• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Jenis Kanker Tulang yang Perlu Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Jenis Kanker Tulang yang Perlu Diketahui

Ini 6 Jenis Kanker Tulang yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 14 Desember 2021
Ini 6 Jenis Kanker Tulang yang Perlu Diketahui

Kanker tulang adalah jenis kanker tidak umum yang berkembang di tulang. Kanker ini bisa dikelompokan berdasarkan tempat kanker tersebut dimulai. Multiple myeloma, osteosarcoma, chondrosarcoma, dan sarcoma ewing adalah jenis kanker tulang yang umum. Sedangkan fibrosarcoma dan chordoma jarang terjadi.”

Halodoc, Jakarta - Kanker tulang adalah jenis kanker yang bisa menyerang tulang mana pun di tubuh. Namun, jenis kanker ini paling sering terjadi pada tulang di area panggul atau tulang panjang di lengan dan kaki. 

Kanker tulang jarang terjadi, kasusnya hanya kurang dari 1 persen dari semua jenis kanker. Faktanya, tumor tulang non-kanker jauh lebih umum daripada kanker. Istilah "kanker tulang" sendiri tidak merujuk pada kanker yang dimulai di tempat lain di tubuh dan menyebar (bermetastasis) ke tulang. Sebaliknya, kanker tersebut dinamai dari mana asalnya, seperti kanker payudara yang telah menyebar ke tulang. Beberapa jenis kanker yang menyerang tulang terjadi terutama pada anak-anak, sementara itu yang lain kebanyakan menyerang orang dewasa. 

Jenis Kanker yang Menyerang Tulang

Kanker tulang dibagi menjadi beberapa jenis terpisah berdasarkan jenis sel tempat kanker dimulai. Jenis kanker tulang, antara lain: 

1.Multiple Myeloma

Multiple myeloma adalah jenis kanker tulang yang paling umum. Ini terjadi ketika sel kanker tumbuh di sumsum tulang dan menyebabkan tumor di berbagai tulang. Kanker ini biasanya menyerang orang dewasa yang lebih tua. Di antara kanker tulang, jenis kanker ini memiliki peluang kesembuhan paling tinggi, dan banyak orang yang mengidapnya tidak memerlukan pengobatan.

2.Osteosarcoma

Osteosarcoma adalah bentuk paling umum dari kanker tulang. Dalam tumor ini, sel kanker menghasilkan tulang. Jenis kanker tulang ini paling sering terjadi pada anak-anak dan awal masa dewasa, pada tulang kaki atau lengan. Dalam keadaan yang jarang, osteosarkoma dapat muncul di luar tulang (osteosarcoma extraskeletal).

3.Chondrosarcoma

Chondrosarcoma adalah bentuk paling umum kedua dari kanker tulang. Dalam tumor ini, sel kanker menghasilkan tulang rawan. Chondrosarcoma biasanya terjadi di panggul, tungkai atau lengan pada orang dewasa paruh baya dan lebih tua.

4.Sarkoma Ewing

Tumor sarkoma Ewing paling sering muncul di panggul, tungkai atau lengan anak-anak dan awal masa dewasa.

5.Fibrosarcoma Tulang

Fibrosarcoma adalah jenis kanker lain yang lebih sering berkembang di jaringan lunak daripada di tulang. Jenis kanker ini biasanya terjadi pada orang paruh baya. Tulang di kaki, lengan, dan rahang adalah area yang paling sering terkena.

6.Chordoma

Jenis kanker tulang yang tidak umum ini terjadi di tulang belakang, dan paling sering di bagian bawah tulang belakang (sacrum) atau pangkal tengkorak. Chordoma biasanya menyerang orang dewasa yang berusia di atas 30 tahun, dan dua kali lebih umum pada pria daripada wanita.

Faktor Risiko Kanker Tulang

Tidak jelas apa penyebab kanker tulang, tetapi dokter telah menemukan faktor-faktor tertentu yang berhubungan dengan peningkatan risiko, termasuk:

  • Sindrom Genetik yang Diturunkan. Sindrom genetik langka tertentu yang diturunkan dalam keluarga meningkatkan risiko kanker tulang, termasuk sindrom Li-Fraumeni dan retinoblastoma herediter.
  • Penyakit Tulang Paget. Paling sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua, penyakit tulang Paget dapat meningkatkan risiko kanker tulang berkembang di kemudian hari.
  • Terapi Radiasi untuk Kanker. Paparan radiasi dosis besar, seperti yang diberikan selama terapi radiasi untuk kanker bisa meningkatkan risiko kanker tulang di masa mendatang.

Pengobatan Kanker Tulang

Pilihan pengobatan untuk kanker tulang didasarkan pada jenis, stadium, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Beberapa langkah pengobatan yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Pembedahan

Tujuan pembedahan adalah untuk mengangkat seluruh tumor kanker. Dalam kebanyakan kasus, ini melibatkan teknik khusus untuk mengangkat tumor dalam satu bagian, bersama dengan sebagian kecil jaringan sehat yang mengelilinginya. Ahli bedah mengganti tulang yang hilang dengan beberapa tulang dari area lain di tubuh, dengan bahan dari bank tulang, atau dengan pengganti yang terbuat dari logam dan plastik keras. Amputasi juga bisa jadi pilihan, tetapi sangat jarang dilakukan. 

  • Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat anti kanker yang kuat, biasanya diberikan melalui pembuluh darah (intravena), untuk membunuh sel kanker. Namun, jenis pengobatan ini bekerja lebih baik untuk beberapa bentuk kanker tulang daripada yang lain. Misalnya, kemoterapi umumnya tidak terlalu efektif untuk kondrosarkoma, tetapi ini merupakan bagian penting dari pengobatan osteosarkoma dan sarkoma Ewing.

  • Terapi Radiasi

Terapi radiasi menggunakan pancaran energi bertenaga tinggi, seperti sinar-X, untuk membunuh sel kanker. Terapi radiasi sering digunakan sebelum operasi karena dapat mengecilkan tumor dan memudahkan pengangkatan, sehingga mengurangi kemungkinan diperlukannya amputasi.

Terapi radiasi juga dapat digunakan untuk kanker tulang yang tidak dapat dihilangkan dengan operasi. Setelah operasi, terapi radiasi dapat digunakan untuk membunuh sel kanker yang mungkin tertinggal. Untuk pengidap kanker tulang stadium lanjut, terapi radiasi dapat membantu mengontrol tanda dan gejala, seperti nyeri.

Itulah jenis-jenis kanker tulang yang perlu diwaspadai. Bila kamu mengalami nyeri tulang di bagian tubuh tertentu, coba bicarakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, dokter terpercaya dari Halodoc bisa memberikan diagnosis awal dan saran kesehatan yang tepat. Yuk, download aplikasinya sekarang juga di Apps Store dan Google Play. 

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Questions and Answers About Bone Cancer. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Bone Cancer. 
U.S. National Cancer Institute. Diakses pada 2021. Bone Cancer.
American Cancer Society. Diakses pada 2021. What Is Bone Cancer?

Diperbarui pada 14 Desember 2021