• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Terjadi pada Saluran Cerna saat Puasa?

Apa yang Terjadi pada Saluran Cerna saat Puasa?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Perubahan pola makan saat puasa menyebabkan berbagai perubahan dalam tubuh, terutama pada saluran pencernaan. Berbagai organ pencernaan, mulai dari mulut hingga usus besar, akan beradaptasi dengan pola makan dan minum selama bulan puasa. 

Seperti apa perubahan yang terjadi pada saluran cerna selama puasa? Berikut adalah informasi selengkapnya! 

Baca juga: Fakta Unik Seputar Sistem Pencernaan Manusia

1. Mulut

Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan air selama lebih dari 10 jam. Meski begitu, kelenjar air liur yang berada di mulut tetap bekerja, sehingga kamu akan terhindar dari mulut kering.

2. Lambung

Puasa juga membuat lambung tak diisi makanan selama beberapa jam. Pada waktu ini, produksi asam lambung akan menurun untuk mencegah terjadinya pengikisan dinding lambung oleh asam. Dengan begitu, lambung dapat terhindar dari iritasi.

3. Liver

Selama berpuasa, liver atau organ hati akan bekerja dengan membantu memecahkan glukosa yang disimpan di hati. Hasilnya, tubuh tetap mendapatkan energi untuk melakukan berbagai aktivitas.

4. Kantung Empedu

Cairan empedu akan menjadi lebih pekat ketika kamu berpuasa. Hal ini untuk persiapan pemecahan lemak ketika nanti seseorang berbuka puasa.

Baca juga: Kenali 7 Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia

5. Pankreas

Pankreas merupakan penghasil hormon insulin yang berfungsi memecah glukosa dalam darah. Selama puasa, pankreas akan berhenti memproduksi insulin. Sebagai gantinya, tubuh akan memerintahkan liver untuk melakukan pemecahan glukosa yang tersimpan di dalam organ hati.

6. Usus Halus

Karena hanya sedikit makanan yang masuk, maka penyerapan nutrisi di usus halus akan berhenti. Usus ini hanya akan bergerak normal setiap empat jam, bentuk usus juga akan mengecil saat puasa.

7. Usus Besar

Penyerapan air di usus besar bisa dikontrol karena terbatasnya asupan cairan yang masuk. Hasilnya, keseimbangan cairan dalam tubuh tetap terjaga.

Aturan Buka Puasa yang Ramah bagi Saluran Pencernaan

Saat berbuka, sistem pencernaan yang kinerjanya melambat selama hampir seharian, akan kembali aktif untuk mencerna makanan. Meski begitu, organ-organ pencernaan tidak bisa mendadak sanggup mengolah dan mencerna makanan berat dalam jumlah besar.

Sistem pencernaan akan butuh waktu, dan karenanya kamu tidak dianjurkan untuk langsung makan berat. Mulailah berbuka dengan kurma, buah-buahan, atau makanan ringan lainnya, dan tunggulah 1-2 jam untuk mulai mengonsumsi makanan berat.

Pun, ketika menguyah makanan harus dilakukan dengan pelan-pelan. Setelah beberapa jam tidak mencerna makanan, saluran cerna butuh waktu untuk beradaptasi menerima kembali makanan. Mengunyah makanan dengan cepat dan menelannya lekas-lekas akan membuat sistem cernamu terkejut, sehingga tidak dapat memproses makanan yang masuk dengan baik. 

Baca juga: 6 Makanan Berserat Terbaik untuk Kesehatan

Lantas, apa pengaruh puasa bagi sistem pencernaan? Tentu saja berpuasa memberikan efek positif bagi kondisi sistem pencernaan. Pasalnya, puasa memberi waktu pada sistem pencernaan untuk beristirahat, sehingga dapat mengurangi risiko atau menyembuhkan masalah kesehatan pada pencernaan.

Perhatikan juga asupan serat, karena makanan tinggi serat dapat meringankan pekerjaan saluran pencernaan. Bagi usus, makanan yang kaya serat juga dapat meningkatkan kemampuan gerak peristaltik usus, dan membuat dinding usus lebih mengembang, sehingga sisa makanan bisa tercerna dengan mudah, tanpa perlu berlama-lama ada di dalam usus.

Itulah sedikit penjelasan tentang yang terjadi pada saluran pencernaan selama puasa. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter melalui Halodoc. Jika butuh buat janji dokter di rumah sakit juga bisa dilakukan lewat Halodoc!


Referensi:
Science Direct. Diakses pada 2021. Effect of fasting in the digestive system: Histological study of the small intestine in house sparrows.
Chicago Tribune. Diakses pada 2021. Fasting has many benefits for the body.