• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Prosedur Tes Widal untuk Mendiagnosis Tifus

Ini Prosedur Tes Widal untuk Mendiagnosis Tifus

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Tifus atau tipes adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Salmonella typhi. Bakteri penyebab penyakit ini bisa menular dengan cepat. Biasanya, bakteri penyebab tifus menyebar melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi. Ada beberapa gejala yang bisa menjadi tanda penyakit ini. 

Diagnosis tifus dilakukan oleh dokter, salah satunya melalui tes widal. Apa itu? Tes widal adalah prosedur yang dilakukan untuk mendiagnosis penyakit tifus atau demam tifoid. Artikel ini akan membahas seputar tes widal dan bagaimana cara mendiagnosis penyakit tifus melalui pemeriksaan medis yang satu ini. 

Baca juga: 2 Alasan Bahaya Tifus Bisa Berakibat Fatal

Tes Widal untuk Mendiagnosis Penyakit Tifus 

Tifus adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi. Umumnya, bakteri ini ditemukan dalam makanan atau minuman yang tidak terjaga kebersihannya. Bakteri penyebab penyakit tifus juga bisa ditemukan dalam makanan yang tidak diolah dengan benar atau makanan yang kurang matang dimasak. 

Saat mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi, bakteri masuk ke dalam tubuh dan mulai mengganggu pertahanan tubuh. Setelah itu, tubuh akan memberi respons dengan memproduksi antibodi, terutama untuk melawan bakteri penyebab penyakit ini. Selama itu, akan muncul gejala-gejala penyakit. Nah, untuk memastikan apakah gejala yang muncul merupakan tanda tifus atau bukan, dibutuhkan pemeriksaan untuk mendiagnosisnya

Salah satu cara mendiagnosisnya adalah dengan melakukan tes widal. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi ada atau tidak antibodi bakteri Salmonella yang terbentuk. Tifus ditandai salah satunya dengan peningkatan jumlah antibodi. Dalam mendiagnosis tifus, hal pertama yang dilakukan dokter adalah bertanya seputar seputar riwayat penyakit yang ada, termasuk riwayat makanan yang dikonsumsi serta kebersihan lingkungan tinggal. 

Setelah itu, dilakukan pemeriksaan fisik dan gejala-gejala yang muncul. Jika semua kondisi yang muncul mengarah pada tifus, disarankan untuk melakukan pemeriksaan widal untuk memastikan diagnosis. Tes widal dilakukan dengan mengambil sampel darah dari orang yang diduga mengidap penyakit tifus. Nantinya, sampel darah akan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. 

Baca juga: Sering Jajan di Pinggir Jalan Bisa Kena Tipes?

Dalam tes widal, sampel darah yang sudah diambil akan diperiksa dengan bantuan antigen yang terbuat dari bakteri Salmonella yang sudah dimatikan dalam bentuk antigen O (badan bakteri) dan antigen H (ekor atau flagel bakteri). Darah yang akan dites kemudian diencerkan sebanyak puluhan hingga ratusan kali sambil dites dan dilihat responsnya terhadap antigen. Jika antibodi terhadap salmonella terbukti ada atau ditemukan, dokter akan mendiagnosis dengan tifus atau demam tifoid. 

Namun, cara pemeriksaan ini biasanya memiliki standar yang berbeda. Pada beberapa kasus, tes widal ulang mungkin perlu dilakukan untuk memastikan diagnosis. Jika seseorang positif mengalami tifus, biasanya antibodi Salmonella akan meningkat jika dibandingkan dengan tes widal pertama. 

Lantas, apakah tes widal cukup akurat untuk mendiagnosis penyakit tifus? 

Sebenarnya tes widal cukup akurat dalam mendiagnosis tifus. Namun, ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi hasil tes dan tingkat akurasinya. Hasil tes widal bisa dipengaruhi oleh kualitas sampel darah, antigen yang digunakan, serta cara pemeriksaan dan pembacaan hasil tes. Hasil positif juga bisa saja muncul pada orang yang tidak mengidap tifus. Biasanya, hal ini terjadi pada orang yang membawa bakteri penyebab tifus atau orang yang belum lama sembuh dari penyakit ini. 

Baca juga: 5 Pengobatan Gejala Tifus yang Perlu Dicoba

Cari tahu lebih lanjut seputar tes widal atau penyakit tifus dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
CDC. Diakses pada 2020. Typhoid & Paratyphoid Fever.
Lab Test Online. Diakses pada 2020. Widal Test.
Portea. Diakses pada 2020. Widal Test / Typhoid Test (Typhidot) Test.