Kaki Bengkak setelah Melahirkan, Pertanda Apa?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kaki Bengkak setelah Melahirkan, Pertanda Apa?

Halodoc, Jakarta – Kaki bengkak setelah melahirkan adalah hal yang wajar terjadi karena kelebihan jumlah cairan yang tersisa di jaringan tubuh. Tubuh secara alami bersiap untuk proses melahirkan dengan cara menahan air guna membantu jaringan tubuh beradaptasi dengan pertumbuhan bayi. 

Pembengkakan ini dapat menyebabkan kulit tampak melar dan meradang serta kadang-kadang akan menyebabkan lapisan luar kulit terlihat bengkak atau mengkilap. Ingin tahu lebih detail mengenai kaki bengkak setelah melahirkan, baca informasi lengkapnya di bawah ini!

Cara Mengurangi Pembengkakan setelah Melahirkan

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, sisa cairan selama kehamilan dapat menyebabkan pembengkakan kaki dan itu adalah suatu hal yang wajar. Mengonsumsi makanan tertentu seperti mentimun, lemon, dan teh dandelion dapat mencegah penumpukan cairan di dalam tubuh. 

Baca juga: 4 Penyakit yang Sebabkan Kaki Bengkak

Pembengkakan setelah melahirkan adalah suatu hal yang normal dan biasa terjadi. Menjaga pola makan sehat, istirahat, dan tetap terhidrasi adalah hal terbaik yang dapat ibu lakukan untuk mengurangi pembengkakan. 

Berikut tips ataupun rekomendasi sehat yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan pembengkakan kaki setelah melahirkan. 

  1. Makan-makanan Sehat 

Ibu yang baru selesai melahirkan wajib mengonsumsi makanan kaya protein, karbohidrat kompleks, buah dan sayuran, serta makanan kaya kalium, seperti pisang dan kentang. Bawang merah dan bawang putih juga dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga dapat mengurangi pembengkakan. Selama bulan-bulan pertama setelah melahirkan, ibu disarankan untuk menghindari makanan tinggi sodium dan junk food.

  1. Tambahkan Nutrisi Tertentu ke dalam Diet 

Mengonsumsi makanan sehat adalah hal yang disarankan untuk dilakukan oleh ibu yang baru selesai melahirkan. Namun, ada beberapa makanan yang sangat direkomendasikan, seperti brokoli, tomat, dan stroberi sebagai sumber Vitamin C. Sedangkan untuk suplai vitamin E, bisa ditemukan pada almond, bibit gandum, dan biji bunga matahari.

  1. Mengonsumsi Air Putih

Pastinya ibu bertanya-tanya, lha kenapa harus mengonsumsi air lagi kan sudah kelebihan air? Namun, jawabannya adalah minum banyak air akan memberi sinyal kepada tubuh untuk mengeluarkan cairan yang tertahan. 

Bersamaan dengan ini, pastikan ibu untuk langsung berkemih saat dorongan untuk berkemih datang, ini dilakukan agar agar cairan tidak tertahan lebih lama dari yang diperlukan. Tambahkan irisan lemon, apel, buah jeruk, atau mentimun ke dalam air sebagai bahan alami untuk memberikan dorongan diuretik alami.

Baca juga: Wajarkah Kaki Bengkak Setelah Melahirkan?

  1. Jangan Terlalu Lama Duduk dan Jangan Terlalu Lama Berdiri 

Dua kondisi ini dianggap dapat mengurangi sirkulasi darah dalam tubuh. Nah, ketika duduk pun ada aturannya. Jangan terlalu lama menyilangkan kaki. Bila mengalami bengkak berlebihan, tinggikan kaki di atas jantung selama 20 menit untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan.

  1. Dapatkan Pijatan 

Dengan memijat bagian kaki dapat membantu melancarkan peredaran darah. Memberikan penekanan tepat pada area betis, tumit, dan paha supaya lebih rileks. Ibu bisa meminta pasangan untuk melakukan pemijatan sekalian membangun koneksi. 

  1. Beraktivitas di Suhu yang Tidak Panas 

Jaga suhu tubuh pada tingkat yang stabil dan hindari cuaca terlalu panas. Suhu panas secara signifikan dapat meningkatkan pembengkakan.

  1. Stoking Kompresi 

Stoking kompresi yang biasanya digunakan sehabis bersalin adalah penyelamat bagi ibu yang mengalami pembengkakan di tubuh bagian bawah, terutama area kaki.

Kalau ibu butuh tips sehat setelah persalinan, tanyakan saja langsung ke HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk ibu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor ibu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:

Aeroflow Breastpumps. Diakses pada 2019. WHAT IS POSTPARTUM EDEMA?