• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Cara Bertahan Hidup dari Serangan Jantung

Ini Cara Bertahan Hidup dari Serangan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini Cara Bertahan Hidup dari Serangan Jantung

Halodoc, Jakarta - Serangan jantung adalah gangguan yang paling tidak diinginkan untuk terjadi oleh semua orang karena bisa mengancam nyawa saat mengalaminya. Selain itu, gangguan ini juga dapat terjadi kapan dan di mana saja. Hal yang fatal dapat terjadi saat pengidapnya sedang dalam keadaan sendiri, sehingga tidak dapat meminta bantuan. Lalu, bagaimana cara bertahan hidup dari serangan jantung saat terjadi? Berikut ulasannya!

Beberapa Cara untuk Bertahan Hidup saat Mengalami Serangan Jantung

Serangan jantung adalah suatu kejadian yang terjadi akibat adanya sumbatan di arteri koroner. Pembuluh darah utama ini berguna untuk mengantarkan darah yang kaya oksigen ke jantung. Saat seseorang kekurangan darah dan oksigen, maka kematian pada otot jantung dapat terjadi. Selain itu, gangguan ini juga dapat terjadi karena pecahnya plak aterosklerotik yang menimbulkan bekuan darah sehingga arteri tersumbat.

Baca juga: Benarkah Penyakit Jantung Koroner Tidak Dapat Disembuhkan?

Saat gangguan ini terjadi, seseorang yang mengalaminya harus benar-benar cepat mendapatkan bantuan medis. Hal ini harus segera dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan seseorang mengalami dampak yang berbahaya. Jika serangan yang terjadi telah menimbulkan kematian otot pada jantung, bagian tersebut tidak dapat tumbuh kembali atau bahkan diperbaiki.

Jam-Jam Pertama saat Mengidap Serangan Jantung Sangat Penting

Setiap orang yang mengalami serangan jantung, mendapatkan perhatian medis cepat sangat penting untuk dilakukan. Konsekuensi yang dapat terjadi sangat ditentukan oleh seberapa parah otot jantung yang mengalami kematian, baik terjadi hanya sebentar maupun lama. Dengan perawatan medis segera, arteri yang tersumbat biasanya dapat dibuka dengan cepat, sehingga sebagian besar kesehatan otot jantung terjaga.

Jika pengobatan diberikan dalam tiga atau empat jam setelahnya, kerusakan otot permanen yang major dapat dihindari. Namun, jika tindakan medis ditunda lebih dari lima hingga enam jam, jumlah otot jantung yang dapat diselamatkan dapat turun secara signifikan. Setelah sekitar 12 jam, kerusakan yang terjadi umumnya tidak dapat diperbaiki bahkan bisa mengancam nyawa.

Baca juga: 6 Cara Turunkan Risiko Sakit Jantung Saat Berlibur ke Luar Negeri

Jika kamu ingin memastikan apabila gangguan yang terjadi benar disebabkan oleh serangan jantung, dokter dari Halodoc dapat membantu untuk diagnosis cepat. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc, tindakan dini untuk mendapatkan bantuan medis segera bisa dilakukan. Maka dari itu, unduh aplikasinya sekarang juga!

Mengenali Tanda-Tanda dari Serangan Jantung

Untuk mendapatkan perawatan medis yang cepat dan tepat, setiap orang perlu untuk mengenali tanda-tanda dari serangan jantung dan mencari bantuan medis saat merasakan gejala yang berhubungan. Salah satu gejala yang umum untuk terjadi adalah nyeri dada dengan jenis lainnya seperti perasaan tidak nyaman pada dada. Beberapa gejala lainnya yang dapat dirasakan sebagai berikut:

  • Banyak berkeringat tanpa alasan.
  • Alami sesak napas.
  • Nyeri yang menjalar di rahang, leher, bahu, hingga lengan.
  • Merasakan gejala layaknya mulas.
  • Merasakan sesuatu yang berbahaya akan terjadi.

Semua orang yang memiliki faktor risiko dari penyakit arteri koroner harus waspada terhadap segala gejala yang disebutkan. Meski begitu, mungkin saja gejala yang timbul tidak pasti atau kurang jelas, sehingga tindakan yang perlu dilakukan tertunda karena tanda-tandanya tidak sesuai dengan dugaan.

Baca juga: Ini Bedanya Gagal Jantung dan Serangan Jantung

Nah, itulah pembahasan mengenai beberapa cara yang dapat dilakukan untuk bertahan hidup dari serangan jantung. Dengan mengetahui dini jika penanganan harus segera dilakukan dan paham tentang gejala yang timbul, maka tindakan pencegahan dini segera bisa dilaksanakan sehingga dampak buruk dapat dihindari. Semakin cepat tindakan dilakukan, semakin minim dampak buruk yang bisa dirasakan.

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2021. How to Survive a Heart Attack.
Everyday Health. Diakses pada 2021. How to Survive a Heart Attack.