Ini Komplikasi yang Dapat Terjadi karena Osteogenesis Imperfecta

Ini Komplikasi yang Dapat Terjadi karena Osteogenesis Imperfecta

Halodoc, Jakarta - Selain osteoporosis ada juga osteogenesis imperfecta yang bisa menimbulkan berbagai masalah pada kondisi tulang. Osteogenesis Imperfecta sendiri merupakan sebuah  sebuah penyakit genetik yang langka yang membuat tulang rapuh dan mudah patah.

Yang bikin resah, seseorang yang terlahir dengan osteogenesis Imperfecta (OI), akan membawa penyakit ini seumur hidupnya. Dengan kata lain, pengidapnya berisiko tinggi untuk mengalami patah tulang berulang kali.

Sampai saat ini belum ada angka pasti mengenai jumlah pengidap osteogenesis Imperfecta. Namun, kita-kira angka kejadian OI di dunia adalah 1:20.000 kelahiran hidup dan tak memandang jenis kelamin.

Baca juga: Patah Tulang, Ini Waktu yang Dibutuhkan untuk Kembali Normal

Sebenarnya, gejala osteogenesis Imperfecta tak hanya menyoal patah tulang saja. Sebab, pengidap penyakit ini juga bisa mengalami gejala, seperti kelemahan otot, gangguan pendengaran, kelelahan, kelemahan, tulang melengkung, skoliosis, sklera biru, dentinogenesis imperfecta (gigi keropos) dan perawakan pendek.

Tak cuma itu saja, andaikan tidak ditangani dengan tepat, penyakit ini bisa memicu berbagai komplikasi. Lalu, apa saja sih komplikasi dari osteogenesis Imperfecta?

Terbagi Empat Jenis

Sebelum menelisik komplikasi osteogenesis Imperfecta yang bisa terjadi, tak ada salahnya untuk mengetahui jenis-jenis dari penyakit ini. Masalah tulang yang satu ini terbagi menjadi empat tipe, dan ditandai dengan frekuensi keretakan dan keparah kondisi.

  • OI Tipe I. Jenis ini merupakan tipe osteogenesis imperfecta yang paling ringan dan paling banyak ditemukan. Dalam tipe I, tubuh menghasilkan kolagen yang berkualitas, tapi dalam jumlah yang rendah, sehingga tulang menjadi rapuh. Anak-anak dengan OI tipe I biasanya mengalami patah tulang akibat trauma ringan.

  • OI Tipe II. Tipe II merupakan tipe yang paling parah, bahkan mengancam jiwa. Tipe ini membuat tubuh tidak menghasilkan cukup kolagen atau menghasilkan kolagen yang berkualitas buruk. OI tipe II bisa menyebabkan kelainan bentuk tulang. Anak-anak yang terlahir dengan tipe II mungkin akan memiliki dada yang menyempit, tulang rusuk yang rusak, ataupun paru-paru yang tidak berkembang dengan sempurna.

  • OI Tipe III. Jenis osteogenesis imperfecta ini juga cukup parah dan menyebabkan tulang mudah patah. Dalam kasus OI tipe III, tubuh menghasilkan cukup kolagen, tapi kualitasnya buruk. OI tipe III bisa menyebabkan tulang bayi mulai patah, bahkan sebelum lahir. Anak dengan jenis OI ini juga akan mengalami kelainan bentuk tulang yang mungkin memburuk saat ia bertambah besar.

  • OI Tipe IV. Osteogenesis imperfecta tipe ini memiliki gejala yang bervariasi mulai dari ringan, hingga berat. Sama seperti OI tipe III, OI tipe IV juga disebabkan karena tubuh menghasilkan kolagen yang berkualitas buruk. Anak dengan jenis OI ini biasanya dilahirkan dengan kaki tertekuk, meskipun kondisi ini bisa membaik seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Osteogenesis Imperfecta, Penyakit yang Bikin Tulang Mr Glass Mudah Patah

Kenali Penyebab Osteogenesis Imperfecta

Seperti yang dijelaskan di awal, OI merupakan penyakit yang diwariskan alias genetik. Meski begitu, untuk beberapa kasus OI ini juga bisa terjadi akibat dari mutasi genetik yang baru.

Selain hal di atas, ada pula beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko osteogenesis Imperfecta, yaitu:

  • Bertubuh kurus atau kecil.

  • Wanita yang sedang dalam masa pasca menopause dan khususnya mengalami menopause dini

  • Mengalami menstruasi yang abnormal (amenorrhea)

  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka waktu lama, seperti obat untuk mengobati lupus, asma, kekurangan tiroid, dan kejang.

  • Menjalani diet yang rendah akan asupan kalsium dan vitamin D

  • Kurang melakukan aktivitas fisik.

  • Perokok.

  • Mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

Memicu Beberapa Komplikasi

Komplikasi ini bisa terjadi pada jenis-jenis OI yang ada. Nah, berikut beberapa komplikasi yang bisa terjadi pada pengidap osteogenesis Imperfecta.

  • Kehilangan pendengaran (umumnya terjadi pada tipe I dan tipe III)

  • Gagal jantung (umumnya osteogenesis Imperfecta tipe II).

  • Masalah pernapasan dan pneumonia karena kelainan bentuk dinding dada.

  • Masalah saraf tulang belakang atau batang otak.

  • Deformitas permanen (perubahan bentuk tubuh yang tadinya bentuk normal menjadi abnormal).

Memiliki masalah pada tulang atau  memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!