• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Pengidap Irritable Bowel Syndrome perlu Menemui Dokter Spesialis?

Kapan Pengidap Irritable Bowel Syndrome perlu Menemui Dokter Spesialis?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kapan Pengidap Irritable Bowel Syndrome perlu Menemui Dokter Spesialis?

“Irritable Bowel Syndrome adalah sekumpulan gejala yang muncul akibat ada iritasi pada saluran pencernaan. Kondisi ini bisa menyebabkan pengidapnya mengalami sakit perut, kram perut, kembung, diare, atau konstipasi. Pada kondisi yang parah, pengobatan ke dokter spesialis mungkin dibutuhkan.

Halodoc, Jakarta – Irritable bowel syndrome alias IBS mungkin perlu mendapatkan pemeriksaan oleh dokter spesialis. Terutama jika gejala penyakit yang dimunculkan sudah parah dan mengganggu aktivitas harian. Pemeriksaan dilakukan untuk memantau kondisi penyakit dan mencari tahu cara pengobatan terbaik yang bisa dilakukan. 

IBS adalah sekumpulan gejala yang muncul karena ada iritasi pada saluran pencernaan. Kondisi ini bisa menimbulkan beragam gejala, berupa sakit perut, kram perut berulang, kembung, diare, atau bahkan sembelit. Penyakit ini termasuk dalam jenis penyakit kambuhan sehingga gejala yang muncul bisa berkepanjangan atau kronis. 

Gejala IBS yang harus Diwaspadai 

IBS bisa menyerang siapa saja, tetapi risiko penyakit ini disebut meningkat pada wanita dan orang yang berusia di bawah 50 tahun. Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit ini muncul, seperti stres, konsumsi makanan atau minuman tertentu, hingga faktor hormonal. Namun, secara umum penyebab pasti penyakit ini masih belum diketahui. 

Penyakit ini bisa menyebabkan pengidapnya mengalami gejala sakit atau kram perut yang berulang, diare, perut kembung, susah buang air besar atau konstipasi. Gejala penyakit ini biasanya hilang timbul, yaitu bisa mereda dengan sendirinya atau bisa semakin memburuk, kemudian berangsur membaik dalam waktu yang tidak bisa ditentukan. 

Gejala penyakit ini bisa berlangsung selama beberapa hari, minggu, atau bulan. Gejala IBS juga bisa kambuh tanpa ada tanda-tanda sebelumnya. Penyakit ini juga bisa menyebabkan pengidapnya mengalami sakit perut yang mereda setelah BAB, kesulitan menahan keinginan untuk BAB, mual dan muntal, BAB berlendir, sering bersendawa atau buang gas, serta mudah lelah dan nyeri punggung. 

Penyakit ini juga menyebabkan gangguan pencernaan dan rasa tidak nyaman. Orang dengan ibs cenderung cepat merasa kenyang, mengalami penurunan nafsu makan, serta muncul sensasi panas seperti terbakar di dada, dan risiko penyakit asam lambung. Sangat penting untuk selalu memantau gejala yang muncul dan mengetahui kapan harus menemui dokter spesialis. 

Temui Dokter Jika Mengalami Gejala Ini 

Gejala irritable bowel syndrome (IBS) biasanya akan mereda setelah beberapa saat. Namun, pemeriksaan ke rumah sakit sebaiknya segera dilakukan jika gejala yang muncul terasa semakin parah dan tidak kunjung membaik. Sebab, bisa jadi hal ini menjadi tanda bahwa penyakit yang muncul semakin memburuk. 

Jika ragu, kamu bisa menyampaikan gejala dan menanyakan seputar penyakit irritable bowel syndrome pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lebih mudah untuk menghubungi dokter melalui fitur Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan pertanyaan atau bicarakan gejala penyakit yang muncul pada ahlinya dan dapatkan rekomendasi pengobatan terbaik. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Pemeriksaan ke dokter spesialis perlu segera dilakukan jika muncul keluhan dan gejala penyakit ibs. Beberapa gejala yang harus diwaspadai dan perlu mendapatkan penanganan segera adalah sering muntah dan mengalami kesulitan menelan, penurunan berat badan secara drastis, mengalami diare pada malam hari, keluar darah saat buang air besar, kulit terlihat lebih pucat, sesak napas dan jantung berdebar-debar, sakit pada perut yang tidak kunjung membaik, serta muncul benjolan pada perut, atau perut menjadi lebih bengkak. 

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi: 
NHS UK. Diakses pada 2021. Irritable Bowel Syndrome (IBS).
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Irritable Bowel Syndrome.
Healthline. Diakses pada 2021. Everything You Want to Know About IBS.