27 April 2018

Intip 5 Cara Merawat Kuku Agar Tidak Mudah Patah

Intip 5 Cara Merawat Kuku Agar Tidak Mudah Patah

Halodoc, Jakarta – Memiliki kuku jari yang lentik serta dihias warna warni cantik bisa jadi sebagian hobi kaum hawa. Merias kuku alias nail art ini memang bisa dibilang bagian dari tren kecantikan. Namun, tahukah kamu kalau kuku terlalu sering diwarnai justru bisa membuatnya jadi rapuh. Alhasil, saat tidak diwarnai, kuku asli jadi terlihat kusam dan tidak sehat, lho.

Kuku jari terbuat dari lapisan protein yang disebut keratin, sementara ketebalan dan kekuatan kuku merupakan suatu hal yang diwariskan. Ada sebagian orang yang kukunya rapuh dan mudah patah, tapi ada pula yang memiliki kuku sehat serta kuat. Nah, saat kuku patah, maka akan terjadi pemisahan atau pemecahan lapisan protein dalam kuku tersebut.

Kondisi kuku yang mudah patah ini bisa menjadi pertanda adanya penyakit atau gangguan kesehatan tertentu. Penyebabnya pun bermacam-macam, salah satunya adalah pemakaian cat kuku. Selain itu, penyebab lainnya adalah:

  • Sering mencuci tangan dengan menggunakan air hangat.
  • Kuku terlalu sering terpapar bahan kimia seperti kuteks.
  • Cedera yang berulang-ulang pada ujung kuku.
  • Kuku sering terpapar detergen yang menggunakan bahan kimia yang keras
  • Tidak mengeringkan dengan benar kuku yang basah.  

Jadi, solusi terhadap masalah kuku rapuh adalah dengan menghentikan kebiasaan-kebiasaan tersebut. Selain itu, cara alami berikut juga bisa membantu menyehatkan dan menguatkan kuku tangan:

  1. Oleskan Minyak Zaitun

Buat kamu yang ingin memanjangkan kuku tapi terhalang dengan kondisi kuku yang rapuh, nah coba deh rawat kuku dengan menggunakan minyak zaitun. Bahan alami ini mengandung zat yang bermanfaat untuk menguatkan kuku dan melembutkan kutikula. Caranya, bersihkan tangan terlebih dahulu dan keringkan. Kemudian, oleskan minyak zaitun di kuku dan area sekitarnya. Pijat perlahan untuk melancarkan aliran darah dan agar nutrisi terserap dengan baik.

  1. Gunakan Growth Serum

Sekarang ini sudah banyak dijual di pasaran serum untuk kuku, salah satunya growth serum. Kamu bisa mengoleskan growth serum pada pemukaan kuku setiap pagi agar kuku lebih kuat dan menstimulasi proses pertumbuhan kuku.

  1. Lapisi Kuku dengan Kuteks Khusus

Bila kamu ingin menggunakan kuteks, lapisi dulu kuku tangan dengan kuteks bening yang diformulasikan untuk menguatkan kuku. Jenis kuteks ini sering disebut juga dengan base coat. Pilih produk pelapis kuku yang berkualitas yang ampuh menguatkan kuku.

  1. Jangan Mewarnai Kuku untuk Sementara

Cat kuku atau kuteks mengandung unsur-unsur kimia yang keras dan bisa merusak kuku. Karena itu, kamu disarankan untuk tidak terlalu sering mewarnai kuku. Istirahatkan kuku dari bahan-bahan kimia untuk sementara. Selain kuteks, menurut ahli dermatologi, penggunaan aseton atau cairan penghapus kuteks juga perlu dihindari. Cairan ini bisa menyebabkan kuku menguning dan kusam. Paparan aseton juga bisa memberi efek samping untuk kesehatan seperti sakit kepala dan lesu. Jadi, sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti air lemon dan sari cuka apel untuk menghapus kuteks.

  1. Gunakan Pelembab Kuku

Salah satu penyebab kuku mudah patah adalah keadaan kuku yang kering. Jadi, untuk mengatasi kondisi ini, kamu bisa menggunakan pelembab kuku. Margaret Ravits, seorang dokter kulit dari Hackensack University Medical Center menyarankan kamu yang memiliki kuku yang rapuh, untuk menggunakan pelembab kuku pada permukaan kuku secara rutin. Pelembab kuku bisa melembabkan dan mengurangi timbulnya retak dan pecah pada ujung dan permukaan kuku. (Baca juga: Intip Cara untuk Percantik Kuku)

Selain merawat kuku dari luar, kamu juga dianjurkan untuk menjaga kesehatan kuku dari dalam. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium, vitamin A, C, protein, asam folat, vitamin B12 dan seng yang penting untuk kuku. Kamu juga bisa membicarakan cara merawat kuku lebih lanjut dengan dokter melalui aplikasi Halodoc dengan metode Voice/Video Call dan Chat. Download aplikasi Halodoc di smartphone kamu agar bisa merasakan kemudahan berdiskusi dengan dokter kapan saja dan di mana saja.