Jangan Tertipu, Ini Mitos dan Fakta Hamil Muda

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Jangan Tertipu, Ini Mitos dan Fakta Hamil Muda

Halodoc, Jakarta - Wanita mana yang tidak bahagia ketika mendapati dirinya ternyata hamil? Pasti menyenangkan dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Tentu saja, kamu akan memberitahu semua orang bahwa kamu sedang hamil, dan memiliki bayangan yang harus dan tidak harus dilakukan sampai akhirnya sang janin lahir ke dunia menyapa ayah dan ibunya. 

Namun, hamil muda tidak hanya menjadi hal yang membahagiakan. Momen berharga ini kerap kali ditakuti oleh calon ibu, terutama jika ini adalah kehamilan pertamanya. Ada banyak hal yang dipercaya memengaruhi kehamilan yang terbilang masih belia, meski hal itu belum tentu benar. Jadi, supaya tidak keliru, ketahui dulu apa saja mitos dan fakta yang berkaitan dengan hamil muda ini. 

Bercinta Saat Hamil Muda, Kenapa Tidak?

Nih, pasti kamu turut beranggapan bahwa melakukan hubungan intim ketika hamil muda melukai janin, bahkan tidak jarang menyebabkan kamu keguguran. Padahal, kamu tidak perlu khawatir akan hal ini. Biasanya, ketika hamil muda, hasrat seksual kamu akan menurun karena perubahan hormon, tetapi tidak berpengaruh terhadap janin. Otot rahim dan kantung amnion sudah cukup kuat untuk melindungi janin.

Baca juga: 6 Penyebab Sakit Perut Saat Hamil Muda

Namun, kalau kamu tidak yakin, tidak ada salahnya menanyakan langsung pada dokter tentang hal ini. Kamu bisa bertanya dengan memanfaatkan fitur Tanya Dokter yang ada di aplikasi Halodoc. Dengan begitu, kamu tidak perlu ragu untuk melakukan hubungan intim ketika usia kandungan masih terbilang sangat muda. Senang itu milik berdua, jadi lakukan sama-sama, ya!

Berhenti Olahraga Demi Menjaga Kehamilan

Benarkah demikian? Tidak. Olahraga maupun aktivitas fisik tetap harus dilakukan. Meski begitu, porsinya harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing tubuh, ya. Tidak boleh terlalu berat atau melelahkan. Beberapa olahraga yang direkomendasikan untuk ibu yang hamil muda seperti jalan pagi, senam hamil, dan yoga. Olahraga ini terbilang ringan dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi tubuh ibu dan janin. 

Baca juga: Tips Sederhana Menjaga Kesehatan Selama Hamil Muda

Berhenti Bermain dengan Kucing

Hewan lucu ini benar-benar menggemaskan, ya! Kucing bisa membantu kamu melepas penat dan terbebas dari stres. Memelihara kucing tidak ada salahnya. Takut akan toksoplasma? Jauhi kotoran kucing, ya! Paparannya terjadi melalui kotoran kucing, sayuran atau makanan yang tidak dimasak dengan benar, dan tidak mencuci tangan sehabis beraktivitas. Sebenarnya aman untuk bermain dengan kucing, selama kucingnya juga terjaga kebersihan dan kesehatannya!

Morning Sickness Tidak Selalu Terjadi

Tentunya, morning sickness menjadi tanda kehamilan yang sehat. Belum tentu, karena ada ibu yang tidak mengalaminya dan tetap menjalani kehamilannya dengan baik. Jika terjadi, tidak selalu di pagi hari kok, bisa juga siang atau malam. Kalau kamu termasuk yang mengalami morning sickness, kamu bisa menjauhi semua aroma makanan atau aroma lain yang tajam dan menyengat. 

Baca juga: Makanan Terbaik untuk Kehamilan Trimester Pertama

Jangan Konsumsi Durian

Mengapa, karena membuat keguguran? Siapa bilang? Durian tetap baik dikonsumsi, selama tidak berlebihan. Bahkan, durian memiliki kandungan antijamur, antibakteri, dan antimikroba yang baik untuk kehamilan. Begitu pula dengan nanas. Namun, demi keamanan, nanas memang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ketika kamu sedang hamil muda. 

Itulah mitos dan fakta tentang hamil muda yang perlu diketahui. Sebaiknya selalu jaga kesehatan kandungan dengan cukup beristirahat, tetap aktif bergerak, dan imbangi dengan mengonsumsi makanan bergizi.

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2019. 30 Facts About Pregnancy.
Parents. Diakses pada 2019. 16 Pregnancy Myths.
Pregnancy Birth & Baby. Diakses pada 2019. Common Myths About Pregnancy.