Jaga Tekanan Darah Normal dengan Rutin Berolahraga

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Jaga Tekanan Darah Normal dengan Rutin Berolahraga

Halodoc, Jakarta - Tekanan darah adalah hal yang wajib dijaga agar tidak terlalu tinggi atau rendah karena memengaruhi kesehatan tubuh. Pasalnya, tekanan darah yang tidak normal telah menjadi penyebab utama berbagai penyakit kronis, mulai dari penyakit jantung koroner, stroke, bahkan diabetes.

Pada banyak kasus, tekanan darah yang tidak normal sering tidak menimbulkan gejala. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah normal dengan cara menerapkan hidup sehat adalah hal yang disarankan. Tidak hanya menjaga asupan makanan dan menghindari stres, penting juga untuk rutin berolahraga untuk menghindari tekanan darah yang tidak normal.

Baca Juga: Pertolongan Pertama saat Tekanan Darah Melonjak

Pentingnya Menjaga Tekanan Darah Normal Agar Terhindar dari Penyakit

Kamu disebut memiliki tekanan darah normal jika hasilnya menunjukkan angka kurang atau sama dengan 120/60 mmHg. Lebih dari itu, kamu berisiko mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Hipertensi sayangnya tidak dapat sembuh, tetapi dapat dikendalikan. Dengan mengendalikan tekanan darah selalu dalam kadar normal, maka kamu terhindar dari berbagai penyakit kronis yang mematikan. Dari penelitian tersebut diketahui beberapa risiko penyakit ikut turun seiring dengan penurunan tekanan darah, misalnya: 

  • Risiko penyakit jantung menurun 24 persen;

  • Risiko stroke menurun 40 persen;

  • Risiko kematian menurun sebanyak 21 persen.

Jadi, pastikan untuk selalu mengecek tekanan darahmu selalu dalam kondisi normal. Jika kamu ingin tahu lebih lengkap informasi mengenai kita menjaga tekanan darah normal, kamu bisa bertanya dengan dokter melalui aplikasi Halodoc

Baca Juga: 3 Tips Olahraga untuk Pengidap Hipertensi 

Jenis Olahraga yang Baik Untuk Menormalkan Tekanan Darah

Berikut ini beberapa jenis olahraga yang ampuh menjaga kestabilan tekanan darah, yaitu:

  • Kardio. Olahraga kardio baik untuk membakar lemak dan menjaga kesehatan jantung. Dengan rutin melakukan olahraga ini, maka latihan tersebut menuntut tubuhmu untuk terus bergerak sehingga meningkatkan detak jantung. Bila otot jantung kuat, maka pembuluh darah dapat mengalirkan darah lebih banyak dan lebih cepat sehingga dapat mengalirkan oksigen lebih banyak ke dalam sel-sel otot. Efeknya, hal ini memungkinkan sel tubuhmu membakar lemak lebih banyak selama olahraga dan saat istirahat. Termasuk lemak yang menyumbat pembuluh darah. Contoh latihan kardio adalah jalan kaki, jogging, menari, senam aerobik, hingga berenang.

  • Angkat Beban. Sama seperti latihan kardio, angkat beban juga lebih efektif untuk membakar lemak. Penelitian Penn State melaporkan bahwa angkat beban dapat membakar lemak 3 kilogram lebih banyak ketimbang dengan olahraga aerobik (yang termasuk jenis latihan kardio). Pakar kesehatan dan olahraga sepakat bahwa memadukan set olahraga kardio dengan angkat beban efektif untuk mencapai penurunan tensi yang lebih optimal. 

  • Yoga. Hingga kini peneliti belum menemukan kaitan antara yoga dengan turunnya tekanan  darah, namun yoga adalah olahraga yang bagus untuk melawan stres akibat kegiatan sehari-hari. Stres ini yang menjadi salah satu faktor risiko meningkatnya tekanan darah. 

Olahraga penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, maka kamu wajib membuat jadwal olahraga rutin. Tidak hanya untuk mengatasi lemak yang menumpuk di dalam tubuh, tetapi juga untuk melancarkan aliran darah serta membuatmu terhindar dari stres. 

Baca Juga: 7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Hipertensi 

Tidak perlu ke pusat olahraga, kamu bisa melakukan olahraga yang mudah seperti jogging di area rumah secara rutin setiap pagi atau melakukan yoga sebelum tidur. Usahakan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit per hari untuk menghindari tekanan darah yang tidak normal. 

Referensi:
Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Exercising When You Have High Blood Pressure.
NHS (Diakses pada 2019). High blood pressure (hypertension).