Jangan Salah, Ini Penjelasan Posisi Bayi Sungsang

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Jangan Salah, Ini Penjelasan Posisi Bayi Sungsang

Halodoc, Jakarta – Menjelang persalinan tentu posisi bayi akan berubah. Normalnya, kepala bayi masuk ke dalam panggul beberapa saat sebelum ibu menjalani persalinan. Posisi bayi dapat menentukan proses persalinan yang akan dilalui oleh ibu.

Baca juga: Benarkah Posisi Janin Sungsang Bisa Diperbaiki?

Ketika bayi berada dalam posisi yang normal sesaat sebelum dilahirkan, maka semakin besar peluang ibu untuk bisa melahirkan secara normal. Namun, jika posisi bayi berubah dan berada dalam posisi sungsang, tentu proses persalinan normal lebih sulit dilakukan. Sebaiknya ibu mengetahui penjelasan tentang bayi sungsang tersebut.

Ini Jenis Posisi Bayi Sungsang

Selama tumbuh dan berkembang dalam rahim, bayi memiliki posisi dengan kepala bayi berada di atas dan kaki berada di bawah. Biasanya, memasuki usia trimester ketiga atau sekitar 35 minggu, posisi bayi berubah secara perlahan. Idealnya, posisi kepala berada di bawah dengan posisi vertex presentation.

Perubahan posisi bayi yang menjadi seakan-akan terbalik mampu membantu ibu untuk memudahkan persalinan. Kepala yang berada dekat pada leher rahim dapat membantu ibu memberikan dorongan untuk membuka jalan lahir. Sayangnya, ada beberapa bayi yang mengalami posisi sungsang ketika dilahirkan.

Ketahui jenis posisi sungsang yang dialami oleh bayi sebelum persalinan, seperti:

1. Frank Breech

Posisi ini merupakan jenis sungsang dimana kedua kaki bayi dalam kandungan mengarah lurus ke atas di mana posisi wajah berada. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang berada di bawah adalah bagian bokong. Jenis posisi sungsang ini merupakan posisi yang paling umum terjadi pada bayi yang melakukan persalinan.

2. Complete Breech

Complete breech adalah jenis sungsang ketika posisi bayi dalam rahim berbentuk seperti menekuk lutut atau jongkok. Pada posisi ini bokong serta kaki bayi berada di jalan keluar rahim.

3. Incomplete Breech

Posisi ini adalah kombinasi antara complete breech dengan frank breech. Kondisi terjadi ketika salah satu kaki dalam kondisi menekuk menuju bokong namun kaki yang satu mengarah ke atas menuju wajah.

Baca juga: 3 Hal yang Bisa Ibu Lakukan Bila Bayi Sungsang

Ibu dapat melihat posisi bayi mengalami sungsang atau tidak dengan melakukan tes ultrasonografi mendekati hari persalinan. Ada beberapa penyebab yang kerap meningkatkan risiko ibu dengan kehamilan sungsang, seperti ibu yang menjalani kehamilan yang kedua atau lainnya. Selain itu, ibu dengan kehamilan bayi kembar juga rentan alami bayi posisi sungsang.

Jumlah cairan ketuban juga berpengaruh langsung pada kondisi kehamilan. Air ketuban yang terlalu sedikit dapat mengganggu perkembangan janin dalam rahim. Sedangkan, air ketuban yang terlalu banyak menyebabkan bayi mengalami sungsang. Tidak ada salahnya untuk memastikan air ketuban tercukupi ketika ibu melakukan tes ultrasonografi.

Apakah Bayi Sungsang Masih Dapat Dilahirkan Normal?

Kebanyakan bayi dengan posisi sungsang disarankan untuk dilahirkan dengan proses operasi caesar. Namun jika dilakukan secara normal, harus ada beberapa kondisi yang diperhatikan seperti detak jantung bayi yang harus dipantau ketika menjalani proses persalinan normal.  Ketika ditemukan tanda adanya masalah saat proses persalinan normal, tentu persalinan operasi caesar segera dilakukan untuk menghindari dampak buruk pada ibu maupun bayi.

Baca juga: Yang Perlu Ibu Tahu Tentang Kelahiran Sungsang

Selain itu, proses kelahiran normal pada bayi sungsang meningkatkan risiko bayi kekurangan oksigen karena tali pusar yang terjepit ketika proses persalinan dan menghambat pasokan oksigen serta darah bayi.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Breech Baby
Flo. Diakses pada 2019. What Is Breech Birth
Pregnancy. Diakses pada 2019. Breech Birth