• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Cara Meninggikan Badan untuk Remaja

Inilah Cara Meninggikan Badan untuk Remaja

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Inilah Cara Meninggikan Badan untuk Remaja

Halodoc, Jakarta – Masa remaja adalah masa emas pertumbuhan tinggi badan. Hal ini berarti, seseorang mengalami pertumbuhan paling cepat pada masa remaja atau pubertas. Di antara usia 1 sampai usia remaja, kebanyakan orang bertambah tinggi sekitar 2 inci setiap tahun.

Begitu masa pubertas tiba, kamu mungkin bisa tumbuh dengan kecepatan 4 inci per tahun. Namun, setiap orang bertumbuh dengan kecepatan yang berbeda. Hal ini karena pertumbuhan tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jenis kelamin, usia dan genetik. 

Baca juga: Perkembangan Fisik Remaja yang Perlu Diketahui

Tips Meninggikan Badan untuk Remaja

Beberapa faktor yang memengaruhi tinggi badan, seperti genetik dan jenis kelamin memang sudah tidak bisa lagi diusahakan. Para ilmuwan percaya bahwa susunan genetik atau DNA bertanggung jawab atas sekitar 80 persen tinggi badan seseorang.

Artinya, anak yang lahir dari orangtua yang bertubuh tinggi cenderung memiliki tubuh yang tinggi juga. Selain itu, laki-laki juga cenderung lebih tinggi daripada perempuan. Rata-rata pria dewasa lebih tinggi 5,5 inci (14 sentimeter) daripada wanita dewasa.

Meski begitu, masih ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tinggi badan di masa emas ini. Berikut cara meninggikan badan untuk para remaja:

  • Penuhi Kebutuhan Nutrisi dengan Baik

Nutrisi berperan penting dalam pertumbuhan. Anak-anak yang tidak mendapatkan gizi yang baik mungkin tidak dapat bertumbuh setinggi anak-anak dengan gizi yang cukup.

Para ahli gizi menganjurkan agar kamu yang masih remaja mengonsumsi makanan yang bervariasi dengan gizi yang seimbang, serta porsi buah dan sayuran yang lebih banyak. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk berkembang.

Protein dan kalsium adalah nutrisi penting untuk kesehatan dan pertumbuhan tulang. Kamu bisa mendapatkan banyak asupan protein dari makanan, seperti daging, unggas, makanan laut, telur, kacang-kacangan dan biji-bijian. Sementara makanan yang kaya kalsium, meliputi yoghurt, susu, keju, brokoli, kedelai, jeruk, sarden, dan masih banyak lagi.

  • Tidur yang Cukup

Tidur meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pada anak-anak dan remaja. Selama kamu tidur nyenyak, tubuh melepaskan hormon yang dibutuhkan untuk tumbuh. Oleh karena itu, tidur yang cukup agar kamu bisa mengalami pertumbuhan yang optimal. 

Anak-anak berusia 6-13 perlu mendapatkan 9-11 jam tidur. Sementara anak remaja usia 14-17 tahun perlu mendapatkan 8-10 jam tidur.

  • Berolahraga Secara Teratur

Berolahraga secara teratur memberikan banyak manfaat. Aktivitas fisik dapat memperkuat otot dan tulang kamu, membantu menjaga berat badan yang sehat dan meningkatkan produksi hormon pertumbuhan.

Karena itu, kamu dianjurkan untuk berolahraga setidaknya satu jam sehari. Olahraga yang sebaiknya dilakukan adalah yang berfokus pada:

  • Latihan peningkatan kekuatan, seperti push-up atau sit-up.
  • Latihan fleksibilitas, seperti yoga.
  • Aktivitas aerobik, seperti bermain lompat tali atau bersepeda.

Baca juga: 5 Olahraga yang Menambah Tinggi Badan

  • Melatih Postur Tubuh yang Baik

Postur tubuh yang buruk bisa membuat kamu terlihat lebih pendek dari yang sebenarnya. Lama-kelamaan, sering membungkuk bisa memengaruhi tinggi badan. Terlalu sering membungkuk membuat lengkungan punggung bisa bergeser untuk menyesuaikan dengan postur baru kamu.

Usahakan untuk menjaga postur tubuh yang baik saat kamu berdiri, duduk dan tidur. Selain itu, kamu bisa melakukan latihan yang dirancang untuk memperbaiki postur tubuh seiring waktu.

Baca juga: Perbaiki Postur Tubuh yang Bungkuk dengan Latihan Ini

Itulah cara-cara meninggikan badan untuk remaja. Bila kamu ingin bertanya lebih lanjut seputar pertumbuhan tinggi badan atau ingin minta saran kesehatan, hubungi saja dokter melalui aplikasi Halodoc. Jadi, jangan lupa download Halodoc ya sekarang juga.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. How to Increase Your Height: Is There Anything I Can Do?
Medical News Today. Diakses pada 2020. What factors influence a person's height?