Ini yang Dimaksud dengan Kehamilan Geriatri

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini yang Dimaksud dengan Kehamilan Geriatri

Halodoc, Jakarta - Mengetahui bahwa dirinya hamil pasti menjadi kebahagiaan yang tidak tergantikan bagi wanita. Namun, bagaimana jadinya jika ibu mendapati kehamilan terjadi di usia yang sudah terbilang ‘tua’? Misalnya menginjak usia lebih dari 35 tahun. Pastinya, ada risiko yang harus ibu hadapi terkait dengan kehamilan di usia lanjut ini atau yang disebut kehamilan geriatri

Memang, kehamilan di usia yang terbilang begitu matang dulu jarang terjadi. Namun, seiring dengan zaman yang berkembang semakin modern dan pernikahan di usia muda tidak lagi menjadi sebuah keharusan, kehamilan geriatri kini semakin marak terjadi. Artinya, kehamilan geriatri kini sudahlah bukan lagi kejadian yang terbilang langka. 

Apa Saja Risiko Kehamilan Geriatri?

Meski membahagiakan, mengandung di usia yang lebih tua sarat dengan risiko masalah kesehatan yang bisa saja berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin pun kesehatan ibu. Beberapa risiko yang sering ditemui mengikuti kehamilan di usia tua termasuk diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, melahirkan bayi dengan berat badan rendah atau prematur, risiko terjadinya kelainan genetik, keguguran, hingga kelainan pada plasenta. 

Baca juga: Hamil di Usia Lanjut, Apakah Berbahaya?

Meski begitu, risiko ini tidak terjadi pada semua ibu yang hamil di usia lebih dari 35 tahun. Pasalnya, ada pula ibu pada rentang usia tersebut mengalami kehamilan dan menunjukkan kehamilan yang sehat hingga sang bayi dilahirkan. Tentu saja, ibu tetap harus memeriksakan kondisi kehamilan secara rutin dan menceritakan semua keluhan yang ibu alami pada dokter. Ibu tidak perlu risau lagi, sekarang buat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit terdekat sudah semakin mudah, kok!

Menyikapi Kehamilan Geriatri

Kini, semakin banyak ibu yang mengandung di usia lebih dari 35 tahun. Ada banyak faktor, termasuk pernikahan yang baru dilangsungkan atau kehamilan yang baru direncanakan karena berbagai alasan. Namun, ibu tetap bisa menjalani kehamilannya dengan lancar dan melahirkan sang buah hati dengan sehat. Bagaimana caranya? Berikut tipsnya. 

Baca juga: Geriatric Pregnancy, Kehamilan di Usia Lanjut yang Penuh Risiko

  • Mempersiapkan Kehamilan dengan Baik

Ibu, sebaiknya rutin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan baik fisik maupun mental bersama pasangan sebelum merencanakan kehamilan. Tentunya, risiko yang tinggi bisa diantisipasi dengan menjaga imunitas tubuh dan terbebas dari masalah kesehatan yang berisiko. 

  • Periksakan Kandungan Secara Rutin

Jangan pernah absen untuk memeriksakan kandungan setiap bulannya, ya. Ibu dengan kehamilan geriatri tentu lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan yang turut berdampak pada tumbuh kembang janin. Jadi, jangan sampai ibu lupa untuk melakukan pemeriksaan rutin. 

  • Selalu Jaga Pola Hidup dan Pola Makan yang Sehat

Selanjutnya, jangan lupa untuk selalu menjaga pola hidup dan pola makan yang sehat untuk menghindari risiko yang semakin besar. Biasakan untuk berolahraga dan jaga asupan makanan tetap bergizi. Makanan kaya asam folat dan vitamin lengkap sangat penting untuk kehamilan. Olahraga juga dapat membantu mengatasi keluhan ringan yang sering terjadi pada ibu hamil. 

Baca juga: Selama Kehamilan, 3 Fungsi Otak Ini akan Menurun

Itulah yang bisa dilakukan untuk mencegah berbagai risiko yang dapat terjadi saat ibu mengandung di usia lebih dari 35 tahun. Tetap ada kemungkinan besar untuk bayi lahir sehat, untuk itu selalu jaga kesehatan tubuh dengan baik, ya.

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2019. The Risks of Geriatric Pregnancy: After Age 35.
WebMD. Diakses pada 2019. Pregnancy. Pregnancy After 35.
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2019. Pregnancy Over Age 30.