• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Pentingnya Rutin Membawa Balita ke Posyandu
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Pentingnya Rutin Membawa Balita ke Posyandu

Ini Alasan Pentingnya Rutin Membawa Balita ke Posyandu

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 05 Agustus 2022

“Membawa balita ke Posyandu secara rutin menjadi hal yang perlu dilakukan. Melalui Posyandu, ibu bisa memantau pertumbuhan dan perkembangan sang buah hati, termasuk pemenuhan gizinya.”

Ini Alasan Pentingnya Rutin Membawa Balita ke PosyanduIni Alasan Pentingnya Rutin Membawa Balita ke Posyandu

Halodoc, Jakarta – Setelah menginjak usia satu tahun, tidak sedikit ibu yang tak lagi rutin membawa Si Kecil ke Posyandu. Terlebih jika sang buah hati sudah mendapatkan vaksin lengkap. Padahal, Posyandu sebenarnya tidak melulu tentang pemberian vaksinasi pada anak. 

Kegiatan ini juga termasuk mengukur berat badan, lingkar kepala, dan tinggi badan. Tujuannya untuk membantu mendeteksi lebih dini apabila Si Kecil menunjukkan gejala masalah kesehatan tertentu, misalnya kurang gizi. Artinya, sampai usia anak lima tahun, kunjungan ke Posyandu masih harus rutin dilakukan. 

Mengapa Harus Rutin ke Posyandu? 

Tak hanya disebabkan karena vaksin yang sudah lengkap, keengganan ibu untuk membawa Si Kecil ke Posyandu adalah sudah masuk Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD. Ibu beranggapan bahwa anak telah memasuki masa prasekolah dan tidak lagi harus ke Posyandu. 

Padahal, terhitung sejak tahun 2015 lalu, pemerintah membentuk program yang bertajuk Posyandu Terintegrasi. Program ini menggabungkan Posyandu dengan PAUD dan Bina Keluarga Balita atau BKB. Lantas, apa yang menjadi alasan ibu harus tetap mengunjungi Posyandu secara rutin? Berikut beberapa di antaranya: 

  • Memantau tumbuh kembang balita pada usia emasnya (0 sampai 5 tahun) sekaligus memastikan bahwa asupan gizi anak sudah terpenuhi. 
  • Mengukur tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala untuk dimasukkan dalam kurva pertumbuhan, apakah sudah sesuai dengan usianya. 
  • Memberikan makanan bergizi tinggi yang sesuai dengan kebutuhan harian anak.
  • Melakukan vaksinasi (baik wajib maupun tambahan) pada anak, juga memastikan bahwa anak telah ikut serta dalam program dukungan pemerintah. Contohnya seperti pemberian vitamin A dan obat cacing sebanyak dua kali dalam satu tahun, atau mengikuti program imunisasi BIAN.
  • Bertanya langsung dengan petugas kesehatan atau kader kesehatan terkait tumbuh kembang anak atau gejala yang tidak biasa pada anak. Jadi, apabila terdeteksi adanya gangguan kesehatan, penanganan bisa segera dilakukan. 
  • Saling bertukar pendapat atau berdiskusi dengan ibu lain terkait tumbuh kembang sang buah hati. 

Tak hanya untuk anak, Posyandu juga membawa manfaat untuk ibu hamil dan menyusui. Ibu hamil dapat memeriksakan kondisi kehamilan, tekanan darah, hingga berat badan di Posyandu. Selain itu, ibu hamil juga bisa bertanya pada petugas tentang persiapan persalinan dan pemberian ASI pertama. 

Sementara bagi ibu menyusui, keberadaan Posyandu juga tak kalah pentingnya. Ibu bisa bertanya seputar menyusui pada konselor laktasi, cara menyusui yang tepat untuk mencegah puting terluka, mendapatkan suplemen zat besi, vitamin A, dan kalsium yang memang penting selama masa menyusui. 

Posyandu untuk Cegah Gizi Buruk Anak di Indonesia

Sebenarnya, Posyandu telah diremajakan atau direvitalisasi oleh pemerintah pada awal tahun 2000an. Tujuannya yaitu membantu menekan sekaligus mencegah terjadinya gizi buruk di Indonesia yang memang rentan menyerang anak-anak usia balita. 

Mengapa peremajaan? Sebab, Posyandu telah ada sejak 1984 silam. Namun, ada Posyandu di beberapa kawasan yang tidak digiatkan alias “mati suri”, sehingga perlu dihidupkan kembali dengan peremajaan tersebut.

Hal ini sudah sepantasnya mendapat sokongan dan masukan yang positif dari semua lapisan masyarakat. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah tetap rutin untuk datang ke Posyandu hingga usia sang buah hati menginjak lima tahun. 

Selain ke Posyandu, ibu juga bisa tanya jawab dengan dokter seputar tumbuh kembang anak, dan berbagai masalah yang kerap dialami Si Kecil melalui Halodoc. Ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc, gratis melalui Play Store dan App Store.

Referensi:
Promkes Kemenkes. Diakses pada 2022. Pentingnya Rutin Membawa Balita ke Posyandu untuk Menjaga Tumbuh Kembangnya.
Kemenkes. Diakses pada 2022. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Ayo, Ajak Anak ke Posyandu Rutin Setiap Bulan!
Kemenkes. Diakses pada 2022. Menkes: Posyandu Bantu Dekatkan Kesehatan pada Masyarakat.