• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini yang Perlu Diketahui Tentang Diet Flexitarian

Ini yang Perlu Diketahui Tentang Diet Flexitarian

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini yang Perlu Diketahui Tentang Diet Flexitarian

Halodoc, Jakarta – Cara paling efektif untuk menurunkan berat badan adalah mengatur pola makan dengan tepat. Maka dari itu, banyak metode diet yang dipilih orang, mulai dari diet karbo, diet Paleo, diet vegetarian, diet eco-Atkins, dan masih banyak lagi.

Dari banyaknya metode diet yang ada, diet vegetarian menjadi metode yang paling banyak dipilih. Selain bisa menurunkan berat badan, mengonsumsi buah dan sayur-sayuran juga membantu membuat tubuh lebih sehat. Namun, tidak banyak orang yang mampu bertahan dalam menjalani diet vegetarian, karena tidak mengonsumsi daging sama sekali kadang-kadang sulit untuk dilakukan. Nah, bila kamu ingin menurunkan berat badan tapi masih ingin mengonsumsi daging, kamu bisa mencoba metode diet flexitarian. 

Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Jenis Diet

Apa Itu Diet Flexitarian?

Diet flexitarian adalah diet yang diprakarsai oleh ahli diet Dawn Jackson Blatner untuk membantu orang-orang mendapatkan manfaat dari pola makan vegetarian sambil tetap bisa menikmati produk hewani secukupnya. Itulah mengapa metode diet ini dinamakan flexitarian yang menjadi gabungan dari kata fleksibel dan vegetarian.

Meski begitu, diet flexitarian menganjurkan pengikutnya untuk memperbanyak makanan nabati yang bergizi dan mengonsumsi lebih sedikit daging. Blatner percaya bahwa salah satu cara ampuh untuk mengurangi jumlah asupan kalori dalam tubuh adalah mengonsumsi makanan berbahan dasar nabati. 

Berikut prinsip-prinsip dasar diet flexitarian:

  • Makan lebih banyak buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. 
  • Pilih protein dari tumbuhan daripada hewan.
  • Bersikap fleksibel dalam menjalani diet dan kombinasikan daging dan produk hewani dari waktu ke waktu.
  • Konsumsi makanan yang paling sedikit diproses dan yang paling alami.
  • Batasi tambahan gula dan makanan manis.

Baca juga: 4 Makanan Sumber Protein Nabati yang Baik untuk Tubuh

Tidak Hanya Menurunkan Berat Badan

Diet flexitarian membantu menurunkan berat badan karena metode diet ini menganjurkan untuk membatasi makanan olahan yang berkalori tinggi. Diet ini juga mendorong orang untuk makan lebih banyak makanan nabati yang secara alami lebih rendah kalorinya. Beberapa penelitian menunjukkan, orang yang mengikuti pola makan nabati bisa menurunkan lebih banyak berat badan daripada mereka yang tidak.

Namun, tidak hanya bisa menurunkan berat badan, diet flexitarian bisa memberikan manfaat lain, seperti:

  • Menjaga Kesehatan Jantung

Diet yang kaya serat dan lemak sehat baik untuk mendukung kesehatan jantung. Sebuah studi yang meneliti 45000 orang dewasa selama 11 tahun menemukan bahwa orang yang menjadi vegetarian memiliki risiko penyakit jantung 32 persen lebih rendah dibandingkan dengan non vegetarian.

Hal itu disebabkan karena pola makan vegetarian kaya serat dan antioksidan yang bisa menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kolesterol baik. Diet flexitarian juga mengutamakan makanan nabati, sehingga kemungkinan besar memiliki manfaat yang serupa dengan diet vegetarian. 

  • Mencegah Diabetes

Diabetes tipe 2 adalah masalah kesehatan yang sangat umum. Nah, mengonsumsi makanan sehat, terutama yang berbasis nabati bisa membantu mencegah dan mengendalikan penyakit tersebut.

Hal itu karena pola makan nabati membantu menurunkan berat badan dan mengandung lebih banyak makanan yang tinggi serat dan rendah lemak tidak sehat, serta membatasi tambahan gula.

  • Mencegah Kanker

Makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan, semuanya memiliki nutrisi dan antioksidan yang bisa membantu mencegah kanker. Menjalani diet flexitarian dengan mengonsumsi lebih banyak makanan vegetarian bisa mengurangi risiko kanker kamu.

Baca juga: Ini yang Terjadi Kalau Mengonsumsi Sayuran Selama Seminggu

Nah, itulah penjelasan mengenai diet flexitarian yang perlu kamu ketahui. Tertarik untuk mencoba? Sebelum memutuskan untuk mencoba metode diet apa pun, ada baiknya kamu membicarakan dulu dengan ahlinya lewat aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter gizi melalui Video/Voice Call dan Chat untuk mendiskusikan jenis diet yang cocok bagi kondisi kamu dan tips sehat melakukannya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. The Flexitarian Diet: A Detailed Beginner's Guide.