31 August 2018

Ini yang Dimaksud dengan Fraktur Tulang

fraktur tulang, patah tulang

Halodoc, Jakarta - Pernahkan kamu mendengar istilah fraktur tulang? Fraktur tulang sebetulnya hanyalah istilah medis dari patah tulang atau kondisi saat hubungan atau kesatuan jaringan tulang terputus. Kondisi ini dapat meliputi retakan kecil pada tulang hingga benar-benar patah.

Fraktur tulang pun terjadi saat tulang dihantam atau terbentur oleh sesuatu yang kekuatannya melebihi kekuatan tulang itu sendiri. Contohnya patah tulang dapat terjadi ketika terjatuh dari tempat tinggi, mengalami kecelakaan saat berkendara, cedera saat olahraga, atau saat tulang terhantam benda-benda keras. Selain itu, kondisi fraktur tulang juga dapat terjadi akibat osteoporosis.

Apabila kamu mengalami hal ini, rasa nyeri akan sangat terasa. Selain itu, kamu juga akan mengalami pembengkakan, memar, pendarahan, atau ada bagian tulang yang menonjol di bawah kulit yang luka. Tingkat keparahan fraktur tulang biasa bergantung pada lokasi terjadinya fraktur tulang dan seberapa luas area kerusakan tulang dan jaringan di sekitarnya. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani dengan tepat, dapat terjadi komplikasi seperti kerusakan pada pembuluh darah dan saraf, infeksi tulang, atau infeksi pada jaringan di sekitarnya.

Jenis-Jenis Fraktur Tulang

Dalam dunia medis, terdapat beragam jenis patah tulang, antara lain:

  1. Fraktur Terbuka: Patah tulang jenis ini menyebabkan tulang menonjol keluar melalui kulit, atau luka mengarah ke situs fraktur. Kondisi ini akan sangat memungkinkan terjadinya Infeksi dan perdarahan eksternal.
  2. Fraktur Tertutup: Jenis patah tulang yang tidak membuat tulang menonjol melalui kulit.
  3. Fraktur Lembut: Contoh paling umumnya adalah cedera pada tulang kaki dan terjadi karena aktivitas yang berulang seperti lari dan berjalan.
  4. Fraktur Kominutif: Patah tulang yang menyebabkan tulang remuk dan retak menjadi tiga bagian.
  5. Fraktur Greenstick: Kondisi yang terjadi saat satu sisi tulang patah, lalu sisi lainnya membengkok akibat menanggapi tekanan yang berlebih. Biasanya terjadi pada anak-anak.
  6. Fraktur Oblig: Patah tulang yang melengkung atau miring.

Cara Mengatasi Patah Tulang

Apabila kamu mengalami patah tulang, dokter spesialis ortopedi akan membantu kamu menyembuhkannya. Mereka akan mencoba untuk mengembalikan kondisi tulang yang telah patah ke posisi awal serta menghindari tulang bergeser sebelum kondisi pulih.

Sebelum dilakukan pengobatan, dokter biasanya akan menanyakan kronologis kejadian, riwayat kesehatan, dan gejala yang muncul. Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan tulang dengan bantuan sinar X. Selain itu, terdapat beberapa jenis metode untuk mengatasi patah tulang:

  1. Memasang Gips

Cara ini adalah metode paling umum yang digunakan untuk mengatasi fraktur tulang. Dokter akan membuat tulang dalam kondisi sejajar, kemudian baru dipasang gips hingga cedera sembuh total.

  1. Memakai Sling atau Perban

Metode ini digunakan saat patah tulang terjadi pada area yang sulit dijangkau oleh gips.

  1. Operasi

Apabila tulang patah menjadi beberapa bagian, metode ini adalah yang paling tepat untuk dilakukan. Dokter akan menyambung tulang-tulang tersebut dengan memasang pen atau pelat khusus.

Menyembuhkan tulang yang patah membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tergantung pada tingkat keparahan serta kepatuhan kamu dalam menjalani semua instruksi dokter. Selama proses penyembuhan pun, otot-otot tetap perlu dilatih agar tidak melemah dengan cara olahraga tertentu. Tidak hanya itu, olahraga tersebut juga akan mampu membuat persendian menjadi lebih fleksibel.

Nah, untuk informasi lebih detail mengenai cara menyembuhkan fraktur tulang, kamu bisa berdiskusi  dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Baca juga: