• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Asal Pilih Obat Darah Tinggi, Ini Alasannya

Jangan Asal Pilih Obat Darah Tinggi, Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Jangan Asal Pilih Obat Darah Tinggi, Ini Alasannya

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu mendengar jika pengidap darah tinggi tidak boleh mengonsumsi sembarang obat? Pasalnya, ada beberapa jenis obat yang harus dihindari pengidap hipertensi. Nah, sebenarnya apa saja jenis obat yang harus dihindari pengidap tekanan darah tinggi? Yuk, ketahui penjelasan selengkapnya di bawah ini, ya.

Baca juga: Mengenal Tekanan Darah Normal pada Pria dan Wanita

Obat yang Harus Dihindari Pengidap Hipertensi

Pada kebanyakan orang, mengonsumsi obat yang dijual bebas di pasaran aman bagi mereka. Namun tidak bagi pengidap tekanan darah tinggi. Meskipun kenyataannya semua obat memiliki efek samping, orang dengan kesehatan dan kekebalan tubuh yang baik bisa sembuh hanya mengonsumsi obat yang dijual bebas di pasaran.

Setiap obat memiliki efek samping. Oleh karena itu, memperhatikan efek samping serta catatan kontraindikasi dan interaksi pada kemasan merupakan hal yang penting. Terlebih lagi jika kamu adalah ibu hamil, ibu menyusui, serta memiliki penyakit bawaan, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. 

Mengapa pengidap tekanan darah tinggi termasuk? Bicara soal tekanan darah tinggi, mereka wajib hukumnya menghindari jenis obat yang dapat meningkatkan laju tekanan darah dalam tubuh, juga berinteraksi dengan obat darah tinggi yang sudah diresepkan oleh dokter. Nah, berikut ini sejumlah obat yang harus dihindari pengidap hipertensi:

1. Obat Penghilang Rasa Sakit

Obat dalam golongan non-steroid anti-inflamation drugs (NSAID) tidak boleh dikonsumsi pengidap hipertensi karena dapat meningkatkan tekanan darah. Obat-obatan tersebut mampu menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan jumlah sodium dalam tubuh, sehingga tekanan darah melonjak.

2. Pil KB

Pil KB yang mengandung estrogen dapat memicu peningkatan tekanan darah pada beberapa wanita yang mengonsumsinya. Oleh karena itu, alternatif pil KB yang aman bagi pengidap adalah pil progestin murni atau kontrasepsi non hormonal, seperti IUD atau spiral, juga kondom.

3. Obat Jenis Antihistamin dan Dekongestan

Antihistamin dan dekongestan menjadi obat yang harus dihindari pengidap hipertensi karena dapat meningkatkan tekanan darah, juga berinteraksi dengan obat darah tinggi yang dikonsumsi secara rutin.

Baca juga: Bisakah Darah Tinggi Diobati secara Alami?

4. Obat Diet

Obat diet yang mengandung antihistamin dan kafein harus dihindari pengidap karena mampu meningkatkan laju tekanan darah dalam tubuh. Jika kamu adalah pengidap tekanan darah tinggi yang ingin mengonsumsi obat diet, diskusikan terlebih dulu dengan dokter, ya.

5. Obat Maag

Tidak semua jenis obat maag yang bisa dikonsumsi pengidap. Obat yang mengandung antasida dan sodium tinggi perlu dihindari karena dapat meningkatkan tekanan darah. Jadi, pastikan baca label pada kemasan sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya, ya.

6. Obat Herbal

Obat herbal belum tentu aman 100 persen saat dikonsumsi. Terlebih jika kamu memiliki tekanan darah tinggi. Kandungan efedra, yang ditemukan dalam beberapa suplemen penurunan berat badan, sangat berbahaya bagi pengidap tekanan darah tinggi. Selain itu, pengidap juga harus menghindari gingko, yang biasa digunakan untuk meningkatkan daya ingat.

Baca juga: 9 Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Darah Tinggi

Jika kamu adalah pengidap tekanan darah tinggi, sebaiknya diskusikan terlebih dulu dengan dokter di aplikasi Halodoc sebelum memutuskan untuk mengonsumsi jenis obat apapun, ya. Jika tidak, alih-alih sembuh, kamu justru memicu masalah lain yang lebih parah.

Referensi:
Michigan Medicine. Diakses pada 2021. High Blood Pressure: Over-the-Counter Medicines to Avoid.
Healthline. Diakses pada 2021. Why You May Want to Avoid These 2 Types of Blood Pressure Meds.
Heart. Diakses pada 2021. Medication Interactions: Food, Supplements and Other Drugs.