06 June 2018

Inilah Pengaruh Alkohol Terhadap Kesehatan Jantung dan Liver

Inilah Pengaruh Alkohol Terhadap Kesehatan Jantung dan Liver

Halodoc, Jakarta – Sama seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol akan menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan tubuh. Minuman ini akan mengubah kinerja otak dan refleks pada tubuh, juga memicu terjadinya obesitas dan kecanduan. Namun, dalam hubungannya dengan jantung, alkohol bisa berakibat baik atau buruk laiknya obat-obatan. Ini tergantung pada seberapa banyak kamu mengonsumsinya.

Lalu, bagaimana pengaruh alkohol terhadap jantung dan liver? Coba simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pengaruh Alkohol Terhadap Kesehatan Jantung

Steven Nissen, MD, ketua Cleveland Clinic Ohio bagian kardiovaskular menyatakan bahwa belum ada data akurat yang menunjukkan pengaruh alkohol terhadap jantung secara spesifik. Hal ini disebabkan karena studi yang dilakukan seringnya bersifat observasional, bukan secara spesifik menelaah tentang hubungan alkohol dan jantung.

Meski begitu, konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan kardiomiopati alkohol, atau yang lebih sering disebut dengan jantung melemah. Selain itu, alkohol juga memicu terjadinya takikardia ventrikel atau jantung yang berdetak tidak beraturan. American Heart Association menyatakan bahwa alkohol juga memicu terjadinya peningkatan fibrilasi atriuma atau gangguan pada irama jantung.

(Baca juga: Konsumsi Alkohol Tingkatkan Risiko Kanker Payudara)

Alkohol merupakan senyawa dengan sifat yang sangat kuat, sehingga mampu melakukan berbagai hal pada tubuh kamu. Senyawa ini juga ternyata memiliki sifat baik, tentunya jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Beberapa manfaat baik alkohol untuk tubuh di antaranya adalah meningkatkan kolesterol baik atau LDL, mengurangi risiko penggumpalan darah dengan berperan sebagai koagulan, juga meminimalkan peradangan yang memicu terjadinya stroke dan serangan jantung.

Pengaruh Alkohol Terhadap Kesehatan Liver

Tak hanya jantung, alkohol juga memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap kesehatan liver. Menjadi organ tubuh dengan ukuran paling besar nomor dua sekaligus organ paling kompleks setelah otak, hati memiliki peranan yang cukup penting pada tubuh. Mengatur metabolisme zat gula, menawar racun dalam tubuh, dan membantu meredakan infeksi adalah beberapa peranan penting dari organ satu ini.

Jika terjadi kerusakan, hati atau liver akan dapat melakukan regenerasi sendiri. Meski begitu, gaya hidup yang tidak sehat seperti mengonsumsi minuman beralkohol akan membuat kemampuan regenerasi ini terganggu.

Jika tidak segera ditangani, hati akan mengalami kerusakan yang parah. Salah satu penyakit liver yang disebabkan konsumsi alkohol adalah perlemakan hati atau yang dikenal dengan istilah alcoholic fatty liver.

(Baca juga: Alasan Alkohol Turunkan Peluang Kehamilan)

Saat masuk ke dalam tubuh, alkohol akan mengikuti aliran darah menuju liver supaya tidak menimbulkan bahaya serius terhadap organ tubuh lainnya. Ketika mencerna alkohol inilah, beberapa sel hati akan rusak dan mati. Jika kamu terus-menerus mengonsumsi alkohol, lama-kelamaan hati tak lagi bisa melakukan tugasnya, dalam hal ini adalah mencerna lemak. Akibatnya, lemak akan mengalami penumpukan dan terjadilah fatty liver.

Batas maksimal konsumsi alkohol yang berkaitan dengan penyakit fatty liver pada laki-laki adalah lebih dari 80 gram dan 40 gram untuk wanita setiap harinya. Jika kebiasaan ini tidak dihentikan, stadium penyakit fatty liver akan mengalami peningkatan menjadi hepatitis alkoholik dan sirosis sebagai tahapan paling akut dari kelainan fungsi hati akibat alkohol.

Gejala yang timbul pada tubuh yang terserang fatty liver antara lain terjadi pembengkakan di bagian kaki dan perut, penurunan berat badan secara drastis, mata dan kulit menguning, demam menggigil, dan muntah darah. Pada tahapan kronis, pengidap akan mengalami koma dan berujung pada kematian. Inilah mengapa kamu tidak diperbolehkan mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan.

 

Itu tadi ulasan singkat mengenai pengaruh alkohol terhadap jantung dan liver yang perlu diketahui. Nah, jika kamu mengalami gejala tubuh yang tidak biasa, segera tanyakan pada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. Fitur live chat akan langsung menghubungkan kamu dengan dokter yang sesuai bidangnya. Halodoc juga bisa kamu gunakan untuk membeli obat atau melakukan cek lab tanpa perlu keluar rumah, lho. Yuk, download sekarang!