17 May 2018

Ini Pergerakan Bayi di Dalam Kandungan

Ini Pergerakan Bayi di Dalam Kandungan

Halodoc, Jakarta – Pertama kali merasakan bayi bergerak di dalam perut tentunya menjadi momen yang paling istimewa sekaligus mengharukan buat ibu. Bayi yang bergerak-gerak juga menjadi pertanda bahwa tumbuh kembangnya  dalam kandungan sudah berjalan dengan baik. Ibu juga bisa merasa kedekatan yang spesial dengan sang buah hati bila ia memberi tendangan kecil sebagai respon saat ibu mengajaknya ngobrol.

Kapan Ibu Bisa Merasakan Gerakan Janin?

Setiap ibu merasakan momen janin bergerak untuk pertama kalinya di dalam perut pada waktu yang berbeda-beda, namun hal itu terjadi umumnya di usia kandungan sekitar 18-20 minggu.  Bila ini adalah kehamilan pertama untuk ibu, mungkin ibu perlu waktu yang sedikit lebih lama untuk menyadari bahwa gerakan lembut di dalam perut ibu ternyata adalah gerakan Si Kecil. Namun, bila ibu sudah pernah hamil sebelumnya, ibu akan lebih peka dengan pergerakan bayi yang biasanya terjadi di usia 16 minggu.

Bila ibu belum juga merasakan adanya tanda-tanda bayi bergerak hingga usia kandungan 24 minggu, segera temui dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan. Dokter kandungan dapat mendengarkan detak jantung, melakukan pemindaian USG atau pemeriksaan lainnya (Baca juga: Kapan Ibu Hamil Sebaiknya Melakukan USG?). Dengan pemindaian USG, dapat diketahui jenis gerakan apa saja yang dilakukan bayi di dalam kandungan serta kapan janin mulai bergerak, karena janin mungkin saja sudah mulai bergerak sebelum ibu menyadarinya.

Macam-macam Gerakan Bayi dalam Kandungan

Pergerakan bayi dalam kandungan akan berubah seiring dengan pertumbuhannya. Bayi kadang-kadang melakukan gerakan yang lembut tapi sesekali bisa juga menendang dengan kuat. Bila Si Kecil tidak aktif seperti biasanya, kemungkinan besar ia sedang malas bergerak. Nah, ibu sebaiknya terus menstimulasinya dengan sering mengajaknya ngobrol agar Si Kecil semangat bergerak. Biar ibu enggak penasaran, ini macam-macam gerakan yang bisa dilakukan janin dalam kandungan.

Gerakan di Minggu ke 16 sampai 20

Di usia kehamilan sekitar minggu ke-16 sampai minggu ke-20, atau lebih tepatnya pada bukan ke 4 hingga 5 kehamilan, ibu akan mulai merasakan gerakan awal janin seperti tendangan atau tonjokan. Fase ini biasa disebut dengan fase quickening.

Gerakan di Minggu ke 21 sampai 24

Aktivitas dan gerakan bayi akan semakin meningkat di bulan selanjutnya. Si Kecil jadi lebih sering menendang, bahkan melakukan gerakan jungkir balik yang bisa membuat ibu terkejut. Pada usia kandungan ini, volume air ketuban ibu masih cukup banyak, sehingga bayi bisa bergerak dengan leluasa dan bebas.

Gerakan di Minggu ke 25 sampai 28

Di trimester kedua, yaitu sekitar minggu ke 25 sampai 28, bayi bisa mengalami cegukan di dalam kandungan. Itulah sebabnya kadang-kadang ibu merasakan janin bergerak dengan irama tersentak. Selain itu, bayi juga sudah mulai bisa memberi respon terhadap beragam suara dari luar. Saat mendengar suara keras yang mengejutkan, bayi juga bisa tersentak karena kaget.  

Gerakan di Minggu ke 29 sampai 31

Pergerakan bayi dalam kandungan akan semakin kuat, teratur dan terkendali ketika usia kandungan ibu memasukki minggu ke-29. Ibu bahkan kadang-kadang bisa merasakan rahim berkontraksi akibat Si Kecil melakukan gerakan yang keras.    

Gerakan di Minggu ke 32 sampai 35

Inilah masa puncak aktivitas janin. Dalam minggu ke 32 sampai 35, bayi yang sudah semakin besar dan kuat akan lebih sering melakukan berbagai macam gerakan di dalam perut ibu.

Gerakan di Minggu ke 36 sampai 40

Pada usia ini, ukuran bayi sudah semakin besar, sehingga ia tidak bisa lagi membuat gerakan memutar di dalam perut ibu. Bila Si Kecil sedang asik mengisap jempol dan tiba-tiba lepas, maka ibu bisa merasakan gerakan cepat seperti menghentak. Itu tandanya bayi sedang memutar kepalanya untuk mencari jempolnya kembali. Tendangan kaki dan tonjokan tangan bayi di usia kandungan ini mungkin mulai terasa menyakitkan, khususnya di bagian tulang rusuk ibu.

Bila ibu ingin tahu lebih banyak tentang arti pergerakan bayi dalam kandungan, tanyakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.