• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini yang Dimaksud dengan ADHF dalam Dunia Medis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini yang Dimaksud dengan ADHF dalam Dunia Medis

Ini yang Dimaksud dengan ADHF dalam Dunia Medis

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 15 Agustus 2022

“Acute decompensated heart failure (ADHF) adalah kondisi ketika gejala gagal jantung mengalami perburukan secara tiba-tiba. Kondisi ini ditandai dengan gejala sesak napas yang cukup parah.”

Ini yang Dimaksud dengan ADHF dalam Dunia MedisIni yang Dimaksud dengan ADHF dalam Dunia Medis

Halodoc, Jakarta – Gagal jantung akut adalah kondisi yang mengancam jiwa, di mana seseorang mengalami penurunan fungsi jantung secara tiba-tiba dan cepat. Kondisi ini menyebabkan darah yang yang dipompa ke seluruh tubuh berkurang drastis. Nah, salah satu jenis gagal jantung akut adalah ADHF atau gagal jantung dekompensasi akut.

Jenis gagal jantung akut ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki kondisi jantung, seperti penyakit arteri koroner. ADHF juga merupakan penanganan medis darurat, karena bisa membahayakan nyawa pengidapnya bila tidak segera ditangani. 

Oleh karena itu, penting untuk mengenal jenis gagal jantung akut ini lebih jauh agar kamu bisa mewaspadainya.

Apa Itu ADHF?

ADHF adalah kondisi ketika tanda atau gejala gagal jantung memburuk secara tiba-tiba, atau bertahap yang memerlukan penanganan di unit gawat darurat dan rawat inap. Pada orang yang mengalami kondisi jantung tersebut, sering kali ditemukan fungsi ventrikel kiri yang rendah, yaitu kurang dari 40 persen.

Pasien yang datang ke rumah sakit dengan ADHF bisa dikategorikan menjadi empat tahap hemodinamik (aliran darah di dalam organ dan jaringan tubuh). Kategori tersebut berdasarkan status volume darah (euvolemik atau “kering”, dan kelebihan volume atau “basah”), dan curah jantung (curah jantung yang memadai atau “hangat” dan hipoperfusi atau “dingin”):

  • Tahap 1: hangat dan kering.
  • Tahap 2: hangat dan basah.
  • Tahap 3: dingin dan kering. 
  • Tahap 4: dingin dan basah.

Penyebab ADHF

ADHF biasanya disebabkan oleh edema paru kardiogenik dengan akumulasi cairan yang cepat di paru-paru. Namun, kondisi gagal jantung tersebut juga bisa terjadi tanpa edema paru.

Penyebab umum ADHF juga termasuk disfungsi ventrikel kiri atau diastolik, dengan atau tanpa penyakit jantung koroner atau kelainan katup.

Sebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit dengan ADHF, mengalami perburukan gagal jantung yang sudah ada sebelumnya. Namun,  ada sekitar 20 persen pasien tidak memiliki diagnosis gangguan jantung sebelumnya.

ADHF juga bisa terjadi pada pasien tanpa penyakit jantung sebelumnya, termasuk kondisi seperti hipertensi berat, kelebihan cairan, penyakit ginjal berat, atau stenosis arteri ginjal. Beberapa faktor juga bisa memicu terjadinya suatu peristiwa yang menyebabkan perubahan aliran darah melalui jantung. 

ADHF bisa dipicu oleh krisis hipertensi, infark miokard atau iskemia, obstruksi atrium, regurgitasi mitral akut, kelebihan cairan, atau tidak mengonsumsi obat gagal jantung sesuai anjuran dokter. Obat-obatan tertentu, seperti beta-blocker, non-dihydropyridine calcium channel blocker, dan obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID), juga dapat memicu ADHF.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Kebanyakan pasien yang mengalami ADHF mengalami sesak napas yang parah, sehingga membutuhkan pertolongan segera. Mereka juga mengalami perburukan gejala gagal jantung berikut ini:

  • Napas terengah-engah.
  • Mengalami sensasi seperti dicekik.
  • Berjuang untuk bernapas sambil berbaring.
  • Dada terasa kencang.

Selain itu, gejala yang muncul juga bisa berbeda tergangung tahap hemodinamiknya. Misalnya, pasien ADHF dengan hemodinamik hipoperfusi atau dingin bisa mengalami gejala seperti kelelahan, hipotensi (tekanan darah rendah), kedinginan, penurunan fungsi ginjal dan perubahan mental. 

Sementara pasien yang mengalami kelebihan volume atau basah, bisa mengalami gejala berupa batuk, dispnea, nokturnal paroksismal dispnea.

Penanganan yang Bisa Diberikan

Penanganan yang diberikan juga tergantung dengan tahap hemodinamik yang dialami pasien ADHF. Umumnya kebanyakan pasien biasanya memerlukan rawat inap di rumah sakit. Tujuan dari pengobatan untuk ADHF adalah mengembalikan aliran darah dan kadar oksigen. Berikut pengobatan yang umum diberikan:

  • Oksigen tambahan dengan memberikan oksigen ekstra yang dihirup melalui masker.
  • Vasodilator, obat yang membuka pembuluh darah yang menyempit.
  • Pil air diuretik, membantu tubuh untuk membuang kelebihan cairan.

Itulah sedikit penjelasan mengenai artinya ADHF dalam dunia medis. Bila kamu mengalami gejala-gejala yang dicurigai sebagai gejala penyakit jantung, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter dengan buat janji medis di rumah sakit pilihanmu melalui aplikasi Halodoc

Dengan begitu, masalah kesehatan bisa diketahui lebih awal, sehingga bisa ditangani sebelum terlambat. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
US Pharmacist. Diakses pada 2022. Acute Decompensated Heart Failure.
Access Pharmacy. Diakses pada 2022. Chapter 15: Acute Decompensated Heart Failure.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Acute Heart Failure.
CDK Journal. Diakses pada 2022. Gagal Jantung Akut: Denisi, Patosiologi, Gejala
Klinis, dan Tatalaksana