• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Tanda Anak Sudah Siap Dilatih Duduk di Toilet
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Tanda Anak Sudah Siap Dilatih Duduk di Toilet

Inilah Tanda Anak Sudah Siap Dilatih Duduk di Toilet

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 13 Juni 2022

“Memulai toilet training sebelum anak siap bisa jadi bumerang dan menyebabkan frustrasi. Sebaiknya lakukan ketika perkembangan emosional dan fisik anak berada pada titik tertentu.”

Inilah Tanda Anak Sudah Siap Dilatih Duduk di Toilet

Halodoc, Jakarta – Banyak orang tua yang memiliki balita bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk anak mulai toilet training? Sebagian besar anak menunjukkan mereka siap menggunakan toilet pada usia 18 hingga 3 tahun. Namun, usia bukanlah satu-satunya faktor kesiapan toilet training.

Menggunakan toilet merupakan keterampilan yang harus dipelajari. Untuk itu sebaiknya dilakukan ketika pertumbuhan anak dan emosional serta fisik anak berada pada titik tertentu. Hal tersebut dapat dilihat dari tanda anak siap menggunakan toilet. Lantas, apa saja tandanya?

Tanda Anak Siap Menggunakan Toilet

Memulai toilet training sebelum anak siap bisa menjadi sebuah bumerang dan menyebabkan frustrasi. Hal ini pada akhirnya dapat mengakibatkan toilet training membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan. 


Setiap anak berbeda, namun berikut ini beberapa tanda anak siap menggunakan toilet:

  1. Anak Menunjukkan Ketertarikan untuk Toilet Training

Anak perlu menunjukkan minat dan keinginan untuk belajar menggunakan toilet. Beberapa tanda yang perlu dicermati yaitu:

  • Anak ingin tahu apa yang dilakukan ayah atau ibu ketika pergi ke toilet.
  • Mereka menirukan gerakan saat buang air.
  • Mereka ingin memakai pakaian dalam orang yang lebih besar.

Orang tua dapat memacu minat ini dengan membaca buku anak-anak dan menonton video tentang menggunakan toilet. Kemudian bicarakan pada anak mengenai perlunya menggunakan toilet.

  1. Popok Anak Tetap Kering atau Tidak Terlalu Basah

Ketika popok anak tetap kering selama dua jam atau lebih saat bangun tidur, ini menunjukkan bahwa kapasitas dan kontrol kandung kemih mereka meningkat. Hal ini penting selama pelatihan toilet.

Penelitian menunjukkan hubungan yang kuat antara kesiapan fisik anak untuk latihan toilet dan kemampuan mereka untuk menjaga popoknya tetap kering selama tidur. 

  1. Anak Bisa Mengatakan Keinginannya untuk Buang Air

Jika anak ingin pipis, ia tidak langsung membuang air kecil di popok, melainkan bisa melapor kepada ibu. Anak juga mulai menunjukkan gerakan tubuh seperti menjepit kedua kakinya ketika ingin pipis. Kedua contoh di atas menandakan bahwa anak sudah cukup besar untuk pergi ke toilet sendiri.

Tanda-tanda yang cukup jelas bahwa anak mengenali kapan mereka harus ke toilet atau sedang dalam proses buang air yaitu:

  • Anak menuju toilet untuk buang air kecil atau besar.
  • Mereka bersembunyi di balik furnitur atau tirai. 
  1. Anak Bisa Melepas Celananya

Tanda kesiapan anak lainnya adalah anak sudah bisa melepas dan mengenakan celananya sendiri ketika buang air. Sehingga jika suatu saat nanti anak kebelet pipis atau buang air besar, ia sudah tidak perlu menunggu orangtua untuk membantunya melepas celana.

  1. Jadwal Anak Buang Air Sudah Teratur

Anak mulai buang air pada waktu-waktu tertentu secara teratur setiap harinya. Itu pertanda anak sudah bisa diajari memakai toilet sendiri. Dengan memperhatikan pola waktu tersebut, ibu dapat langsung segera mendudukannya di toilet ketika sudah ‘jadwalnya’ Si Kecil buang air.

  1. Anak Ingin Mengganti Popoknya yang Kotor

Jika anak mulai menunjukkan rasa risih dan meminta tolong ibu untuk mengganti popoknya yang kotor, ibu bisa menggunakan kesempatan ini untuk mengajaknya berlatih menggunakan toilet sendiri. Itu artinya anak sudah mulai mengerti untuk menjaga kebersihan tubuhnya.

  1. Anak Menunjukkan Kemandiriannya

Begitu balita mulai mengatakan hal-hal seperti: “Aku bisa melakukannya sendiri”, khususnya dalam hal kebiasaan buang air dan kegiatan lainnya, mereka mungkin siap untuk mulai pelatihan toilet. Kemandirian anak juga dapat diartikan sebagai minat untuk mencoba hal-hal baru. 

Meskipun anak telah menunjukkan kesiapan secara fisik dan emosional untuk belajar memakai toilet sendiri, ibu sebaiknya tetap menanyakan kesediaan anak untuk memulai toilet training. Hindari memaksa anak belajar jika ia belum mau melakukannya.

Jika ibu mengalami kesulitan mengajari anak toilet training, ibu bisa tanya dokter di aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Very Well Family. Diakses pada 2022. 8 Signs Your Toddler Is Ready to Potty Train
Parents. Diakses pada 2022. 10 Signs Your Child Is Ready to Start Potty Training
What to Expect. Diakses pada 2022. Signs Your Toddler Is Ready to Be Potty Trained