Istri Mengidap Vaginismus, Ini yang Dilakukan Suami

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Istri Mengidap Vaginismus, Ini yang Dilakukan Suami

Halodoc, Jakarta – Hubungan intim bisa menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk kembali mendekatkan hubungan dengan pasangan. Tentu kegiatan ini seharusnya menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi kedua belah pihak. Namun, jika salah satu pasangan mengalami  gangguan pada organ intim, maka hubungan intim bisa menjadi kegiatan yang menakutkan.

Baca juga: Alami Vaginismus, Ini Cara agar Tetap Mesra dengan Pasangan

Khususnya bagi para wanita, sebaiknya waspada jika kamu selalu merasakan kondisi nyeri ketika berhubungan intim karena bisa jadi kamu mengalami vaginismus. Ketahui kondisi vaginismus agar kamu dan suami dapat mengatasi permasalahan ini dengan tepat.

Ketahui Vaginismus Lebih Banyak

Kondisi vaginismus umum terjadi pada wanita. Kondisi vaginismus terjadi ketika ada gangguan pada otot sekitar vagina yang mengencang dengan sendirinya saat pasangan melakukan penetrasi seksual. Vaginismus sebenarnya tidak memengaruhi kondisi hubungan seksual seseorang, namun kondisi ini dapat menghambat aktivitas seksual yang dilakukan kamu dan pasangan.

Wanita yang mengalami vaginismus biasanya akan mengalami rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Selain itu, vaginismus bisa memengaruhi kepuasaan seorang wanita ketika berhubungan intim. Pada saat penetrasi, seorang wanita yang mengidap vaginismus mengalami rasa sakit dalam jangka panjang. Inilah terkadang yang menyebabkan seorang wanita sulit memiliki rasa puas atau enggan untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Tidak hanya nyeri, wanita yang mengidap kondisi vaginismus juga akan kesulitan untuk penetrasi. Bahkan terkadang pengidap vaginismus tidak dapat melakukan penetrasi. Rasa sakit tidak hanya muncul ketika pengidap vaginismus melakukan hubungan intim, biasanya nyeri atau sakit yang dialami ketika sedang menggunakan tampon atau pemeriksaan pada ginekolog.

Saat kamu merasa kehidupan seksual kamu terganggu akibat rasa nyeri ketika berhubungan intim, tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat untuk memastikan penyebab gejala yang kamu alami.

Baca juga: 6 Gejala Vaginismus yang Harus Diwaspadai

Beberapa kasus vaginismus pada wanita tidak memiliki penyebab yang jelas. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang wanita mengalami kondisi vaginismus, seperti:

 

1. Penyebab Non Fisik

 

Gangguan dari psikis seseorang dapat menyebabkan wanita mengalami vaginismus. Ketakutan terhadap kegiatan hubungan intim, gelisah, pasangan yang kerap melakukan kekerasan, pengalaman buruk sekitar seksual dapat membuat wanita mengalami vaginismus.

 

2. Penyebab Fisik

 

Tidak hanya masalah psikis seseorang, vaginismus dapat disebabkan karena kondisi fisik yang pernah mengalami cedera, mengalami persalinan, adanya perubahan atau pertambahan usia dan rasa tidak nyaman yang muncul sementara.

Para Suami, Lakukan Ini Ketika Istri Mengalami Vaginismus

Ketika istri mengalami kondisi vaginismus, sebaiknya lakukan pendekatan dan cari tahu penyebab istri mengalami vaginismus. Cara ini lebih baik dilakukan daripada memaksa keinginan suami sendiri. Vaginismus dapat disebabkan masalah psikis, tidak ada salahnya untuk ajak istri bertukar cerita dan ajak untuk berkunjung ke rumah sakit. 

Selain ke rumah sakit, suami bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk melakukan konsultasi pada dokter mengenai kondisi vaginismus yang dialami oleh istri. Tidak bisa melakukan hubungan intim bukan berarti kamu dan pasangan tidak bisa bermesraan, lakukan gerakan foreplay dapat meningkatkan gairah seseorang. Jika cara ini tidak berhasil, sebaiknya suami tidak memaksa istri.

Terpenting adalah suami jangan lelah untuk mendampingi istri dan melakukan pengobatan pada rumah sakit agar kondisi ini dapat segera ditangani dengan tepat.

Baca juga: 4 Langkah Penanganan Vaginismus yang Bisa Dilakukan

Referensi:
Healthline (2019). What is Vaginismus?
NHS (2019). Vaginismus
MedicalNewsToday (2019). What You Need to Know about Vaginismus