Jangan Asal Pilih Obat Darah Tinggi, Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Jangan Asal Pilih Obat Darah Tinggi, Ini Alasannya

Halodoc, Jakarta – Hipertensi atau tekanan darah tinggi berbahaya karena dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, gagal jantung, atau penyakit ginjal. Tujuan dari perawatan hipertensi adalah untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan melindungi organ-organ penting, seperti otak, jantung, dan ginjal dari kerusakan. 

Penyakit ini sangat sensitif dan bisa menyerang organ lain, karenanya obat darah tinggi tidak boleh asal-asalan. Harus dengan resep dokter. Untuk mencegah tekanan darah tinggi, setiap orang harus didorong untuk melakukan modifikasi gaya hidup, seperti makan-makanan yang lebih sehat, berhenti merokok, dan berolahraga lebih banyak. Baca lebih lengkapnya di sini!

Mengapa Tidak Boleh Asal Pilih

Kombinasi obat-obatan tertentu justru dapat menyebabkan komplikasi lain. Kalau kamu ngeh, biasanya di belakang petunjuk konsumsi obat ada beberapa larangan dan saran. Misalnya, obat X tidak boleh dikonsumsi buat pengidap sakit jantung atau obat Y jangan dikonsumsi untuk yang punya maag. 

Sama seperti petunjuk di bagian belakang bungkus obat, demikian juga obat darah tinggi tidak boleh sembarangan dikonsumsi. Harus dengan resep dokter dengan dosis yang sesuai dengan kondisi yang dialaminya. Usia dan komplikasi juga memengaruhi kadar obat tersebut. 

Baca juga: Tekanan Darah Tinggi Membahayakan Kesehatan, Ini Buktinya

Belum lagi kalau pengidapnya mengidap penyakit yang lain atau alergi obat tertentu. Makanya, konsultasi dokter sangat penting untuk dilakukan. Jika ingin tahu lebih pasti mengenai hal ini, hubungi langsung Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Adapun sebagai informasi, berikut ini beberapa jenis obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, termasuk:

  1. Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors.

  2. Angiotensin II receptor blockers (ARBs).

  3. Diuretics.

  4. Beta-blockers.

  5. Calcium channel blockers.

  6. Alpha-blockers.

  7. Alpha-agonists.

  8. Renin inhibitors Pemblokir alfa.

  9. Alpha-agonist.

  10. Inhibitor renin.

Langkah penting dalam mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi adalah gaya hidup sehat. Kamu dapat menurunkan tekanan darah dengan perubahan gaya hidup berikut ini:

  1. Menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan atau obesitas.

  2. Berhenti merokok.

  3. Makan-makanan yang sehat (makan lebih banyak buah, sayuran, dan produk susu rendah lemak, kurang jenuh dan total lemak).

  4. Mengurangi jumlah natrium dalam makanan menjadi kurang dari 1.500 miligram sehari jika kamu memiliki tekanan darah tinggi. Orang dewasa yang sehat harus mencoba membatasi asupan natrium mereka menjadi tidak lebih 2.300 miligram per hari (sekitar 1 sendok teh garam).

  5. Melakukan olahraga aerobik secara teratur (seperti jalan cepat setidaknya 30 menit sehari, beberapa hari seminggu).

  6. Membatasi alkohol untuk dua minuman sehari untuk pria, satu minuman sehari untuk wanita.

Tidak mengonsumsi makanan tinggi sodium, seperti daging, sup kalengan, pizza, makanan manis dan soda manis adalah upaya lain untuk menjaga supaya tensi tidak naik. 

Penelitian menunjukkan bahwa makan banyak buah dan sayuran segar ditambah protein tanpa lemak dapat membantu mencegah dan mengendalikan tekanan darah tinggi. Lantas bagaimana dengan jenis minuman tertentu untuk menstabilkan darah tinggi?

Kamu bisa memulainya dengan susu. Soalnya susu mengandung banyak fosfor, kalium dan kalsium; tiga nutrisi yang berkaitan dengan tekanan darah yang sehat plus diperkaya dengan vitamin D, vitamin yang meningkatkan tekanan darah yang sehat. 

Baca juga: Tekanan Darah Lansia Tinggi, Apa Bahayanya?

Menurut sebuah studi di British Journal of Nutrition, mengganti susu penuh lemak untuk versi rendah lemak juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Itu karena susu penuh lemak mengandung sejumlah besar asam palmitat yang dapat memblokir sinyal yang mengendurkan pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir dengan bebas. Yuk, pastikan kamu minum segelas susu sehat setiap pagi!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. An Overview of High Blood Pressure Treatment.
Eatingwell. Diakses pada 2019. Three Drinks to Lower Blood Pressure.