disarankan untuk menunggu selama 30 hingga 60 menit setelah makan. Pasalnya setelah makan kadar asam di dalam mulut naik dan gigi berada pada kondisi terlemahnya.

Langsung menyikat gigi setelah makan dapat menyebabkan kerusakan besar pada email gigi. Sebaiknya tunggu air liur menetralkan lingkungan mulut dan membantu pemulihan dari asam. Selama waktu menunggu sebelum menggosok gigi, kamu bisa mengunyah permen karet bebas gula. Hal tersebut juga dapat membantu menyegarkan mulut saat kembali ke tingkat pH normal. 

5. Hindari Makanan yang Menyebabkan Bau Mulut

Misalnya dengan menghindari bahan-bahan seperti bawang putih, bawang merah, dan cabai. Hindari juga makanan seperti petai, jengkol, dan gorengan. Bahan kimia yang terkandung di dalamnya dapat memasuki aliran darah, pindah ke paru-paru, kemudian dihembuskan melalui hidung atau mulut. Efeknya pun bisa bertahan lama.

Selain makanan menyengat, hindari juga minum minuman berkafein. Kafein dapat menyebabkan mulut menjadi kering dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Sebenarnya efeknya bisa dikurangi dengan minum air putih. Namun, sayangnya di hal tersebut tidak boleh dilakukan sebelum berbuka puasa.

Nah, itulah beberapa cara untuk mengatasi bau mulut saat puasa. Jika terjadi masalah kesehatan mulut dan gigi di bulan puasa, jangan ragu untuk tanya dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:

The National News. Diakses pada 2022. Ramadan 2021: how to avoid bad breath when fasting during the holy month
The Dental Studio. Diakses pada 2022. How do we keep our breath fresh while fasting?