Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Seputar Vertigo

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Seputar Vertigo

Halodoc, Jakarta - Dari banyaknya penyakit yang bisa menyerang kepala, vertigo merupakan salah satu yang mesti diwaspadai. Vertigo tak cuma membuat pengidapnya mengalami pusing, tapi juga berbagai kondisi lain yang sungguh tak mengenakan. Meski begitu, pengidap penyakit ini bisa mengalami vertigo dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Vertigo bisa menyerang seseorang dalam hitungan menit atau jam. Yang mesti diingat, bila tingkat keparahan sudah terbilang berat, penyakit ini bahkan bisa membuat pengidapnya terjatuh. 

Nah, untuk mengenali penyakit ini lebih jauh, yuk simak fakta-fakta penting seputar vertigo. 

1. Terasa Berputar-Putar

Gejala umum yang paling sering dialami pengidap vertigo rasa pusing, seperti berputar-putar. Di sini pengidapnya akan merasakan benda di sekelilingnya berjalan memutar dengan diikuti telinga berdengung. Nah, kondisi ini ujung-ujungnya akan membuat pengidapnya merasa  mual dan ingin muntah.

Jika penyakit vertigo itu terus berlanjut, biasanya pengidap dapat terjatuh karena tidak kuat berdiri. Bahkan, apabila telah berbaring dan menutup mata, pengidap akan tetap merasa tubuhnya berputar-putar dan rasa berdebar hingga dapat menyebabkan pingsan.

Baca juga: Penyakit Vertigo Kambuh, Harus Apa?

Serangan awal vertigo biasanya berlangsung beberapa jam saja. Namun jika tidak segera ditanggulangi, vertigo akan selalu kambuh dan kambuh lagi, dan apabila berulang dapat menyebabkan stroke.

2. Terdiri Dua Jenis

Penyakit ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu vertigo peripheral dan central. Vertigo peripheral yakni vertigo yang dialami oleh sekitar 60 persen orang yang memiliki masalah di bagian dalam telinga, tepatnya pada bagian dalam yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh. Sedangkan vertigo central lain lagi. Jenis ini disebabkan oleh masalah otak, Biasanya, bagian otak yang terganggu adalah batang otak atau otak kecil, yakni bagian otak yang mengontrol keseimbangan.

3. Banyak Penyebabnya

Dalam kebanyakan kasus, vertigo disebabkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam, sehingga akan memicu masalah keseimbangan tubuh. Akan tetapi, penyakit ini juga bisa dipicu oleh kondisi lainnya. Misalnya, perubahan posisi kepala tertentu, migrain atau sakit kepala tidak tertahankan, penyakit Meniere, gangguan pada otak (tumor), trauma di kepala atau leher, hingga efek obat-obatan tertentu. 

Baca juga: Vertigo Parah Bisa Ganggu Pendengaran, Benarkah?

4. Bisa Dicegah

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah munculnya gejala vertigo. Contohnya, menghindari gerakan secara tiba-tiba agar tidak terjatuh, segera duduk jika vertigo menyerang, atau Hindari gerakan kepala mendongak, berjongkok, ataupun  tubuh membungkuk.

Tak cuma itu, cara mencegah vertigo juga bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa bantal agar posisi kepala saat tidur menjadi lebih tinggi, dan kenalilah pemicu vertigo. 

5. Ada Pantangannya

Sebenarnya pembatasan jenis makanan hanya berlaku untuk vertigo yang disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu. Misalnya, vertigo yang disebabkan oleh penyakit Meniere (gangguan pada telinga bagian dalam) dan vertigo yang berkaitan dengan migrain.

Nah, pengidap kedua jenis migrain ini dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman dengan kandungan gula dan garam yang tinggi. Tak cuma itu, mereka juga disarankan untuk menghindari asupan kafein yang tinggi, membatasi konsumsi alkohol, dan menghindari rokok. 

Memiliki keluhan migran atau jenis sakit kepala lainnya? Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu di sini. Mudah, kan? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play! Mudah, kan?