16 October 2018

Jangan Asal Minum Obat, Kalau Salah Bisa Sebabkan Pendarahan Otak

jangan asal minum obat, kalau salah bisa sebabkan pendarahan otak

Halodoc, Jakarta – Banyak hal yang perlu kamu perhatikan untuk menjaga kesehatan kamu. Salah satunya adalah cara mengonsumsi obat yang baik. Sebaiknya, jangan sembarangan mengonsumsi obat jika kamu merasa memiliki keluhan terhadap kesehatan. Banyak kandungan obat yang belum kamu ketahui secara pasti. Selain itu, kamu juga perlu mengetahui dosis yang baik untuk mengonsumsi obat. Jangan asal minum obat, jika kamu tidak ingin kesehatan semakin memburuk.

Banyak dampak buruk yang bisa kamu rasakan jika kamu sembarangan mengonsumsi obat, salah satunya adalah masalah pendarahan pada otak. Terutama jika kamu mengonsumsi obat yang mengandung pengencer darah. Tentu jika tidak dikonsumsi sesuai dosis akan membahayakan kesehatan kamu.

Pendarahan otak sendiri termasuk dalam salah satu jenis penyakit stroke. Pendarahan otak juga terdiri dari beberapa jenis:

1. Pendarahan Intrakranial

Pendarahan intrakranial biasanya terjadi di dalam otak seseorang.

2. Pendarahan Intraserebral

Pendarahan intraserebal biasanya terjadi di sekitar otak atau bahkan di dalam otak itu sendiri

3. Perdarahan Subarachnoid

Perdar3. ahan ini biasanya terjadi dalam ruang kecil yang berada di antara otak dan jaringan tipis yang menutupi otak (arachnoid)

Penyebab Pendarahan Otak

Banyak penyebab pendarahan otak, beberapa adalah gangguan perdarahan secara umum, cedera kepala, penggunaan obat pengencer darah, serta penggunaan narkoba dan juga merokok. Namun, perdarahan subarachnoid biasanya disebabkan karena pecahnya tonjolan abnormal yang ada pada pembuluh darah di otak. Tonjolan ini membuat pembuluh darah pada otak menjadi rapuh. Pecahnya pembuluh darah pada subarachnoid dapat menyebabkan kerusakan otak yang mengakibatkan penderitanya dapat mengalami koma, kelumpuhan, bahkan kematian. Perdarahan subarachnoid dapat disebabkan akibat trauma atau cedera kepala. Untuk menghindari komplikasi penyakit lain, biasanya penderita perdarahan subarachnoid membutuhkan pertolongan medis sehingga dilarang untuk mengonsumsi obat secara bebas dan sembarangan.

Gejala Perdarahan Subarachnoid

Perdarahan subarachnoid biasanya biasanya akan disadari oleh penderita ketika mereka selesai melakukan aktivitas yang cukup berat. Biasanya, mereka akan mengalami sakit kepala yang cukup parah ketika selesai melakukan aktivitas berat. Gejala yang dirasakan bisa muncul secara tiba-tiba. Sebaiknya, jika kamu mengalami beberapa gejala perdarahan subarachnoid segera datangi tim medis karena kondisi ini cukup serius. Berikut adalah gejala yang dirasakan penderita perdarahan subarachnoid:

  1. Leher yang terasa sangat kaku.

  2. Rasa mual dan muntah yang terus-menerus.

  3. Rasa nyeri yang cukup kuat pada sekitar bahu.

  4. Terdapat masalah pada penglihatan seperti penglihatan yang kabur atau bahkan berganda.

  5. Penurunan kesadaran.

  6. Mengalami kejang-kejang.

  7. Mengalami gejala penyakit stroke seperti lambat dalam berbicara atau susah menggerakan bagian tubuh.

Selain mengonsumsi makanan yang sehat, kamu juga memerlukan waktu istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan. Tentu dengan kesehatan yang prima, kamu tidak perlu mengonsumsi obat-obatan secara bebas. Jika ingin mengonsumsi obat, tidak ada salahnya kamu berkonsultasi atau bertanya kepada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan obat yang tepat bagi kesehatan kamu. Gunakan fitur Hubungi Dokter, untuk bertanya langsung melalui Voice/Video Call atau Chat. Yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: