• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Perbedaan Pembalut Nifas dan yang Digunakan saat Haid
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Perbedaan Pembalut Nifas dan yang Digunakan saat Haid

Ini Perbedaan Pembalut Nifas dan yang Digunakan saat Haid

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 11 Agustus 2022

“Pembalut nifas cenderung lebih tebal dan lebih menyerap, menahan lebih banyak cairan daripada pembalut biasa. Pembalut nifas juga lebih panjang dan lebih lebar di bagian belakang, dengan sayap untuk kenyamanan.”

Ini Perbedaan Pembalut Nifas dan yang Digunakan saat HaidIni Perbedaan Pembalut Nifas dan yang Digunakan saat Haid

Halodoc, Jakarta –  Pembalut adalah produk kesehatan wanita yang digunakan saat menstruasi. Ibu yang baru melahirkan biasanya juga menggunakan pembalut, namun jenis pembalutnya berbeda dengan pembalut pada umumnya. Pembalut yang digunakan ibu sehabis melahirkan disebut pembalut nifas.

Pendarahan pascapersalinan seringkali jauh lebih berat daripada periode menstruasi biasa, terutama selama 10 hari pertama. Pembalut nifas membantu menyerap pendarahan yang lebih banyak tersebut. Informasi selengkapnya mengenai perbedaan pembalut nifas dan pembalut biasa yang digunakan saat haid bisa dibaca di sini!

Perbedaan Pembalut Nifas dan Pembalut Menstruasi

Setelah melahirkan baik secara alami ataupun melalui operasi caesar, ibu dapat mengalami pendarahan pascapersalinan hingga enam minggu. Pendarahan ini mirip darah menstruasi, namun lebih berat dan volume darahnya banyak. Itulah sebabnya mengapa pembalut biasa tidak cukup menampung darah nifas. 

Pembalut nifas cenderung lebih tebal dan lebih menyerap, menahan lebih banyak cairan daripada pembalut biasa. Pembalut nifas juga lebih panjang dan lebih lebar di bagian belakang, dengan sayap untuk kenyamanan. 

Bantalan pembalut jenis ini juga berbahan lembut, karena ibu pasti mengalami nyeri pada area perineum pascapersalinan, sehingga perlu bantalan yang sangat nyaman. Pendarahan sehabis melahirkan adalah normal. Pendarahan yang dikenal juga sebagai lochia ini mengandung lendir, jaringan, dan darah dari lapisan rahim.

Seperti yang sudah disinggung tadi, pendarahan kemungkinan akan sangat berat dan berwarna merah, dan seiring dengan berjalannya periode nifas, pendarahan akan berkurang dan mengalami perubahan warna menjadi coklat tua, merah muda, atau putih.  

Mirip periode menstruasi, tetapi jauh lebih berat dan bisa bertahan lebih lama. Pendarahan postpartum biasanya berhenti antara empat dan enam minggu setelah melahirkan. Selain pendarahan hebat, ibu akan melihat perubahan fisik lainnya. Jika ibu mulai menyusui, rahim akan berkontraksi, menyebabkan kram yang mirip dengan nyeri haid.

Kondisi pendarahan bisa dikatakan tidak normal dan membutuhkan bantuan medis, bila mengalami tanda-tanda ini, yaitu:

  • Demam.
  • Pendarahan yang menjadi lebih berat.
  • Sakit perut yang parah.
  • Keluar gumpalan besar dan sering. 
  • Keputihan dengan bau yang tidak biasa.
  • Muntah.
  • Peningkatan pembengkakan.
  • Payudara yang sakit, merah, atau panas saat disentuh

Tips Memilih Pembalut Nifas yang Nyaman dan Aman

Setelah melahirkan, perdarahan postpartum bisa menjadi berat dan tidak nyaman. Supaya ibu tetap aman, nyaman, dan merawat bayi juga lebih tenang, ibu membutuhkan pembalut nifas yang spesifik.

Berikut adalah beberapa hal yang ibu harus perhatikan saat memilih pembalut nifas, yaitu: 

1. Lembut

Bantalan pembalut haruslah lembut di kulit. Setelah melahirkan, ibu mungkin mengalami rasa sakit dan menjadi lebih sensitif. Jika ibu mengalami jahitan karena persalinan, bantalan yang lembut menjadi sangat penting supaya ibu tidak mengalami lecet pada kulit yang luka.

2. Kulit Bernapas

Pembalut sejatinya haruslah membuat kulit bernapas dan memungkinkan sirkulasi udara ke area vagina. Ini supaya area vagina tetap kering, mencegah infeksi, dan meningkatkan proses penyembuhan.

3. Fleksibel

Bantalan yang fleksibel akan membantu pergerakan ibu, sehingga bisa tetap bergerak nyaman. Pembalut haruslah fleksibel dan sesuai dengan tubuh ibu, guna menjaga keamanan dari kebocoran saat berbaring, duduk, berdiri, dan berjalan.

4. Mendukung Perubahan Tubuh

Tubuh mungkin mengalami perubahan signifikan setelah melahirkan. Sangat penting memilih pembalut yang mendukung perubahan tubuh ibu. Bantalan yang tidak bergeser saat ibu bergerak, termasuk saat tidur. 

Selain memilih pembalut nifas yang aman dan nyaman, ibu juga perlu memilih celana dalam yang juga menawarkan dukungan signifikan untuk menjaga pembalut nifas tetap pada posisinya. Pilihlah celana dalam yang lebar di area vagina dengan pinggang tinggi. 

Informasi selengkapnya mengenai transisi masa nifas dan kebutuhan yang perlu dipenuhi selama proses nifas, bisa ditanyakan langsung ke dokter lewat Halodoc. Belum punya aplikasinya? Tunggu apalagi, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. What Are Postpartum Pads?
What to Expect. Diakses pada 2022. Best Postpartum Pads.