06 March 2019

Ini Keuntungan Pemeriksaan Gigi dengan Panoramic

periksa gigi panoramic

Halodoc, Jakarta - Jika kamu pernah sakit gigi dan perlu dilakukan tindakan pada gigi, kamu mungkin heran dan bertanya-tanya, apa yang menjadi alasan dokter gigi meminta pemeriksaan gigi panoramic. Sebagian besar gangguan atau kelainan pada gigi memang memerlukan pemeriksaan radiografis terlebih dahulu. Hasil foto rontgen dapat memperlihatkan seluruh struktur tulang rahang dan gigi, termasuk bagian-bagian yang tidak terlihat melalui pemeriksaan langsung seperti gigi yang tidak bisa tumbuh.

Dengan adanya hasil pemeriksaan gigi panoramic, dokter dapat menegakkan diagnosisnya dan membuat rencana perawatan yang akurat bagi pengidap. Setelah perawatan pun, dokter dapat meminta kamu melakukan pemeriksaan radiografis kembali untuk menilai kemajuan dan hasil perawatan. Dokter gigi pun akan memeriksa pertumbuhan serta perkembangan kondisi gigi dan rahang selama perawatan.

Terdapat bermacam-macam teknik radiografi. Namun, salah satu teknik radiografi yang paling sering dilakukan adalah teknik pembuatan radiografi panoramic. Hasil foto pemeriksaan gigi panoramic dapat memberikan gambaran lengkap tentang rahang atas dan bawah sekaligus, serta berbagai struktur anatomis yang berdekatan.

Baca juga: Benarkah Panoramic Hanya Digunakan untuk Penambalan Gigi

Teknik ini biasanya digunakan untuk mengevaluasi gigi geligi yang tidak tumbuh atau impaksi, seperti banyak kasus gigi bungsu. Teknik ini juga mengetahui ada tidaknya anomali jumlah gigi, baik itu yang kurang ataupun berlebih. Selain pemeriksaan gigi panoramic, teknik lainnya yang sering digunakan adalah sefalometri lateral.

Manfaat Pemeriksaan dengan Panoramic

Pemeriksaan gigi panoramic adalah untuk mengetahui ada tidaknya kelainan tumbuh kembang gigi dan rahang, menilai hubungan gigi dengan rahang, serta menilai hubungan antara rahang atas, bawah, dan rahang.

Pemeriksaan gigi panoramic (rontgen gigi) tidak menyisakan radiasi pada tubuh pengidap. Selain itu, pemeriksaan gigi panoramic biasanya tidak memiliki efek samping. Sehingga, rontgen gigi ini aman untuk dilakukan pada anak kecil, karena film tidak perlu diletakkan di dalam mulut. Namun sebagai tindakan pencegahan, sebaiknya ibu hamil memberi tahu dokter terlebih dahulu tentang kondisinya.

Baca juga: Periksa Gigi Lengkap, Ini Kegunaan dari Tes Panoramic

Pemeriksaan gigi panoramic merupakan pemeriksaan non-invasif dan merupakan prosedur ekstraoral sederhana yang menggambarkan daerah rahang atas dan rahang bawah pada satu film. Pemeriksaan ini sangat disarankan bagi pengidap pediatri, cacat jasmani, ataupun yang mengalami gangguan refleks. Biasanya, prosedur pemeriksaan lain (radiografi periapikal) akan dilakukan sebagai pelengkap foto rontgen panoramic untuk menegakkan diagnosis.

Untuk melakukan pemeriksan ini, dokter tidak membutuhkan pemeriksaan khusus sebelumnya. Namun, kamu perlu menyampaikan pada dokter jika sedang menjalani kehamilan. Sebaiknya jangan gunakan perhiasan, kacamata, atau benda-benda logam yang mungkin mengganggu pengambilan gambar X-Ray.

Pemeriksaan panoramic ini juga memberikan informasi pada dokter mengenai adanya gangguan sinus maxillary, posisi gigi, dan kelainan tulang di daerah mulut. Pemeriksaan gigi panoramic digunakan untuk merancang terapi atau pengobatan pada pengidap gigi dan mulut. Di samping itu, melalui rontgen panoramic dapat diketahui kelainan pada periodontal, kista pada tulang rahang, tumor rahang atau kanker mulut, gigi yang terganggu karena gigi geraham belakang yang baru tumbuh (wisdom teeth), kelainan rahang, sinusitis, serta kelainan terkait daerah mulut lainnya.

Meskipun kamu sudah mengetahui manfaat atau keuntungan dari dilakukan pemeriksaan gigi panoramic, ada baiknya kamu mengkomunikasikan kondisi gangguan mulutmu pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.