Jangan Salah, Ini 4 Mitos Penyebab Hamil

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Jangan Salah, Ini 4 Mitos Penyebab Hamil

Halodoc, Jakarta – Ada banyak mitos yang beredar seputar penyebab kehamilan, dan hal ini seringnya dipercayai anak-anak hingga remaja. Umumnya, mitos penyebab kehamilan banyak dipercayai oleh remaja yang tidak memiliki pengetahuan seksual sejak dini. Meski jarang merugikan, dan mungkin saja bertujuan baik, informasi yang tidak benar sebaiknya dihindari terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan. 

Sebelumnya perlu diketahui, dibutuhkan proses pembuahan untuk menghasilkan kehamilan. Pembuahan adalah proses bertemunya sperma dari pria dengan sel telur wanita. Hal ini biasanya terjadi melalui proses penetrasi atau hubungan intim dengan pasangan. Tak hanya itu, proses pembuahan yang terjadi pun tidak melulu akan “sukses” dan menghasilkan kehamilan. Ada banyak faktor lain yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah kondisi fisik dan kesuburan wanita maupun pria.

Baca juga: Yang Terjadi saat Ibu Hamil Terlalu Percaya Mitos

Setelah mengetahui fakta tersebut, mitos soal penyebab-penyebab kehamilan sebaiknya tidak lagi dipercayai. Terlalu mempercayai mitos malah bisa membuat kamu merasa terlalu waspada dan berujung pada rasa tertekan yang memicu stres. Lantas, apa saja sih mitos-mitos penyebab kehamilan yang banyak beredar? 

1. Ciuman Bikin Hamil 

Ada yang percaya bahwa kontak fisik antara bibir dengan bibir alias berciuman bisa menyebabkan kehamilan. Hal itu sekali tidak benar, lho. Pasalnya, air liur dalam mulut tidak mengandung sperma maupun sel telur. Dengan begitu, tidak ada proses pembuahan dan kehamilan tidak akan terjadi. 

2. Hamil karena Tidur Bersebelahan 

Tidur bersebelahan dengan lawan jenis juga sering dipercayai bisa membuat wanita hamil. Lagi-lagi, hal itu hanya mitos. Namun perlu diingat, kehamilan tidak terjadi jika kamu dan lawan jenis benar-benar hanya tidur bersebelahan dan tidak melakukan penetrasi alias hubungan intim. 

3. Pegangan Tangan bikin Hamil 

Pegangan tangan alias gandengan dengan lawan jenis disebut bisa hamil, duh! Kalau begitu, siapa saja bisa dengan mudah hamil, dong. Nyatanya, tidak ada pertemuan antara sperma dan sel telur yang terjadi saat kamu menggenggam tangan seseorang. 

Baca juga: 7 Mitos Kehamilan Trimester Ketiga yang Perlu Diketahui

4. Hamil setelah Berenang

Ada mitos yang menyebut bahwa berenang di kolam umum bisa menyebabkan kehamilan. Hal itu terjadi karena banyaknya sperma dalam air dan dikhawatirkan bisa menembus pori-pori. Hal ini sama sekali tidak benar. Perlu diketahui, sperma tidak menembus pori-pori dan menyebabkan kehamilan. 

Mengenali Tanda Kehamilan

Kehamilan hanya terjadi saat ada proses pembuahan dan sperma berhasil membuahi sel telur. Ada berbagai tanda kehamilan pada seseorang yang bisa dikenali, di antaranya: 

  • Telat datang bulan atau menstruasi. Kamu bisa mengetahui hal ini dengan menghitung periode menstruasi dari bulan sebelumnya. Jika haid sudah jauh terlambat, segera lakukan pemeriksaan. 

  • Mual dan muntah. Pada ibu hamil, kondisi ini dikenal sebagai morning sickness. Mual dan muntah pada ibu hamil terjadi karena adannya perubahan hormon. 

  • Payudara terasa lebih besar, sensitif, dan melembut. Hal ini bisa menjadi tanda kehamilan dan terjadi karena meningkatnya produksi hormon estrogen dan progesteron. 

  • Sering buang air kecil juga bisa menjadi tanda kehamilan. Hal ini biasanya akan meningkat pada malam hari dan terjadi karena pembesaran rahim yang mulai terisi janin, sehingga menekan kandung kemih. 

Baca juga: 4 Mitos Kehamilan dari Seluruh Dunia, Ada Benarnya Nggak Sih?

Cari tahu lebih lanjut seputar mitos dan fakta kehamilan dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

*Artikel ini pernah tayang di Doktergenz.hipwee.